
Takdir seolah iri pada kehidupan Danish dan Dzaki yang nyaris sempurna sampai memberi mereka sebuah skenario dimana keduanya harus menjalani takdir yang berbeda dari sebelumnya dan pastinya tidak seindah dari apa yang sudah mereka rasakan selama ini.
Tiga hari yang lalu, dalam sebuah perjalanan Danish dan Dzaki mengalami sebuah kecelakaan. Mereka bertabrakan dengan salah satu pengemudi lainnya dari arah yang berlawanan. Hantaman yang keras menyebabkan keduanya mengalami cedera yang cukup serius. Namun Danish tidak seberuntung Dzakii, dia harus mengalami masa sulit yang lebih sakit dari Dzaki.
Sudah tiga hari Danish tidak sadarkan diri, dia berbaring dalam keadaan koma. Segala upanya sudah Ayahnya lakukan untuk membuatnya sadar. Sesekali dalam gelapnya malam, Ayahnya menangis tersedu-sedu disampingnya meluapkan semua perasaaan sakitnya yang tidak bisa dia perlihatkan pada oranglain, menyimpan rasa sakitnya dalam-dalam dan menutupinya dengan lelucon kecil yang terkadang dia lontarkan. Dokter mengatakan bahwa tidak ada luka yang serius pada kepala Danish dan merekapun cukup terkejut mengapa sampai hari ini Danish belum juga sadarkan diri, meski luka Danish cukup serius di bagian tubuh laininya namun itu tidak seharusnya membuat Danish sampai tidak sadarkan diri selama tiga hari ini.
__ADS_1
Dzaki tahu seperti apa Ayahnya itu, dia sadar Ayahnya sedang terpuruk sekarang dan sedang berusaha menyembunyikan itu semua. Dia sendiripun sama saja dengan Ayahnya, menangis diam-diam sambil menunggu kakak satu-satunya itu sadar.
Fakta yang mengejutkan dari kecelakaan itu adalah, pengendara lain dalam kecelakaan itu meninggal dan meninggalkan putri mereka satu-satunya yang saat ini sedang mengalami Amnesia sehingga tidak bisa mengingat apapun yang terjadi. Hal itu membuat Randi tidak memiliki pilihan lain selain harus mengadopsi anak perempuan itu dan merawatnya, hanya saja yang menjadi kendala bagi Randi adalah mengenai dengan siapa anak itu akan tinggal. Dia bisa saja membelikan sebuah rumah untuk anak itu, namun mengingat kondisi kesehatannya yang kurang baik dan juga ingatannya yang terganggu membuat Randi tidak bisa membiarkannya tinggal sendiri terlebih lagi karena dia seorang perempuan. Randi juga tidak bisa membawanya, jangankan untuk anak perempuan yang tidak dia kenali itu, kedua putra kesayangannya saja tidak bisa dibuat untuk tinggal bersamanya karena pekerjaannya. Randi juga tidak bisa menitipkan perempuan itu pada Danish, selain karena ksesehatannya juga karena Danish sudah memiliki tunangan saat ini, jadi satu-satunya harapan Randi adalah Dzaki putra bungsunya.
Randi tidak khawatir tentang apa yang akan dilakukan Dzakii pada perempuan itu, selain karena adanya CCTV di kediaman Dzakii juga karena dia kenal betul seperti apa putra bungsunya itu. Dzaki sangat cuek pada perempuan dan itu juga yang membuatnya masih sendiri sampai sekarang di usianya yang sudah terbilang remaja. Sampai saat ini hanya ada satu anak perempuan yang Dzaki izinkan untuk menyentuhnya yaitu Myesha teman masa kecilnya yang tidak lain adalah tunangan Danish, kakaknya. Namun akhir-akhir ini Dzakii juga sudah mulai membuka diri pada Nara Ibu tirinya dan mulai membiarkan Nara untuk mendekatinya sesekali sebagai seorang Ibu.
__ADS_1
Randi masih berusaha membujuk Dzakii agar mau tinggal bersama dengan perempuan yang terlibat kecelakaan bersamanya.
Terimakasih karena sudah mampir semua, terus ditunggu kelanjutan ceritanya ya :)
Salam cinta untuk kalian semua..
__ADS_1