
"Bagaimana dia bisa tau aku berada di sini? Aku ingat dengan jelas kalau aku pergi secara diam-diam," gumam Kayla dengan menundukkan kepalanya untuk berpikir
"Kayla Lucretia, kamu pikir kakakmu ini tidak mendengarkan tentang apa yang kamu gumamkan?"
"Dan sempat-sempatnya kamu berpikir alasan aku ada di tempat ini, bukankah lebih baik kamu merenungkan kesalahan yang kamu lakukan?" ucap sosok laki-laki yang ada di depannya dengan sudut bibir yang berusaha ramah menahan emosi dan tatapan tajam mengarah kepada gadis yang terduduk di depannya dengan rambut yang berantakan dan pakaian yang kotor
Kayla merasa merinding seketika ketika nama keluarga ikut di panggil oleh sang kakak dengan senyuman yang begitu menyeramkan, dia tidak bisa kabur ataupun menghindari sang kakak hanya bisa pasrah di seret ke dalam rumah dan di ceramahi panjang lebar oleh sang kakak dengan posisi duduk bersimpuh di lantai. Kayla tidak bisa membantah ataupun menyela ceramah kakaknya, karena kakaknya kini yang hanya dia miliki setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia, karena perampokan dan kecelakaan di tengah perjalanan pulang mereka ke mansion utama keluarga marquess. Beberapa jam berlalu tanpa di suruh dari kakaknya berdiri Kayla tidak berani berdiri saat kakaknya sedang marah, kakaknya mengomeli dirinya sambil mengerjakan pekerjaan kertas yang menumpuk di atas meja.
'Bagaimana bisa kakak mengomel begitu lama? Lama-lama ceramahnya ini menjadi obat tidur untukku,' ucap Kayla di dalam hatinya sambil menguap dan menundukkan kepalanya yang tidak lama kemudian dia tertidur di depan hadapan kakaknya dalam posisi bersimpuh
"Kayla, kamu tau bahaya tentang alun-alun kota bukan? Kamu hanya satu-satunya kini keluarga yang kakak miliki,"
"Jadi-" ucap laki-laki itu yang tiba-tiba saja terhenti ketika melihat sang adik perempuan telah tertidur dengan pulas dalam posisi bersimpuh dan kepala yang tertunduk
"Bisa-bisanya dia tertidur seperti itu, tapi syukurlah dia kembali dengan selamat dan bahkan sampai menyelamatkan seorang anak kecil yang hampir mati karena telah menyinggung seorang bangsawan," ucap laki-laki itu sambil beranjak dari kursinya dan berjalan ke arah adik perempuannya yang tertidur
Di angkatnya tubuh gadis yang tertidur itu dengan gaya bridal style dan membawanya ke kamar gadis itu untuk tidur dengan posisi yang benar. Kayla tertidur dengan pulas sampai keesokan harinya para pelayannya datang ke kamar untuk membangunkan Kayla yang belum bangun sama sekali, padahal matahari telah naik cukup tinggi.
"Nona, anda harus bangun tidur sekarang karena barusan ada tamu yang datang ke sini,"
"Tamu itu adalah nona Saint dari kuil suci, dia mengatakan ingin bertemu dengan anda," ucap dua orang pelayan yang sambil menarik selimut tebal milik Kayla
__ADS_1
"Lima menit lagi, tolong biarkan aku tidur lima menit lagi,"
"Aku sungguh kelelahan karena masalah yang datang dan pergi terutama kakak semalam melakukan ceramah panjang sampai larut," ucap Kayla yang berusaha menarik selimut tebal yang berusaha di tarik oleh para pelayan supaya Kayla keluar dari selimut
"Nona, tuan marques masuk ke dalam kamar dengan kening yang berkerut dan sudut bibir yang memaksa tersenyum sekarang berada di dekat pintu,"
"Apakah anda yakin tidak ingin bangun sekarang? Kami tidak masalah kalau anda tidak ingin bangun," bisik salah satu pelayan di telinga Kayla langsung membuat Kayla membuka mata dengan cepat dan bahkan beranjak dari tempat tidur tidak memerlukan waktu yang lama
Para pelayan menatap dengan tatapan tidak percaya kalau membuat atasan mereka bangun hanya bermodalkan sosok yang paling dekat dengan dirinya. Dalam setengah jam Kayla langsung selesai bersiap dan setelah selesai dia berjalan menuju ke ruang tamu untuk melihat tamu penting yang datang ke mansion keluarganya, Kayla khawatir kalau gadis itu ketakutan dengan kakaknya, tetapi setelah sesaat Kayla membuka pintu besar yang membawanya ke ruang tamu, tanpa Kayla sangka ternyata telah terjadi kejadian yang membuatnya terkejut.
