The Monster!

The Monster!
38. Kekuatan


__ADS_3

DUAR!!


Dengan sangat kuat Gagan kembali terpental, bahkan sampai membuat wajahnya sedikit babak belur oleh serangan yang Diego lancarkan.


"Rupanya kau bisa mendengar, dan berbicara!" Tawa Gagan mengusap wajahnya


Sambil tertawa lepas Gagan menempelkan kedua tangannya yang seketika membuat langit menjadi mendung, ditambah petir pun ikut menyambar keluar.


"Baiklah mari kita mulai permainannya!" Seru Gagan


DUAR!!!


Sebuah petir tiba-tiba menyambar di samping Diego, yang hal itu sontak membuat Diego terkejut melihatnya, ditambah hal itu membuat pergelangan Diego menjadi terluka.


"Kau memang kuat, tapi sayang manusia tanpa berkat hanyalah seonggok sampah!" Ucap Gagan


"Berisik!"


Diego kembali melesat namun tiba-tiba beberapa petir menyambar yang membuat Diego harus menghindar, apalagi petir tersebut terasa begitu menyakitkan saat menggores tangan Diego.


SWOSHH!!!


Sebuah petir tiba-tiba melesat kearah kepala Diego, namun dengan cepat Diego menangkisnya menggunakan pedang miliknya hingga membuatnya tersengat begitu kuat.


"Aghhh!!!" Erang Diego kesakitan


"Haha! Tunjukkan pada ku kekuatan mu!" Ucap Gagan


Bruk!


Diego seketika terduduk diam saat petir tersebut menyambar, dan belum sempat Diego kembali berdiri petir yang bertubi-tubi kembali turun dan menyambar.

__ADS_1


Bahkan akibat serangan itu sampai membuat tubuh Diego mengeluarkan asap, ditambah dengan mata Diego yang nampak memutih akibat petir tersebut.


"Hm? Apakah sudah berakhir-"


Bruk!!


Dengan cepatnya Diego melemparkan pedangnya hingga melukai kepala Gagan, dan dengan tersenyum sumringah Diego nampak mengejek.


"Itu sakit sekali, bangsaat!!" Pekik Diego


"Kekek!! Kau sungguh manusia yang menarik-"


WOSHH!!


DUAR!!


Tanpa membuang banyak waktunya Diego kembali melesat melancarkan sebuah pukulan kuat, dan kembali Gagan dibuat terpental cukup jauh hingga sampai keluar area mansion.


"Kau ini tidak punya sopan santun sekali ya?" Ucap Gagan tertawa lepas


Dengan santainya Gagan menarik kedua tanduk di kepalanya yang akan ia gunakan sebagai senjata, dan hal itu nampak membuatnya mengeluarkan darah akibat tanduknya yang di cabut.


"Mari kita buat ini lebih menarik!!"


"Hah! Aku ku ladeni kau sampai mati!" Ucap Diego berjalan membawa pedang di pundaknya


SWOSHH!!!


KRANG!!


Keduanya segera melesat satu sama lain bahkan melakukan serangan satu sama lain, hal itu bahkan sampai tak terlihat sama sekali dikarenakan kecepatan yang keduanya lakukan.

__ADS_1


"Segel darah, perisai iblis!" Gagan menyatukan kedua telapak tangannya


Dan secara tiba-tiba seluruh area sekitarnya hancur membuat sebuah perisai pelindung, bahkan saat Diego memukul perisai itu seketika membuatnya terpental jauh hingga sampai di keramaian


DUAR!!


"Apa yang terjadi?" Ucap seorang warga


"Bukankah itu dari arah rumah wali kota?" Tanya seorang lagi


Namun di tengah tanda tanya itu orang-orang tak kalah terkejut saat Gagan berjalan kearah keramaian, dan hal itu sontak membuat orang berlari ketakutan.


"Iblis!! Ada iblis!" Teriak orang-orang


"Berisik sekali!" Gagan segera melemparkan tanduknya yang seketika membuat orang tewas akibat serangan itu


SWOSHH!!!


Dari arah samping pedang Diego kembali melesat kearah Gagan, namun kali ini berhasil Gagan tangkis dengan santainya sambil tersenyum sumringah.


"Dasar bod-"


DUAR!!


Sebuah batu besar tiba-tiba terpental kearah Gagan yang membuatnya kembali terpental oleh serangan itu, dan dengan cepat Diego berlari mengambil pedangnya bersiap dengan serangan.


"Kau yang bodoh!" Ejek Diego tertawa


"Kekek! Kau menyebalkan sekali!!" Dengan cepat Gagan kembali menempelkan kedua telapak tangannya membuat petir kembali menyambar kearah Diego


"Cih!"

__ADS_1


__ADS_2