
"Aku tidak melakukan hal yang membuat dirimu merasa di permainkan, kenapa kamu merasa seperti itu?"
"Dan kenapa kamu bingung untuk memperlakukan aku?"
Sang duke bangkit dari kursi dan mendekatkan wajahnya ke arah dekat wajah Kayla, hingga terlihat sangat jelas dari mata duke ada bayangan wajah milik Kayla. Sang duke dan Kayla masih diam dan saling memandang hingga beberapa saat kemudian, sang duke menggerakkan salah satu tangannya memegang dagu milik Kayla membuat fokus Kayla tertuju bukan kepada mata sosok yang lebih tinggi.
Perlahan-lahan jari tangan sang duke menyentuh bibir milik Kayla yang lembut, bersamaan dengan wajah antara keduanya sangat dekat hingga tinggal menyisihkan beberapa centimeter membuat keduanya saling merasakan panas dari nafas milik mereka. Namun, tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar yang membuat sang Duke langsung melepaskan tangan dari dagu Kayla dan menjauhkan wajahnya dari Kayla, kembali ke kursi yang dia duduki sebelumnya. Kayla yang tadinya diam tidak bergerak mengikuti suasana karena merasa terhipnotis pada awalnya kembali tersadar, dengan wajah yang memerah Kayla membenamkan wajahnya di salah satu bantal yang berada di dekatnya.
"Nona, saya mengantarkan makan siang," ucap seorang pelayan yang mengantarkan makanan untuk Kayla dan di saat yang sama sang duke juga kemudian beranjak dari kursinya dan berjalan menuju pintu besar, tetapi sebelum dia melangkah ke luar kamar Kayla dia memandang gadis yang memerah
"Kamu adalah tunanganku dan aku tidak akan berniat untuk melepaskan dirimu,"
"Jangan pernah kamu mendekat kepada laki-laki lain selain aku dan kamu tidak boleh memperlakukan laki-laki lain sama seperti kamu memperlakukan aku," ucap sang duke kepada Kayla yang masih membenamkan wajahnya di batal hingga terdengar suara pintu tertutup Kayla baru melepaskan batal itu
'Aku yakin tidak ada alur seperti ini di dalam novel, dan kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu kepadaku?' ucap Kayla di dalam hatinya sambil mulai memakan makan siangnya dengan pelayan yang memperhatikan kalau suasana di dalam ruangan sedikit hangat berbeda dari biasanya
Keesokan harinya Kayla akhirnya berada di dalam kondisi yang sehat, dia memutuskan untuk berkeliling di alun-alun kota hari ini dengan di temani oleh seorang pengawal yang menyamar sebagai pelayan biasa, di tengah-tengah Kayla berjalan banyak anak-anak sampai orang dewasa yang menyapa dengan ramah dan memberikan beberapa makanan atau barang gratis kepada Kayla setelah dia menyelamatkan seorang anak kecil dari penindasan seorang bangsawan beberapa minggu lalu terjadi. Di tengah-tengah Kayla berjalan-jalan di tengah kota, dia mendengarkan namanya tiba-tiba saja di panggil oleh seseorang dari belakang langsung membuatnya menoleh ke arah belakangnya.
