
Sesampai nya di rumah sila langsung masuk ke dalam kamar, usai berganti pakaian sila menuju ruang makan.
"Dek makan dulu sini" ujar kak Brian.
"iya, bunda ke mana ya kak? rumah kok sepi?" tanya nya.
"mungkin lagi belanja, jadi bagaimana hari pertama sekolah? tanya kakak.
"Sekolah nya nyaman , Ade juga sudah punya temen baru loh" ujar nya dengan senang.
"ouh ya, bagus dong tapi kakak tetap gak suka kalau Ade punya teman cowok, boleh berteman tapi tetap jaga jarak" nasehat kak Brian .
"baik kak, Ade ngerti" jawab sila.
"habis makan istirahat ya,kakak ke kamar dulu" pamit nya.
"iya kak".
.
.
.
eugh...
"huh sudah sore ternyata" ucap sila.
sila pun pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih dan menjalankan ibadah sholat.
usai sholat sila turun ke bawah dan pergi ke dapur, ntah pada kemana sila tidak menemukan kakak dan bunda nya, mungkin mereka masih di kamar begitu fikir nya.
"Duh ngapain ya enak nya,bikin salat buah deh" ujar nya sembari membuka lemari es.
sila mengambil beberapa buah dan bahan-bahan lain yang di perlukan, kemudian ia bersihkan dan di potong-potong.
__ADS_1
setengah jam kemudian sila sudah selesai dengan makan nya.
"wih, anak bunda lagi bikin apa nih?" tanya bunda.
"sila bikin salad Bun" jawab nya.
"wah enak dong" ujar bunda.
"Bunda mau cobain gak? tanya sila.
"tentu saja bunda mau, pasti enak nih" ujar bunda.
"eeem enak dek,kmu pinter dan gak pernah gagal apa lagi soal makanan" puji nya.
"ah bunda bisa aja" sila tersenyum.
"gimana kalau kita bikin usaha, buka toko kue" ide bunda.
"wah ide bagus Bun" jawab sila dengan semangat.
"siap Bun" ☺️.
.
.
.
makan malam pun tiba.
"ayah bunda mau minta ijin" ucap bunda.
"emang bunda mau ke mana sudah malam gini? tanya ayah.
"bukan mau pergi ayah, bunda pengen buka toko kue boleh ya yah" ujar bunda.
__ADS_1
"emang bunda bisa bikin banyak kue?"tanya ayah.
"Kan nanti bisa di bantuin sila yah, ada mbak juga di rumah" jawab nya.
"kakak gak setuju Bun" sambung kak Brian.
"lah kenapa kakak gak setuju?" tanya bunda balik.
"adek harus fokus belajar Bun, nanti kalau bikin kue, adek gak ada waktu buat belajar gimana?belum kalau ada pesenan banyak, kalau awal buka kan pasti belum bisa langsung rekrut karyawan". cerca kakak.
"ayah setuju pendapat kakak,tapi bunda tetep bisa kok jualan kue, nanti kalau pelanggan sudah banyak kita cari ruko buat buka toko" ujar ayah.
"terus cara nya gimana yah?" tanya bunda, yang sempat cemberut karena tidak dapat ijin.
"Bunda bikin sampel terus di tawarin ke temen-temen bunda,atau bikin media sosial aja, buka usaha harus di fikir matang-matang Bun" jelas ayah.
"setuju sama ide ayah, nanti ade bantu jual di sekolah ya" ujar sila dengan semangat.
"emang adek gak malu?" tanya bunda.
"kenapa harus malu Bun? bunda lupa ya dulu kan pas di kampung sila juga sering jualan kue" ucap sila.
"ah iya bunda Lupa dek,ya udah deh kita mulai dari itu dulu ya, tapi ayah janji nanti kalau bunda sama sila udah dapat pelanggan banyak, ayah cariin tempat buat buka toko ya" ucap bunda.
"siap Bu bos" ujar ayah dengan becanda.
akhirnya malam itu di tutup dengan bercanda dan membahas banyak hal,hadir nya sila tentu membawa kehangatan sendiri di dalam rumah tersebut.
"Ya Allah, aku percaya setiap kesedihan yang Engkau berikan, pasti akan kau ganti pula dengan kebahagiaan " ujar sila dalam hati.
.
.
.
__ADS_1
...selamat membaca jangan lupa dukung terus author ya, terimakasih yang masih setia bersama author 😘 sehat-sehat kalian🤗...