The Monster!

The Monster!
60. End Season 1


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian mengerikan, kota Tora nampak ramai oleh orang-orang di sekitarnya, apalagi dengan banyaknya jumlah pengungsi di sana.


Jumlah pengungsi juga sebagian terbagi, dan sebagian mengungsi di kota Axio, tentunya karena jumlah pasokan yang di miliki kota saat ini terbatas.


Apalagi dengan hancurnya ibu kota membuat kerajaan Anika menjadi lemah dalam setiap aspek, terlebih sebagian pasukan juga lenyap pada malam itu.


"Yang Mulia, kita harus melakukan sesuatu. Kita harus meminta bantuan pada Dewi!" Ucap seorang penasihat


"Aku tau, namun sepertinya akan sulit karena kau tau jika portalnya berada di kastil lama?" Ucap raja Anika


"Aku mengerti yang Mulia, hanya saja kita tak bisa terlalu bersantai. Aku takut jika serangan selanjutnya akan datang, terlebih Pahlawan kita juga saat ini telah terluka." Jawabnya


"Baiklah, akan kita pikirkan nanti. Pertama-tama kita harus menenangkan penduduk yang saat ini tengah trauma dengan kejadian waktu itu.."


***


"Bagaimana?" Tanya Diego melihat kaki Ellen yang nampak telah pulih


"Sudah lebih baik, namun aku masih merasa takut.." ucapnya sendu


"Itu tiba-tiba, semua orang juga merasakan hal yang sama" jawab Diego


"Sayang ku!" Teriak Lisa berlari dan memeluk Diego dari belakang


Melihat itu tatapan Ellen seketika berubah, membuat keduanya saling menatap dengan eskpresi tidak suka satu sama lain.


"Menyingkir Lah wanita gila!" Usir Ellen kesal


"Apa! Memangnya kau siapa berani memerintah ku!" Tolak Lisa


"Aku ... Aku, aku calon istrinya!" Jawab Ellen dengan wajah merah


"Kalau begitu Aku istrinya.." jawab Lisa enteng

__ADS_1


Diego yang di tengah situasi ini hanya bisa diam bingung, ia tak mengerti mengapa dua manusia ini bisa lupa akan kejadian semalam jika sudah bertemu seperti ini.


"Hei hentikan, aku ingin berbicara sesuatu dengan kalian berdua.."


"Apa?" Jawab keduanya serempak


"Begini, aku berniat pergi sebentar lagi.."


"Apa! Kau ingin kemana Diego!" Tanya Ellen dengan ekspresi masam


"Ellen, aku harus menjadi lebih kuat. Aku tak bisa terus-terusan seperti ini, aku harus lebih kuat agar bisa melindungi kalian.." ucapnya yang membuat keduanya merona malu


"Ehem! Aku akan ikut!" Ucap Lisa mengacungkan tangannya


"Tidak, aku akan pergi menuju tempat yang tak boleh kau ikuti!" Tolak Diego


"Apa! Mengapa?"


"Hah ... Kalian berdua harus lebih kuat lagi. Ellen kau harus belajar dengan serius, dan Lisa kau juga bisa lebih kuat lagi dengan caramu sendiri, kita perlu lebih kuat. Kita tidak tau kapan serangan selanjutnya akan datang, dan kita tidak tau kapan dan dimana." Jelas Diego


"Hah? Mengapa aku tak boleh ikut huh!" Kesal Lisa


"Aku tak ingin kau terluka.." jawab Diego yang seketika membuat Lisa jadi salah tingkah


"Ehem ... Ba baiklah jika kau memaksa," ucapnya berdehem malu


"Berapa lama kau akan pergi?" Tanya Ellen


"Aku tak tau, namun aku berjanji akan menemui kalian suatu saat!" Jawab Diego meyakinkan


Mendengarnya keduanya hanya diam, meraka paham jika Diego akan pergi dalam waktu yang tidak bisa ditentukan.


"Hah ... Tetaplah hidup sampai kita bertemu lagi.." lirih Ellen tersenyum

__ADS_1


"Baiklah, sebaiknya aku harus berangkat sekarang.." jawab Diego


Namun sebelum Diego pergi kedua tangannya di tarik cepat oleh Ellen dan Lisa yang langsung menciumnya di pipi kanan dan kiri bersamaan.


"Kalian!" Kejut Diego yang mendapatkan perlakuan seperti itu


"Hehe!" Tawa keduanya


***


Di tengah hutan Diego nampak berjalan santai sembari mencari sesuatu, matanya memandang sekitarnya berusaha mengingat letak dan tempatnya.


"Ah itu dia! Syukurlah masih ada!" Ucap Diego melihat portal neraka yang ternyata masih ada


Sebelum masuk Diego segera menarik nafasnya dalam-dalam, karena setelah ini ia tak akan keluar lagi untuk waktu yang cukup lama di sana.


Tentunya karena waktu di neraka berbeda dari di dunia biasa. Jika di neraka sepuluh tahun, maka di dunia masih 1 tahun saja. Itulah alasan Diego ingin berlatih di sini agar bisa lebih kuat lagi.


"Apa kabar mu, Chen!" Senyum Diego berjalan masuk menuju kedalam


Sesampainya di dalam suasana merah nampak membuat Diego kembal bernostalgia, dimana ia dan Chen bertahan hidup di tempat seperti ini.


"Sungguh, akhirnya Aku kembali lagi kemari.." keluhnya sembari berjalan pergi menuju sebuah goa tempat pertamanya dulu


***


Sesampainya di goa yang telah lama ia tinggalkan, mata Diego menatap sendu pada sebuah makam di sana, yang kondisinya sudah tak terawat dengan banyaknya debu.


"Jangan marah oke, kau tau waktu di sini berbeda!" Ucap Diego membersihkan debu-debu


Perasaan nostalgia kembali Diego rasakan, langkahnya kembali bergerak berkeliling melihat sekitarnya yang menjadi tempatnya dulu tinggal.


Dan entah mengapa melihat tempat-tempat ini kembali membuat Diego mengingat dimana ia harus bertahan hidup dengan daging aneh yang keduanya konsumsi.

__ADS_1


"Baiklah ... Mulai sekarang semuanya akan kembali seperti dulu!" Senyum Diego sumringah berjalan keluar menenteng pedang di tangannya


...END SEASON!...


__ADS_2