"Nona Kayla Lucretia, bisa-bisanya orang seperti dirimu berbincang-bincang santai dan berinteraksi dengan rakyat jelata,"
__ADS_1
"Aku rasa tuan duke akan kecewa bertunangan dengan seorang gadis seperti dirimu, tidak hanya suka berbuat onar dan tidak beretika, tetapi kamu juga suka bergaul dengan rakyat jelata yang rendahan," ucap seorang gadis dengan tatapan merendahkan dan melebarkan kipas tangannya menutupi setengah wajahnya
"Kamu kalau tidak salah Licik dari keluarga Reyna," ucap Kayla dengan seringai dan kedua tangan yang terlipat
"Namaku adalah Lucy Reyna, bisa-bisanya kamu tidak mengingat namaku dengan benar," ucap Lucy dengan tatapan kesal tetapi dengan masih kipas tangan yang menutupi setengah wajahnya
"Aku tidak salah mengingatnya, dan sepertinya kamu sudah lupa siapa yang menjambak rambutmu hingga kamu di permalukan di pesta, karena mencoba mendekati tunanganku menggunakan minuman yang telah diberikan obat,"
"Ah... Maafkan aku mengucapkannya, seharusnya ini adalah rahasia bukan? Kalau kamu adalah perempuan yang mencoba merebut tunangan seseorang? Tenang saja aku tau aku adalah gadis yang jahat dan kejam,"
"Orang-orang tidak mungkin tau alasan itu bukan?" ucap Kayla dengan lantang dan senyuman yang polos ke arah sosok gadis yang berada di depannya
Semua orang di alun-alun kota yang berlalu-lalang mendengarkan ucapan lantang dari Kayla mulai berbisik satu sama lain, dan bertepatan tidak sengaja seorang wartawan yang ternyata berada di tempat itu langsung memotret dan menulis semua berita yang ada di depannya, sedangkan gadis yang berada di depannya menggigit bibirnya di balik kipas tangan dan salah satu tangannya di kepalkan bersamaan dengan tatapan tajam menusuk ke arah Kayla yang seolah-olah adalah gadis polos tidak sengaja berbicara.
'Kayla Lucretia, kamu mempermalukan aku lihat saja apa yang akan menanti dirimu,'
'Aku pasti akan membalas yang kamu lakukan hari ini dan sebelumnya,' ucap Lucy di dalam hatinya dengan tatapan benci menatap punggung Kayla yang telah berjalan sangat jauh
Dua hari kemudian semua informasi mengenai putri bangsawan keluarga Reyna yang bertindak tidak terpuji tersebar dalam satu hari, bahkan terdengar hingga sampai ke keluarga duke terutama ke telinga Seira sang saint yang tinggal di kediaman duke untuk keamanannya. Seira yang mendengarkan gosip itu dari para pelayan, dengan cepat Seira berjalan ke ruangan duke kemudian membanting pintu yang tidak bersalah hanya untuk masuk ke dalam ruangan, Albert dan Felix yang berada di dalam ruangan terkejut dengan suara pintu yang terbanting langsung menoleh ke asal suara.
__ADS_1
"Tuan duke, apakah anda telah mendengarkan berita mengenai Kayla dan seorang gadis bangsawan keluarga Earl? Baru-baru ini nona Kayla berbuat nakal dan melakukan perbuatan onar diketahui itu bukan hanya alasan dia tidak menginginkan anda berpaling darinya itu karena banyak perempuan yang menginginkan posisi duchess dan melakukan hal licik,"
"Kayla adalah perempuan yang hebat dan mencintai anda, apakah anda akan bersikap dingin seperti itu? Ketika anda meminta dia untuk tidak memandang laki-laki lain," ucap Seira dengan seringai dan tatapan mata berbinar-binar
'Kayla, walaupun kamu bilang tidak suka dan ingin membatalkan pertunangan atau tidak ingin berhubungan dengan laki-laki lain,'
'Maka temanmu ini akan mencarikan dirimu pasangan yang cocok supaya kakakmu tidak khawatir denganmu dan bisa fokus kepadaku,' ucap Seira di dalam hatinya dengan tawa yang terlihat cukup menyeramkan di mata Albert dan Felix yang melihatnya
Di sisi lain di mansion keluarga marques Lucretia.
"Hatchi..."
"Ugh... sepertinya ada orang yang membicarakan aku di belakang," gumam Kayla yang sedang duduk taman kini bersama dengan kakaknya
Sang kakak langsung memberikan isyarat kepada para pelayan untuk membuat teh panas lagi, karena dia khawatir dengan adiknya yang hanya bersin, di mata kakaknya Kayla adalah gadis kecil yang lemah walaupun dia banyak melakukan penindasan kepada perempuan lain yang mendekat ke arah tunangannya.
"Kayla, kakak telah mendengarkan berita yang baru-baru ini terjadi dan kamu beberapa hari yang lalu pergi ke alun-alun kota bukan?"
"Apakah kamu membuat masalah? Kakak mendengarkan berita ini langsung terkejut,"
__ADS_1
'Apakah aku membuat masalah? Aku tidak ingat, tetapi senyuman kakak kenapa begitu mengerikan?'
The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée