The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée
Bab 35 Apakah Kamu Bersedia Kayla?


__ADS_3

"Tenang saja ini adalah kesepakatan yang menguntungkan antara kita berdua, aku yakin kamu setuju dengan ini?" ucap sosok laki-laki bertudung itu dengan seringai ke arah sosok gadis yang ada di depannya


Tidak lagi pikir lama oleh gadis itu langsung menyetujui kesepakatan yang dibuat, walaupun dia tidak tau siapa identitas milik laki-laki yang bertudung di depan matanya.


Beberapa hari kemudian di kediaman keluarga marques Lucretia sejak kejadian itu, Kayla setiap harinya kedatangan sang duke yang selalu datang membawakan bunga dan hadiah.


"Kayla, aku sangat senang melihat calon istriku sangat rajin bekerja,"


"Pasti akan menjadi seorang duchess Charleston yang luar biasa, jika kamu menikah denganku," ucap sosok laki-laki yang kini memangku sosok gadis yang sedang mengerjakan pekerjaan kertas yang menumpuk di atas mejanya


"Felix, kamu tidak bekerja? Setiap hari menemui aku dan memangku aku seperti ini dan pulang sore hari," ucap Kayla yang bersandar di dada laki-laki itu


"Tidak apa-apa lagipula seorang duke tidak memiliki banyak pekerjaan dan jika memang ada aku akan menyerahkan kepada bawahanku karena itu adalah gunanya dia di gaji," ucap Felix dengan senyuman dan mengelus-elus rambut perak milik Kayla


Kayla hanya bisa pasrah di elus-elus oleh laki-laki itu dan menatap sosok laki-laki yang menangis dalam diam di pintu besar memegangi pintu dengan erat. Kayla menjadi merasa sedikit bersalah karena sejak dia ingin memulai ulang hubungan mereka berdua, sosok laki-laki itu jadi membuat prioritas utama adalah tunangannya dan pekerjaan bisa menyusul.


"Apakah kamu serius memiliki waktu yang senggang? Coba kamu lihat Albern sang asisten kamu yang menatap dengan air mata dengan semua yang tertulis di wajahnya memintamu untuk pulang ke mansion duke dan bekerja," ucap Kayla yang menunjuk dan menatap ke arah pintu yang terbuka sejak awal


"Aku tidak bisa meninggalkan dirimu, kamu prioritas utama yang harus aku dahulukan, karena aku tidak ingin kamu mencari laki-laki lain yang membuatmu bisa menemani dirimu bermain nanti," ucap Felix dengan terang-terangan membuat hati kecil Kayla tertusuk karena sendirian yang diberikan begitu tepat oleh sosok laki-laki itu

__ADS_1


"Apakah aku orang yang terlihat seperti itu? Aku sudah bilang kalau aku tidak akan melakukannya, karena aku sudah memiliki laki-laki yang perhatian denganku," ucap Kayla yang menghentikan tangannya yang menulis di atas kertas dan menoleh ke arah sosok yang ada di belakangnya


Ucapan dari Kayla itu membuat Felix terdiam sesaat dan kemudian langsung mencium sosok gadis yang ada di dalam pelukannya di depan mata sang asisten yang masih melihat mereka di dalam ruangan.


'Bagaimana mereka bisa menunjukkan cinta mereka berdua di depanku? Apakah aku adalah makhluk tidak terlihat?'


'Jangan karena aku jomblo atau tidak memiliki pasangan bisa seenaknya memamerkan kemesraan di depanku,' ucap Albern di dalam hatinya dengan air mata yang terus mengalir sakit hati karena atasannya tidak selesai-selesai menyakiti hati nurani seorang laki-laki yang belum memiliki pasangan


Beberapa menit setelah ucapan romantis dan perilaku pasangan, sang duke langsung izin pulang ke mansion keluarga Charleston kepada tunangannya. Karena masih banyaknya pekerjaan Kayla hanya menjawab dengan anggukan tanpa banyak menoleh. Tidak lama dari itu beberapa surat datang ke dalam ruangan kerja miliknya, beberapa surat undangan di antaranya adalah pesta besar kerajaan yaitu penobatan sang putra mahkota sekaligus pesta musim dingin.


"Sudah mau musim dingin lagi ya? Rasanya setiap kali aku mengingatnya aku tidak menyangka kalau aku dan kakak telah kehilangan sosok orang tua selama empat belas tahun,"


"Kamu kenapa terlihat sangat murung seperti itu melamun ke arah jendela kemudian ke arah kertas yang ada di depan mata?" ucap sosok suara yang tidak asing langsung membuat sosok gadis itu kesal


"Kakak, tidak bisakah kamu datang mengetuk pintu? Kamu seharusnya tau kalau mengetuk pintu sebelum masuk adalah etika yang telah ada sejak lama walaupun kamu bukan seorang bangsawan," ucap Kayla dengan tatapan kesal melihat kakaknya yang duduk di sofa tanpa mendapatkan izin dari pemilik ruangan yang sedang sibuk


"Kamu tidak boleh mengerutkan kening seperti itu Kayla, nanti kamu akan tua lebih cepat,"


"Dan tadi tunanganmu padahal datang ke sini tapi kamu malah tidak terlihat ada bahagianya," ucap sosok laki-laki itu dengan seringai menatap sang adiknya yang sedang bekerja dengan kertas-kertas yang seharusnya di kerjakan oleh kepala keluarga atau pemimpin keluarga

__ADS_1


Kayla yang tidak tahan lagi mendengarkan kakaknya banyak berbicara langsung di lemparkan belati, tetapi sayangnya sang kakak bisa menangkap belati itu dengan dua jari membuat Kayla semakin kesal.


"Mana ada seorang adik yang ingin melukai kakaknya karena terlalu banyak berbicara atau datang tanpa mengetuk pintu,"


"Ditambah lagi dengan sebuah belati tanpa takut jika nyawa sang kakaknya menghilang, jika seandainya lemparan belati itu tidak berhasil di tangkap di depan matanya," ucap sosok sang kakak yang tersenyum menyimpan belati yang dilemparkan oleh Kayla


"Kakak, jika kamu masih tidak ingin mengatakan alasanmu datang ke ruangan kerjaku angkat kakimu dari ruangan ini," ucap Kayla yang melemparkan dua belati sekaligus ke arah sang kakak yang masih duduk santai di sofa


Sang kakak diam tidak menjawab dan hanya tersenyum saja menatap Kayla, hingga beberapa menit kemudian akhirnya sang kakak mengeluarkan sebuah gulungan kertas menggunakan sihirnya dan memberikan isyarat kepada Kayla untuk duduk di sofa yang ada di depannya, Kyla memutar matanya sesaat dan helaan nafas panjang kemudian berjalan ke arah kakaknya dan duduk di sofa depan sang kakaknya yang kosong.


"Jadi apa yang ingin kakak bicarakan?" tanya Kayla dengan tatapan serius


"Ini mengenai sihir terlarang di kerajaan ini,"


"Baru-baru ini ada laporan dari para penyihir menara tingkat atas yang berada di utara kalau mereka merasakan sihir hitam tidak jauh dari mereka, tetapi mereka tidak tau letak posisinya,"


"Bukankah para pengguna sihir hitam telah lama di musnahkan begitu juga dengan semua keturunannya tiga ratus tahun yang lalu? Apa yang terjadi?"


"Entahlah yang pasti keluarga kita di minta untuk hadir sebagai pengawal keluarga kerajaan, apakah kamu bersedia Kayla?"

__ADS_1


The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée


__ADS_2