Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
33. Jawaban


__ADS_3

Sila benar-benar di runding kebimbangan, bagaimana bisa ia mengecewakan ayah bunda yang sudah senang dengan niat baik Rasya tapi di satu sisi sila belum siap untuk membina rumah tangga lagipula ia juga masih kuliah.


hal yang di takutkan sila adalah kuliah nya dan juga impian nya.


"jadi bagaimana sayang?" tanya bunda pada sila.


"Kak Rasya sila butuh waktu untuk menjawab nya" tutur sila.


"Tidak apa, kmu sholat istikharah dulu insyaallah nanti ada jawaban dari Allah,,,kakak kasih waktu satu Minggu"ujar kak Rasya.


"baik kak" jawab nya.


🌱🌱🌱🌱


Sesuai waktu yang sudah di tentukan oleh Rasya hari ini tepat satu Minggu arti nya hari ini sila akan memberikan jawaban pada Rasya.


"Adek semoga apapun jawaban adek, itu bisa bikin adek bahagia bunda gak mau maksa tapi,,,Rasya orang yang baik orang beragama yang insyaallah bisa membimbing adek,, terlepas dari itu semua kembali ke Ade karena apa? karena Ade yang akan menjalani nya" tutur bunda.


"Insyaallah Bun, pilihan adek sudah sesuai dengan petunjuk dari Allah setelah adek sholat istikharah" ujar sila.


"Alhamdulillah".


tepat setelah magrib, Rasya kembali lagi ke kediaman bunda guna untuk mempertanyakan jawaban dari sila.


"assalamualaikum" salam Rasya


"waalaikumsalam warahmatullah" jawab kak Brian yang membuka pintu.


"ouh Rasya masuk sya semua ada di dalam kecuali ayah" ujar kak Brian.

__ADS_1


"pasti perjalanan bisnis ya" tanya Rasya.


"iya biasa sya".


"Bun ada Rasya nih" ujar Brian.


"sudah sampai ya,,, silahkan duduk sila sedang bersiap"ujar bunda.


"bersiap mau ke mana Bun?" tanya kak Brian.


"apa sih kak" bukan menjawab bunda malah mengelak.


tak lama kemudian sila turun dari kamar nya kemudian duduk di samping bunda tepat di depan Rasya.


"Ade a Rasya ke sini mau mempertanyakan atau jawaban dari permintaan Rasya tempo hari" tutur bunda.


terdengar "Alhamdulillah" dari mereka, rasa bahagia tentu tercipta di tengah-tengah mereka.


"Ciee yang gak mau ketinggalan kakak langsung nusul deh" goda kak Brian.


"kakakkk" ucap sila.


"eeh gak boleh ngambek depan calon suami" ujar kak Brian sedangkan Rasya hanya tersenyum kecil.


"Jadi kelanjutan nya bagaimana nak Rasya?" tanya bunda yang sangat senang.


"insyaallah lima hari lagi saya dan orang tua saya akan datang untuk melamar secara resmi" jelas Rasya.


"baik lah bunda tunggu kedatangan nya" ucap bunda.

__ADS_1


"baik Bun".


Rasya pun pamit pulang.


🍀🍀🍀


Sila termenung di balkon kamar nya ntah apa yang ada di fikiran nya saat ini.


yang dia yakini adalah semoga Allah selalu melindungi nya memberikan kebahagiaan untuk nya melalui Rasya yang akan menjadi suami nya kelak.


kelak? ntah lah mungkin beberapa bulan ke depan.


satu hal lagi yang membuat nya merasa minder, apakah sila mampu bersanding dengan seorang anak kyai seorang tokoh agama.


sedangkan ia hanya lah anak yatim piatu walaupun begitu sila bersyukur masih ada orang tua angkat nya.


"ayah ibu Bu Dhe doain sila ya semoga jalan yang sila pilih ini yang terbaik untuk semua nya, semoga sila bisa menjadi makmum yang baik istri yang Soleha dan insyaallah pilihan sila pilihan Allah juga,,,sila rindu kalian hiks" tak terasa air mata sila menetes mengingat semua kenangan bersama ayah dan ibu nya.


sudah berapa tahun berlalu namun sila masih sering menangis saat merindukan nya.


.


.


.


.


🍀🌱🌱☘️

__ADS_1


__ADS_2