
"adek mau minta mahar apa?" tanya Rasya saat melihat ke arah sila yang sedang melamun.
melihat sila yang sedang bingung Rasya pun meminta sila untuk memikirkan terlebih dahulu ia yakin sila pasti belum kepikiran sejauh itu.
"ya sudah kmu fikir-fikir dulu ya nanti kalau sudah kmu bilang kakak, kakak pulang dulu".ujar nya.
"Baik kak" jawab sila.
assalamualaikum
waalaikumsalam warahmatullah.
"udah kali di lihatin Mulu calon imam nya" ledek kak Brian.
"apaan sih kak" ucap nya.
☘️☘️☘️
Sepulang kuliah sila melihat bunda nya sedang berada di taman depan rumah.
"assalamu'alaikum Bun" ucap nya sambil mencium tangan bunda.
"waalaikumsalam Ade udah pulang?" tanya bunda.
"iya Bun cuma dua kelas" jelas nya." eem Bun Ade boleh tanya gak?" ucap sila.
"Ade mau tanya apa?".
"eem kemarin kak Rasya tanya soal mahar"ujar sila.
"terus Ade jawab apa?.
__ADS_1
"Ade belum jawab Bun,,Ade bingung mau mahar apa" ujar nya.
"apapun yang penting bermanfaat bunda yakin Rasya pasti bisa memenuhi semua yang kmu inginkan, termasuk mahar,,mahar itu gak harus berwujud benda dek bisa juga dengan tindakan atau pengorbanan" tutur bunda.
"ouh gitu ya Bun,,Ade fikrin dulu deh" ucap sila.
"ya udah sana masuk istirahat jangan lupa makan ya"ujar nya yang di iya kan oleh sila.
Sila merebahkan diri setelah membersihkan tubuh nya, ia memainkan ponsel nya sembari berselancar di dunia Maya.
"jadi pengen ke kota kelahiran, sempat gak ya ke sana atau habis nikah aja sekalian sama kak Rasya" gumam nya.
sila iring-iringan sendiri memikirkan mahar dan juga kampung halaman.
"Tidak terasa sebentar lagi nikah, berbagai ranjang " ujar nya dengan pipi bersemu." eeh astaghfirullah mikir apa sih aku ini, ah sudahlah mending tidur aja" ucap nya.
sila pun segera menyelami mimpi,Samapi dua jam berlalu ia terbangun dan langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan sholat ashar.
"siapa?" tanya nya.
"ini kakak dek, kakak boleh masuk gak?" ucap nya.
"iya kak bentar tak bukain pintu" ucap sila.
ceklek.
"ada apa kak?".
"nih Rasya telfon mau bicara kata nya". menyodorkan handphone ke sila." kakak ke bawah dulu" pamit nya.
"iya kak".
__ADS_1
ana kembali ke kamar dan duduk di pinggir ranjang.
"Assalamualaikum kak" ucap nya.
"waalaikumsalam warahmatullah,,,Ade lagi apa?" tanya nya.
"habis sholat kak,,,,ada apa?" tanya sila.
"kakak mau tanyain soal mahar, apakah Ade sudah memikirkan nya" tanya Rasya.
"insyaallah sudah..Ade mau mahar...Ar Rahman sebelum ijab kabul" ucap sila.
"insyaallah dek, lalu maskawin nya ade minta apa selain seperangkat alat sholat".
"kalau itu Ade gak tau terserah kakak aja ya,,,Ade bukan orang yang neko-neko jadi bingung mau minta apa" ucap nya."tapi Ade boleh minta sesuatu gak?" tanya sila.
"tentu apa itu?.
"kakak kan tau Ade bukan anak kandung bunda dan ayah, orang tua sudah tidak ada dan Ade punya rumah tapi tidak di sini...ada di kota c...eem bisakah nanti kita kesana it itu kalau kakak gak sibuk" tutur sila." dan satu lagi Ade harus tetap selesai kan kuliah apakah tidak apa?" tanya sila dengan rasa takut
sungguh yang membuat nya merasa berat untuk menikah saat ini adalah karena ia masih kuliah masih banyak yang ingin dia lakukan selama masih singel, namun takdir tidak ada yang tau kan termasuk datang nya jodoh.
"ada syarat nya" ucap Rasya.
.
.
.
apaan coba🙄
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