Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
42. Surprise


__ADS_3

Cahaya fajar menembus selala gorden kamar hotel yang di tempati oleh dua sepasang pengantin.


perlahan kedua mata itu berkedip melihat ke arah Cahaya, kemudian beralih ke samping dan tersenyum manis tatkala mata nya bertemu dengan senyuman baru wajah baru yang beberapa hari ini selalu ia temui saat membuka mata.


"pagi sayang cup" sapa nya pasa penyemangat baru.


"pagi juga mas" suara serak yang kini menjadi candu untuk nya saat bangun dari mimpi nya.


Bukan beranjak bangun,kedua nya malah semakin mesra dalam pelukan dan juga kehangatan selimut.


"bangun yuk mandi terus sarapan sama yang lain yang masih ada di hotel" ujar nya.


"iya sayang" jawab nya.


"apa?mas gak denger coba ulang" pinta nya saat sang istri memanggil nya sayang.


"sayang" lagi.


"lagi mas gak denger, suara nya kecil banget" ucap nya jail.


"eem" bukan mengulangi kata-kata nya lagi sila marasa malu dan bersembunyi di pelukan sang suami, hal itu membuat Rasya menghujani nya dengan kecupan.


"dah mandi dulu sana, mas mau telfon umi" ujar nya.


sila pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, eits ini mandi biasa ya bukan mandi luar biasa 🤭 karena mereka belum belah duren.

__ADS_1


"mas koper nya di mana?" tanya nya saat keluar dari kamar mandi menggunakan kimono.


"ada di dalam lemari yank, aku mandi dulu ya" ujar nya sambil menahan sesuatu yang sudah meronta di sana saat melihat istri nya." sabar ya belum saat nya" gumam nya sesampai nya di kamar mandi sambil menenangkan sesuatu.


setengah jam kemudian kedua nya sudah siap untuk sarapan, hanya tinggal ayah bunda kak Brian dan istri juga keluarga Istri nya sedang kan umi juga Abi sudah pulang duluan di karenakan ana acara yang penting dan tidak bisa di wakil kan.


dari pihak Rasya hanya ada kakak sepupu nya juga istri dan kedua anak nya.


"Mas mau makan pakai apa?" tanya sila.


"apa aja yang kmu ambilkan mas juga gak pilih makanan kok" jawab nya.


sila pun mengambil kan makanan untuk suami nya kemudian mengambil kan untuk bunda juga ayah.


"udah kmu ambil makan buat kmu aja dek bunda bisa ambil sendiri kok ya kan yah" ujar nya.


mereka pun menikmati makan dengan tenang.


"ouh ya dek habis ini bunda langsung pulang ya" ucap bunda.


"kakak juga, btw kmu rencana bulan madu ke mana?" tanya nya.


pertandingan kak Brian membuat sila tersedak.


uhuk uhukk ..

__ADS_1


"pelan sayang,,minum dulu" di elus nya punggung sila dengan pelan.


"makasih mas".


"adek gak tau kak,,,kakak tenang aja kalau Ade pergi ke suatu tempat nanti pasti pamit kok" ujar sila.


selesai sarapan pun mereka bubar dan kembali ke rumah masing-masing, sedangkan sila masi di kamar hotel.


"mas kita pulang jam berapa?" tanya nya.


"nanti dulu,,ouh iya mas punya sesuatu buat kmu yank tapi tutup mata ya" pinta nya.


"tapi gak aneh-aneh kan? tanya sila.


"gak" sila pun menutup mata nya dan kembali membuka mata saat mas Rasya meminta nya untuk membuka mata ada sebuah kotak di tangan mas Rasya.


"apa ini mas?" tanya sila sambil mengambil kotak tersebut.


"Buka dong" ujar nya.


"Iini mas se serius ini?"....


.


.

__ADS_1


.


apa ya kira-kira????🙄


__ADS_2