The Truth (Un)Told

The Truth (Un)Told
Dzaki & Danish


__ADS_3

Alfin Dzaki Favian, anak laki-laki yang berusia 16 tahun yang sekarang sedang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Umurnya yang masih sangat muda namun mendapat kejutan besar dari Ayahnya bahwa dia harus berada diatap yang sama dengan perempuan yang tidak dia kenali.


Dzaki adalah anak bungsu dari dua bersaudara, memiliki perawakan tubuh yang tinggi dan kulit yang berwarna sawo matang, alisnya yang tebal dan bulumatanya yang panjang meski tidak lentik membuat orang-orang bisa terhipnotis dengan tatapannya. Dia tipe anak yang ceria dan sedikit susah diatur, sifat periang dan humoris yang diwariskan oleh Ayahnya membuatnya supel dan mudah mendapatkan banyak teman. Dzaki hidup sendiri disebuah rumah yang disediakan oleh Randi, Ayahnya. Awalnya, kehidupannya sebagai seorang remaja sangatlah sempurna, dia tampan, memiliki fisik yang bagus, cerdas dan jelas masalah ekonomi tidak lagi diragukan mengingat Ayahnya adalah seorang pengusaha besar, namun kehidupan yang sempurna ini seketika menghilang dengan kehadiran seorang perempuan dalam kehidupannya.

__ADS_1


Bagi seorang remaja yang baru berusia 16 tahun, tinggal bersama dengan orang asing akan sangat sulit terlebih lagi jika itu lawan jenis. Segala perbedaan antara laki-laki dan perempuan akan membuatnya kesulitan untuk beradaptasi juga gerak-geriknya harus dia batasi karena akan ada hal-hal yang tidak diinginkan jika dia ingin berlaku seenaknya seperti sebelumnya.


Dzaki melirik kakaknya yang masih berbaring lemah tanpa sadarkan diri. "Cepatlah bangun kak, Ayah sedang menyerangku sekarang dan aku butuh kakak untuk membantuku menyerang Ayah kembali.."

__ADS_1


Danish Dzakwan, yang kini sedang berbaring tak sadarkan diri karena kecelakaan yang menimpanya beberapa waktu yang lalu. Dia adalah putra sulung Randi yang memiliki watak bertolak belakang dengan Dzaki. Danish pembawaannya lebih tenang, lebih ramah dan pastinya menurut dengan apa yang dikatakan Ayahnya. Danish saat ini sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas ternama. Meski tidak secerdas Dzaki, namun Danish cukup ahi dalam beberapa bidang tertentu. Usianya yang terlampau hampir 5 tahun dari Dzaki membuatnya menjadi lebih dewasa, namun bukan semata karena usia saja tapi karena memang Danish memiliki watak yang lebih dewasa. Danish sangat menyayangi Dzaki, dia perlakukan adik satu-satunya dengan sangat baik dan memberikan yang terbaik apapun itu yang bisa dia berikan pada adiknya. Ikatan persaudaraan Danish dan Dzaki sangatlah kuat, hanya saja siapa yang bisa mengira bahwa mereka bukanlah saudara kandung, dan itu hanya diketahui oleh Ayah dan Nara, Ibu tirinya saat ini.


Randi tidak pernah membeda-bedakan kedua putranya, meski sesekali dia membanding-bandingkan Danish dan Dzaki dihadapan mereka secara langsung, namun Randi tidak bermaksud untuk membuat salah satu diantaranya terluka, dia hanya ingin kedua putranya bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi dengan saling memahami satu sama lain.

__ADS_1


Randi adalah seorang pengusaha yang sukses, begitu banyaknya pekerjaan yang harus dia urus membuatnya sesekali harus berpindah tempat tinggal. Awalnya dia menginginkan kedua putranya untuk tinggal bersama, namun karena kondisi tertentu yang tidak bisa ditawar-tawar akhirnya membuat Randi memberikan masing-masing tempat tinggal untuk putranya. Saat ini dia memiliki seorang istri dan belum memiliki seorang anak dari pernikahan mereka.


__ADS_2