Posisi kepala keluarga marques yang berada di lantai dengan di atasnya sesosok Saint yang menindihnya, membuat Kayla yang memiliki suasana hati baik di pagi hari langsung turun ketika melihat kejadian yang tidak terduga itu dan bisa-bisanya Kayla membuka pintu dan menatap kedua orang itu wajah tanpa perasaan bersalah.
"Oh... Sepertinya aku berada di ruangan yang salah,"
"Karena bagaimanapun ini masih pagi," ucap Kayla yang langsung menutup pintu dengan cepat dan berjalan dengan cepat setelah pintu itu menutup
Tidak sampai sepuluh detik sejak Kayla menutup pintu, kakaknya telah menyusul dirinya sampai memegang bahu milik Kayla dengan tatapan yang cukup menyeramkan untuk membuat Kayla tidak menoleh ke arah belakangnya dan merasa merinding.
"Kayla Lucretia, kamu bisakah tidak berpikir kotor di pagi hari dan dia adalah tamu milikmu jadi tolong kamu urus dan tidak menyebarkan rumor aneh di dalam mansion,"
"Sebab, kakak tau kebiasaan burukmu selalu membuat orang lain salah paham," ucap sang kakak yang memegang bahu Kayla hingga tidak bisa lari dengan cepat di jawab dengan anggukan tanpa adanya suara yang keluar dari mulut Kayla
__ADS_1
Kayla kemudian berjalan dengan cepat kembali ke ruang tamu, setelah kakaknya mengakhiri ucapan terakhirnya dan terlihat sosok gadis yang melamun dengan wajah memerah duduk di kursi. Gadis itu kebingungan tentang apa yang harus dia lakukan setelah mengalami hal yang memalukan seperti itu, bahkan sampai Kayla duduk dan memanggil gadis di depannya dia masih melamun diam.
"Aku tidak menyangka kalau kamu akan langsung membuat tindakan yang agresif seperti itu, karena menyukai kakakku, nona Seira,"
"Aku pikir harusnya dimulai dari perkenalan diri, tetapi.." ucap Kayla dengan nada yang sedikit menggoda kepada gadis yang berada di depannya langsung memiliki wajah semerah tomat
"Apa yang kamu katakan itu tidak benar sama sekali tidak benar,"
"Aku tidak sengaja tersandung dan tubuhku di tangkap oleh tuan marques saat itu kemudian terjadi seperti yang kamu lihat," jelas Seira dengan nada teriakan terbata-bata dan sangat cepat masih dengan wajah memerah
Kayla memutuskan diam dan mendengarkan saja penjelasan dari gadis yang berada di depannya, walaupun dia tau tidak mungkin pada saat pertama kali bertemu melakukan hal yang tidak senonoh apalagi di ruang tamu, Kayla hanya senang menjahili gadis yang berada di depannya sebab Seira menyukai tokoh sampingan tersebut sebelum akhirnya benar-benar terwujud. Hingga satu jam berlalu dan akhirnya Seira telah tenang dari kejadian yang membuatnya salah tingkah.
"Jadi, Seira ada apa kamu ke sini? Aku yakin kamu ke sini bukan hanya untuk melihat wajah tampan kakakku,"
"Ah itu ya..."
"Duke akhir-akhir ini agak sedikit gila, karena sering tersenyum terutama kemarin itu paling mengerikan dia memberikan liburan kepada Albert asistennya yang padahal awalnya dia berikan lembur,"
"Apakah kamu yakin tidak ingin mempertimbangkan hubunganmu dengan duke tetap bertahan? Entah kenapa aku merasa dia semakin banyak berubah,"
"Seira, kamu bisa memeriksa matamu aku rasa, tidak mungkin seorang tiran berubah secepat itu,"
__ADS_1
The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée