The Monster!

The Monster!
21. Kembali Berpetualang


__ADS_3

Satu bulan kemudian, Diego nampak sudah akrab dengan beberapa penduduk desa. Bahkan saat ini Diego juga sudah sangat dekat dengan Ellen, dan Gio asisten kepala desa yang memberinya tempat tinggal.


Setelah waktu yang cukup lama itu Diego juga berhasil mengumpulkan beberapa uang, dan ya uang tersebut sudah lebih dari cukup untuk bekal Diego di perjalanan nantinya.


"Apa kau benar-benar akan pergi?" Tanya Ellen dengan raut sedih


"Em! Karena ada beberapa urusan yang harus aku selesaikan."


"Berapa lama kau akan pergi?" Tanya Ellen penasaran


Diego menggelengkan kepalanya, ia sendiri tidak tau berapa lama ia akan pergi, bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.


"Aku tidak tau, namun itu akan sangat lama.." jelas Diego


Raut Ellen seketika menunjukan ekspresi sedih, mendengar hal itu entah mengapa membuat hatinya terasa berat untuk menerimanya, mungkin karena Diego telah bersamanya cukup lama meski hanya sebulan.


"Jangan khawatir! Aku akan sering-sering mengunjungi mu!" Ucap Diego mengusap kepala Ellen yang membuatnya tersenyum


Tentu ucapan yang Diego sampaikan hanya sebagai penenang untuk Ellen, karena ia sendiri tidak tau apakah ia akan bisa melakukannya.


Hal ini sudah Diego pikirkan dari lama, dimana saat ia telah keluar dan memulai perjalanannya, ia akan melupakan orang-orang yang berada di sekitarnya. Tentu hal ini dilakukan agar mereka tidak terkena imbas akibat perbuatan yang Diego lakukan.

__ADS_1


"Berjanjilah pada ku!" Ucap Ellen


"Baik! Akan ku lakukan!" Jawab Diego tersenyum sumringah


Malam ini begitu spesial, dimana Gio dan Ellen melakukan pesta kecil, tentunya karena besok Diego akan pergi meninggalkan desa.


Dimalam pesta kecil itu Diego nampak begitu bahagia, ia tak pernah merasakan hal ini sebelumya di bumi yang ia tinggalkan


Hingga akhirnya pesta itu berakhir dan Ellen nampak duduk merenung di sebuah bangku, sembari menatap bulan terang yang membuat wajah cantiknya semakin terlihat jelas.


"Ada apa?" Tanya Diego sembari memberikan teh hangat


"Apa?" Tanya Diego penasaran


"Rahasia! Aku tidak akan mengatakannya!" Ucap Ellen menjulurkan lidahnya


"Ayolah! Apa yang harus di rahasiakan?"


"Kau akan mengetahuinya suatu saat, hehe!" Tawa Kecil Ellen


Diego hanya diam tersenyum, ia tak akan memaksa Ellen mengatakan hal itu, apalagi Ellen sendiri suatu saat Diego akan mengetahuinya.

__ADS_1


"Jadi, apa alasan mu melakukan perjalanan?" Tanya Ellen


"Itu Rahasia, kau akan mengetahuinya suatu saat..." Jawab Diego yang membuat wajah masam Ellen


"Diego, apa kau punya keinginan dalam hidup?" Tanya Ellen sembari menatap lekat wajah Diego yang terkena sinar bulan


"Keinginan? Hm, mungkin aku ingin hidup yang bahagia..." Senyum Diego sembari menatap bulan.


"Aku juga, aku ingin suatu saat menikah dan mempunyai anak, lalu menua bersama..." Jawab Ellen menatap intens Diego di sampingnya dengan tersenyum manis


"Hm ... Keinginan yang bagus, kuharap kau bisa menggapainya!" Sahut Diego memberikan semangat


Ellen tak menjawab selain tersenyum, rasanya ia tak ingin malam ini usai dengan cepat, tentunya karena besok Diego akan pergi meninggalkan desa ini.


Keduanya hanya duduk santai sembari menatap indahnya bulan, berpikir jika esok adalah hari yang indah dan cerah. Berharap setiap impian akan terwujud.


Begitu juga dengan Diego, ia ingin sekali hidup dengan seluruh ketenangan, namun itu dulu. Sekarang ia punya orang-orang disekitarnya yang ingin ia buat bahagia juga.


Namun dengan cara yang sedikit sulit, yaitu membuat dunia menjadi tempat yang layak dan penuh dengan kedamaian, meski caranya akan sangat menyakitkan.


Impian tetaplah impian, meski sebagian orang menganggap hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Namun tidak masalah, karena manusia hidup tentunya karena suatu hal.

__ADS_1


__ADS_2