
"Dewa?" Pikir Diego menatap koin di ganggang pedang miliknya
"Ya!" Ucap sang wanita dengan sangat cepat berdiri di hadapan Diego
Ia menyentuh pelan dada Diego dengan telapak tangannya, dan sebuah ledakan tiba-tiba terjadi membuat Diego terpental cukup jauh
DUAR!!!
"Katakan, bagaimana bisa manusia tanpa berkat mampu membunuh seorang Dewa?" Tanya wanita itu berjalan mendekat
"Tanya pada ayah mu, bodoh!" Jawab Diego melesat dengan cepat melayangkan sebuah pukulan
Buk!!
Wanita tersebut terpental namun tak terluka, karena menahan serangan Diego menggunakan telapak tangannya.
"Kau ini tak memandang lawan mu ya, meski seorang wanita?" Ucap wanita itu tersenyum menatap Diego
'Aneh, aku tak merasakan sebuah perasaan di tubuhku. Perasaan takut dan gugup semuanya menghilang?' ucap Diego berpikir bingung pada dirinya sendiri
Namun dengan cepat wanita tadi tiba-tiba menghilang dan membuat seluruh ruangan menjadi asap. Diego yang sadar segera waspada dengan sekelilingnya
Dan dengan instingnya Diego segera menangkis serangan di belakangnya, dan dengan cepat menebas. Namun wanita itu kembali menghilang dalam kabut tebal.
"Merepotkan!" Kesal Diego menatap sekelilingnya dengan waspada
"Hm? Aku penasaran kenapa bisa ada manusia seperti mu? Kau jelas-jelas tak memiliki berkat sama sekali, namun bagaimana bisa?" Tanya wanita itu yang masih tak terlihat
Diego tak menjawab selain tetap waspada, terlebih suara wanita tadi nampak berpindah-pindah.
__ADS_1
"Hei ... Bukankah kau terlalu kaku?" Tanya wanita tadi dengan sangat cepat melesat membuat Diego terluka di bagian punggung
Slash!
"Cih!"
"Wow! Sepertinya dugaan ku benar jika kau bukan manusia!" Ucapnya menatap kagum pada luka Diego yang perlahan pulih dengan sendirinya
DUAR!!
Diego dengan kuat menghantamkan pedangnya ketanah, dan dengan cepat seluruh area hancur membuat wanita tadi segera melompat menghindar
"Dasar bodoh!" Ucap sang wanita
"Benarkah?" Tanya Diego yang berdiri di belakang sang wanita
"Hm? Apa kau ingin melakukan sesuatu pada ku?"
"Ya ... Sesuatu yang menyenangkan!" Bisik Diego di telinga wanita itu
KRAK!!
Dengan sangat kuat Diego memeluk wanita tersebut hingga terdengar sebuah patahan dari lengannya, ya tangan wanita tersebut patah.
"Aghh!!" Teriaknya kesakitan
"Heh ... Ini masih belum seberapa, Nona!"
KRAK!!!
__ADS_1
Suara patahan lagi terdengar dengan suara rintihan menyertai, dimana kali ini tulang rusuk wanita tersebut ikut patah membuatnya memuntahkan darah.
"Aghh! Dasar Monster! Hentikan!" Teriak wanita itu dengan eskpresi kesakitan setengah mati
"Haha! Kau pikir akan semudah itu?" Tawa Diego dengan mata merah menyala
Suara retakan yang serempak kembali terdengar, bahkan wanita tadi sampai memuntahkan banyak darah, dan membuat celananya basah.
Hal mengerikan terus berlanjut sembari diiringi suara jeritan, dimana dengan sangat kejamnya Diego mengigit leher wanita di pelukannya hingga membuatnya hampir terputus.
"Hentikan ... Kumohon..." Rintihannya dengan air mata berderai
Bruk!
Tubuh wanita tersebut terjatuh dengan sangat mengerikan, dan tak cukup sampai situ Diego segera membelah tubuhnya untuk mengambil jantung milik sang wanita.
Dan dengan senyuman mengerikan di wajahnya, Diego dengan santainya menyantap jantung di tangannya, di susul dengan tawa yang menggema.
"Hahaha! Sungguh aku benar-benar merasakan kebahagiaan terindah dalam hidup ku!" Ucap Diego dengan mata merah menyala dan aura hitam mengelilingi tubuhnya
***
"Huh! Seorang dengan bakat dan kekuatan luar biasa akhirnya muncul juga!" Kagum Dewa Saka melihat seorang pria dengan aura biru di sekelilingnya
Dewa Saka sendiri mempunyai bentuk yang berbeda dari Dewa pada umumnya, Di mana tubuhnya seratus persen adalah cahaya terangan yang menyilaukan.
"Hei, siapa nama mu?" Tanya Dewa Saka nampak senang
"Raga Costa," jawabannya dengan eskpresi dingin dan datar
__ADS_1