The Monster!

The Monster!
24. Kota Tora


__ADS_3

Di dalam kereta kuda, Lora nampak terkesima dengan tubuh kekar yang Diego miliki, terlebih sangat jarang ia melihat seseorang selain kesatria memiliki tubuh tinggi dan kekar.


"Apa kita masih lama?" Tanya Diego yang membuat Lora tersadar dari lamunannya


"Ah! Sebentar lagi kita akan sampai, sekarang kita sudah setengah perjalanan." Jelas Lora


"Hm, ngomong-ngomong kenapa paman mu mengutus orang untuk membunuh mu?" Tanya Diego


"Itu ... Karena paman Drake menginginkan gelar bangsawan yang kami miliki, terlebih ia begitu berambisi untuk menjadi pemimpin keluarga Baron selanjutnya," ucap Lora


"Jadi begitu, jadi semua ini merupakan perang perebutan gelar bukan?" Tanya Diego yang semakin yakin


Lora mengangguk, apa yang dikatakan Diego benar, terlebih dengan kondisi ayah Lora yang saat ini tengah sekarat, dan ada bukti jika penyebabnya karena di racuni.


"Tuan, apa aku bisa meminta tolong pada mu?"


"Apa ini tentang kejadian tadi?"


"Benar, terlebih kau terlihat kuat. Jadi aku membutuhkan kekuatan untuk membantu ku!" Tegas Lora penuh keyakinan


Diego nampak diam memikirkan ucapan Lora, sejujurnya Diego tidak ingin terlalu terlibat dalam urusan bangsawan, terlebih dengan status Diego yang hanya orang biasa.

__ADS_1


Lora yang melihat Diego diam seolah tau dengan keraguannya "aku akan membayar mu sampai masalah selesai, yang artinya aku menyewa mu, bagaimana?"


"Baiklah kalau begitu, namun aku akan bekerja setelah menyelesaikan pembuatan izin ku." Ucap Diego


"Ah soal plat lisensi, aku bisa meminta orang-orang ku untuk mengurusnya untuk mu, bagaimana?" Tawar Lora


Mendengarnya tentu membuat Diego dengan senang hati menerimanya, terlebih ia tak perlu keluar uang untuk membayar pembuatan plat lisensi.


"Apa kau serius?" Tanya Diego dengan senyuman sumringah


"Tentu, jadi nanti kau hanya tinggal melakukan tes saja untuk menilai pangkat mu, dan urusan administrasi akan ku serahkan pada bawahan ku."


"Baiklah! Kalau begitu aku akan menerimanya, dan untuk pekerjaan yang kau tawarkan juga aku akan menerimanya sampai masalah masalah mu selesai!" Ucap Diego sembari menjabat tangan Lora


Diego yang mendengarnya langsung menatap keluar jendela, ia begitu kagum saat melihat kota megah di hadapannya saat ini, benar-benar seperti kota dongeng yang pernah Diego baca.


"Indah sekali!" Puji Diego kagum


Lora tersenyum ketika melihat raut kagum Diego, namun disisi lain Lora juga nampak khawatir dengan rencana yang akan pamannya lakukan setelah ini, apalagi dengan keadaan Lora yang baik-baik saja.


***

__ADS_1


Kereta kuda terus bergerak dan menuju arah timur yang dimana tempat ini merupakan tempat tinggal keluarga Baron, keluarga yang menguasai kota saat ini.


Beberapa orang yang melihat kereta kuda lewat segera memberikan salam, mereka tau jika itu adalah kereta kuda keluarga Baron dilihat dari simbol bangsawan di pintunya.


Setelah tiba di depan mansion mewah milik Baron, beberapa pelayan nampak berbaris menyambut kedatangan Lora, disamping itu juga terlihat Grey dan Ibunda Lora, Kara.


Lora segera turun dari kereta kudanya, sementara itu Diego segera mengikuti dan berdiri tepat di belakang Lora.


"Selamat datang Kembali, Lora Baron!" Sapa Grey pada putrinya itu


"Selamat datang kembali, Sayang!" Sapa Kara


Lora tersenyum saat kedua orang tuanya itu menyapa, namun sekilas terlihat raut tidak suka Lora pada sang ibunda.


Bukan tanpa alasan Lora membenci ibunya sendiri, melainkan karena suatu alasan, ditambah Lora juga melihat sang paman dari lantai atas yang memandangnya benci.


"Siapa dia, Lora?" Tanya Grey menatap Diego


"Perkenalkan, dia Gin. Seorang yang mulai sekarang akan menjadi pengawal ku, Ayah." Jelas Lora


"Baiklah, lebih kau masuk terlebih dahulu tidak enak jika kita hanya berdiri di sini" ajak Grey

__ADS_1


Lora segera melangkah masuk mengikuti langkah keluarganya, ia sendiri dapat dengan jelas menatap mata tidak suka dari para pelayan dirumah ini.


Namun Lora tak perduli dan mengabaikannya, ia lebih prihatin dengan kondisi ayahnya saat ini yang terlihat sangat tidak baik dengan raut pucat dan selalu batuk tanpa henti.


__ADS_2