Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
32.Dua couple


__ADS_3

Dan pada akhir nya kini mereka duduk bersama di meja makan.


Sila si samping bunda dan juga Dira sedangkan kak Rasya duduk di samping kak Brian ada ayah juga.


"yuk kita makan dulu nanti ngobrol lagi" ajak bunda.


akhirnya pun mereka makan dengan tenang dan tanpa banyak bicara.


setelah selesai makan mereka pindah ke ruang keluarga.


"kebetulan sekali ya kumpul kaya gini" ucap bunda.


"iya,,dan tumben Gus Rasya sampai sini malam-malam begini" sambung ayah.


"iya om Tante kedatangan saya kemari selain untuk silaturahmi, menjenguk Tante ada hal penting juga yang ingin saya sampaikan,,,tapi seperti nya saya datang di saat yang kurang tepat".tutur Rasya."jadi saya persilahkan Brian dulu saja" ujar Rasya yang faham tentang Brian yang membawa perempuan ke depan orang tua nya.


"kakak ada yang ingin kakak sampai kan sama kita semua?" tanya ayah.


"jadi gini yah, eem kakak merasa sudah waktu nya menikah, selain kakak sudah siap dan mampu kakak juga sudah punya calon,,, yaitu dira". ujar nya sambil memandang ke Dira.


"perempuan yang aku kagumi selama setahun belakangan yah Bun, kakak minta tolong sama ayah dan bunda untuk datang ke rumah orang tua Dira meminang nya untuk kakak" pinta kak Brian.


"sebelum nya ayah mau tanya dulu sama Dira, apakah nak Dira sudah menerima Brian atau mau menikah dengan putra ayah?" tanya ayah.


"insyaallah saya siap dan saya mau menerima kak Brian sebagai suami saya" ucap nya tanpa ragu.

__ADS_1


terlihat senyum manis dari bunda dan juga sila.


"Alhamdulillah jika memang begitu maka niat baik jangan di tunda lama-lama takut nya jadi fitnah" tutur ayah.


"jadi rencana kapan ayah mau ke rumah dira?" tanya kak Brian.


"sabar kak,," ujar sila yang di balas nyengir.


"mau langsung ke rumah atau makan bersama, pertemuan keluarga begitu? ayah sih ikut kakak aja " ujar nya.


"kita langsung ke rumah nya aja yah, setelah itu makan bersama Untuk membahas rencana selanjut nya" jelas kan Brian.


"baik kalau itu memang mau kalian ayah ikut,,,ayah rasa urusan Brian sudah selesai ya sekarang eem Gus Rasya barangkali ada yang di bicarakan?" tanya ayah.


"Huh,, jadi kedatangan saya ke sini untuk meminta putri om dan tante yaitu sila,,, untuk menemani saya mendampingi saya...


Flashback


Umi sedang berjalan-jalan di taman dekat pesantren, kemudian ia melihat orang tua yang sedang bermain sesekali bercanda dengan seorang anak kecil yang umi tau ia cucu dari orang tua tersebut.


kemudian umi kembali ke rumah sambil memasang wajah galau.


"umi kenapa pulang-pulang kok cemberut gitu sih,,nanti cantik nya ilang loh mii" goda kak Rasya.


Umi pun menceritakan apa yang membuat nya merasa galau🀭

__ADS_1


"ouh jadi karena itu" respon Rasya santai.


"kok cuma gitu sih a," ujar mami heran.


"ya terus aa harus gimana mii" tanya nya.


"ya aa nikah lah terus kasih umi cucu biar umi gak galau " tutur umi.


"nikah sama siapa coba" ujar rasya.


"Aa lamar sila gih, anak nya cantik baik Soleha umi udah cocok" ucap umi sambil tersenyum bahagia membayangkan jika Rasya menikah dengan sila."buruan a jangan banyak mikir nanti keburu di ambil orang" ujar umi kemudian berlalu ke kamar.


Rasya benar-benar merenungi ucapan umi nya.


Flash on


"Selain umi yang meminta ini dari diri saya pribadi yang memang menaruh Rasa pada dek sila" ujar Rasya.


"ya Allah kenapa secepat ini" ucap sila dalam hati.


.


.


.

__ADS_1


🌱🌱🌱🌱


hayo di bantu sila nya riders πŸ€­πŸ€—


__ADS_2