The Monster!

The Monster!
36. Gagan


__ADS_3

"kau!?"


"Lisa Loraine! Sudah cukup lama kita tidak bertemu bukan?" Tanya Rinie memiringkan kepalanya


"Huh! Rupanya kau masih hidup, tapi sepertinya kau lebih terlihat seperti anjing peliharaan bukan?" Ucap Lisa


"Haha! Menarik, kau masih sama seperti dulu Lisa! Namun sayangnya hal seperti itu tidak berguna untuk ku! Aku tau seperti apa dirimu, wanita murahan yang melakukan apapun demi siapapun bukan?" Jawab Rinie menyeringai


"Aku tidak punya banyak waktu, Rinie!"


Dengan sangat kuat Lisa mengibaskan kipas di tangannya yang membuat angin begitu keras, bahkan getaran itu dapat Diego rasakan sendiri meski yang lain tidak.


WOSHH!!


Dengan sangat cepat Lisa melemparkan belati miliknya kearah Iblis Gagan, namun sayang sekali Rinie berhasil menghentikan hal tersebut.


KRANG!!


"Cih!" Kesal Lisa


"Kejutan!!" Dengan cepat Rinie melesat kearah Lisa dan membesarkan sebelah tangannya dan memukul kearah Lisa


DUAR!!


"Merepotkan!" Pekik Lisa menahan serangan itu


Tap tap tap


Dengan santainya Rinie berjalan pelan kearah Iblis Gagan di sampingnya, dan dengan wajah anehnya ia memeluk erat iblis yang nampak tersegel itu.

__ADS_1


"Agh Tuan ... Seseorang nampaknya ingin mengganggu mu..." Ucap Rinie mengusap pelan mulut Iblis Gagan yang nampak mengerikan dengan taring menjulang


"Dasar sinting!" Lisa kembali melakukan serangannya namun berakhir di tahan oleh Rinie kembali


"Sepertinya pedang yang kau miliki semakin tumpul, Lisa?" Ejek Rinie


"Segel angin, bintang pertama!" Sebuah simbol aneh tiba-tiba muncul di hadapan Lisa yang sangat kuat.


"Hm!?"


"Sebaiknya ku hancurkan saja kau dengan mahluk aneh itu!" Ucap Lisa tersenyum lebar


DUAR!!!!


Ledakan besar seketika terjadi hingga hampir membuat terowongan runtuh, apalagi sekarang orang-orang yang tengah berada di pesta dapat merasakan hal itu dengan sangat jelas.


***


Grururuk


Getaran kembali Diego rasakan dari arah bawah tanah, merasa tak menemukan jalan menuju kebawah dengan kekuatannya Diego segera menghantamkan tinjunya kebawah.


DUAR!!!


Sebuah lubang terlihat sekaligus sebuah terowongan, dan dengan cepat Diego segera masuk, khawatir jika sesuatu yang buruk tengah terjadi saat ini.


"Kurang ajar!!!" Teriak Rinie yang mana wajahnya terlihat hancur sebagian.


"Heh? Bukankah wajahmu terlihat lebih cantik sekarang?" Ejek Lisa

__ADS_1


Dengan membabi buta Rinie segera menyerang Lisa, bahkan tak perduli dengan keadaan sekitarnya keduanya bertarung dengan begitu sengit dan kuat.


"Segel iblis, bintang kehancuran!!" Seru Rinie yang membuat area sekitarnya muncul mahluk aneh


"Merepotkan!"


"Haha!! Akan ku perlihatkan apa itu cinta sesungguhnya!!"


Tiba-tiba semua mahluk yang muncul mulai berjalan kearah Rinie, dan dengan bengisnya mahluk itu memakan setiap bagian dari tubuh Rinie hingga membuat darahnya tumpah.


"Haha!! Anak-anakku!"


"Segel angin, bintang kedua!"


Lisa kembali melakukan serangannya sebelum apa yang Rinie lakukan selesai, dan dengan kuat serangan Lisa menghantam Rinie hingga membuatnya terpental di hadapan Iblis Gagan.


"Kau ini tak sabaran sekali ya?" Ucap Rinie berusaha bangkit


"Sepertinya kau sudah mulai tidak sehat, Rinie!" Lisa berjalan dekat dengan santainya sembari menyiapkan serangan selanjutnya


"Sayang ... Kau lihat, bagaimana wanita itu menghajar ku?" Ucap Rinie sembari memegang pelan wajah Iblis Gagan


"Akan ku akhiri sekarang!!"


"Bangunlah, sayang ku!" Rinie menyeringai mencium erat iblis di hadapannya membiarkan darah mengalir di mulut iblis itu, hingga perlahan detak jantung semakin terdengar


"Segel angin, bintang kelima!" Seketika gemuruh seluruh terowongan terdengar begitu keras dan kuat


DUAR!!!

__ADS_1


__ADS_2