Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
20.Sekialas story'


__ADS_3

waktu begitu cepat berlalu tak terasa setahun yang lalu,sila sudah memasuki SMA dan sekarang sudah duduk di kelas 11.


banyak hal yang ia lewati selama ini,setiap waktu yang sila lewati adalah sebuah pembelajaran untuk sila.


tumbuh tanpa orang tua kandung, membuat sila tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri, walaupun bunda nya masih sering memanjakan sila, namun rasa mandiri itu datang dengan sendirinya.


hari ini hari libur sekolah, sila berencana pergi ke toko kue nya. iya, toko yang di impikan sila dan bunda kini telah terpampang nyata.


dalam waktu satu setengah tahun, sila dan bunda mampu mendirikan toko kue, selain kue nya enak dan harga merakyat, pelanggan juga banyak.


"assalamualaikum" ucap sila sesampai nya di toko.


"waalaikumsalam, eeh neng sila" ujar salah satu pelayan toko.


"iya teh, bunda ada di dalam teh" tanya nya.


"ada neng di ruangan nya" jawab nya.


"ouh iya kalau gitu sila masuk dulu ya teh" ujar sila.


" iya neng sila" jawab si teteh.

__ADS_1


"assalamualaikum bunda" ujar sila seraya masuk ke ruangan bunda nya.


"waalaikumsalam" jawab nya.


"eeh maaf Bun adek gak tau kalau bunda lagi ada tamu" ujar sila yang sadar bahwa di ruangan tersebut tidak hanya ada bunda nya.


"gak papa dek, sini kenalin ini pelanggan sepesial kita, beliau Bu nyai di pesantren Al Husain" ucap bunda.


"assalamualaikum nyai saya sila" ucap sila seraya mencium punggung tangan Bu nyai dengan takzim .


"waalikumsalam warahmatullahi, nama nya neng sila ya, cantik seperti orang nya, pasti masih sekolah ya? " tanya Bu nyai.


"masyaallah semangat ya belajar nya, panggil umi saja ya" ujar nyai.


"baik umi, kalau gitu sila keluar dulu umi sama bunda lanjut kan permisi umu" ucap sila.


"apa dia putri mu?" tanya umi pada bunda.


"sekarang putri ku, kalau dulu dia keponakan ku " jawab nya dengan senyum sedih.


"katakan dik,ntah kenapa umi begitu ingin tahu tentang nya, senyum nya begitu meneduhkan" ujar umi.

__ADS_1


"baik umi, sila sebenar nya putri dari almarhum kakak ku umi, mereka tinggal di kota a, saya dan kakak saya terpisah kan umi karena suatu hal, saya tidak tahu kakak saya di mana saat itu, kita terpisah puluhan tahun,saya dan suami selalu berusaha untuk menemukan mereka umi, hiks..hiks..dan pada saat saya tahu di mana mereka tinggal saat itu kakak saya dan istri nya sudah meninggal, dan menyisakan sila dengan seseorang yang merawat sila sedari kecil.beberapa hari setelah saya menginap di sana orang yang merawat sila meninggal hik hiks...saat itu sila masih kecil umi hiks,,,saya benar-benar gak tau apa jadi nya kalau saya terlambat menemukan sila umi, kesedihan nya di tinggalkan oleh kedua orang tua nya belum terobati lalu diri nya di tinggal kan oleh orang yang sudah ia anggap seperti ibu sendiri,dia begitu tertekan umi,..hiks hiks". cerita bunda seraya menangis mengingat tentang sila begitu membuat pilu.


"masyaallah begitu hebat dan sabar nya dia melewati semua ini, semoga Allah menempatkan orang - orang yang di sayangi nya, di tempat terindah di sisi nya" ujar umi.


"amiiin ya Allah" timpal bunda.


"jangan bersedih ya, ouh ya di pesantren ada acara pengajian kmu datang ya dek, ajak sila juga" ucap umi.


"insyaallah nanti saya sekeluarga datang Umi" jawab bunda.


Alhamdulillah....


.


.


.


.


...Terimakasih tiders yang masih suport, jangan lupa tinggalkan jejak ya🤗 maapkan author yang sibuk terus😭 luv sehat-sehat kalian😘...

__ADS_1


__ADS_2