
Kayla terdiam sesaat dan kemudian mulai menjelaskan semuanya kepada sang kakak mengenai kegiatannya selama satu hari itu, terlihat kakaknya hanya tersenyum dengan sangat menyeramkan hingga akhirnya Kayla selesai menceritakan semuanya kepada sang kakak, tiba-tiba saja dia di peluk dengan erat.
"Kamu pasti selama ini selalu menyembunyikan keburukan orang lain itu berat bukan? Walaupun semua orang yang memandang dirimu mengatakan kamu kejam, nakal dan gila," ucap sang kakak dengan senyuman pahit sambil mempererat pelukannya
'Ternyata di mata kakakku aku tidak lebih dari gadis pembuat onar,' ucap Kayla di dalam hatinya dengan perasaan sakit di bagian dada karena ucapan yang di lontarkan oleh kakaknya
"Tuan, maafkan aku mengganggu, tetapi ada surat yang datang dari duke Charleston," ucap seorang pelayan yang datang menghampiri Kayla dan sang marquess yang sedang minum teh bersama kemudian menyerahkan sebuah surat kepada sang marquess
Sang marquess yang menerima surat itu langsung membukanya, kemudian menyerahkan surat itu kepada Kayla supaya Kayla yang membaca surat yang di kirimkan oleh duke. Kayla kebingungan dengan isi surat yang berada di tangan kakaknya hingga membuat ekspresi terkejut, dia mengambil surat yang diserahkan, Kayla membaca isi surat yang duke kirim langsung membuatnya terdiam.
'Kenapa dia tiba-tiba mengirimkan surat dengan isi seperti ini? Padahal jelas-jelas dulu dia menolak adanya pesta pertunangan, karena dia tidak suka dengan keramaian ataupun keributan yang berlebihan,'
'Di dalam novel juga Kayla tidak pernah mendapatkan pesta pertunangan atas pertunangannya dengan duke, tetapi duke mengadakan pesta pertunangan yang megah dan mewah dengan pemeran utama wanita,'
'Karena dia ingin mengumumkan kepada seluruh laki-laki dan dunia kalau dia adalah tunangan satu-satunya gadis itu dan begitu juga gadis itu hanya memiliki laki-laki itu sebagai tunangan, padahal aku ingin dia membatalkan pertunangan denganku apa yang terjadi?' ucap Kayla di dalam hatinya dengan teriakan batin karena tidak bisa menerima hal-hal yang terikat dengan kematiannya
Kayla bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan kakaknya sendirian di taman, Kayla dengan cepat berlari pergi menuju ke kandang kuda untuk mencari kuda yang bisa dia tunggangi langsung. Kayla beruntung dia melakukan reinkarnasi bukan transmigrasi, sebab dia mahir menunggang kuda walaupun, mendapatkan ingatan kehidupan masa lalunya sedangkan jika transmigrasi dia hanya memiliki ingatan orang itu, tetapi tidak bisa melakukannya.
Kayla menunggang kuda segera langsung menuju ke mansion keluarga duke hanya dengan beberapa jam kuda yang di tunggangi sampai ke mansion keluarga Duke, tanpa lama hanya dengan wajah Kayla saja dia bisa langsung di izinkan masuk ke mansion Duke. Kayla yang datang mendadak tanpa adanya pemberitahuan, membuat semua pelayan keluarga duke panik karena mengingat sifat Kayla yang kejam dan selalu menginginkan dia di sanjung dan di hormati mau tidak mau para pelayan dengan buru-buru membuat sambutan untuk Kayla.
Kayla masuk ke mansion dan di jamu dengan baik oleh para pelayan, Kayla diminta untuk menunggu di ruang tamu oleh para pelayan karena mereka harus memberitahu kedatangan Kayla ke mansion yang datang mendadak. Tetapi tanpa lama sesosok gadis masuk ke dalam ruang tamu dengan membanting pintu hingga membuat semua orang terkejut termasuk Kayla.
__ADS_1
"Kayla, sudah lama tidak bertemu,"
"Aku dengar kalau kamu dan tuan duke akan mengadakan pesta pertunangan,"
"Selamat Kayla," ucap sosok gadis itu sambil berlari masuk ke dalam ruangan langsung memeluk Kayla dengan erat tanpa aba-aba
Kayla yang merasa tercekik karena pelukan dari Seira tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa diam dan memukul punggungnya untuk melepaskan pelukan erat yang di lakukan, tetapi Seira masih tidak menyadarinya dan bahkan mempererat pelukannya.
"Nona Saint, bisakah anda melepaskan tunanganku sekarang? Aku tidak ingin mengadakan pesta pertunangan dengan mayat jika dia mati," ucap sosok laki-laki yang bersandar di pintu masuk ruang tamu dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada
"Oh, maafkan aku Kayla,"
"Kalau begitu aku akan pergi dulu, selamat bersenang-senang," ucap Seira dengan salah satu mata yang di kedipkan ke arah Kayla sambil berjalan keluar ruangan menyisakan Kayla dan sang Duke
"Tuan duke, aku datang ingin bertanya kepada dirimu,"
"Kenapa kamu tiba-tiba ingin kita mengadakan acara pesta pertunangan? Enam tahun yang lalu kamu mengatakan dengan jelas kalau kita tidak akan mengadakan pesta pertunangan,"
"Karena ini adalah pertunangan karena perintah raja dan keinginan egoisku, tetapi kenapa kamu tiba-tiba melakukannya?" ucap Kayla dengan tatapan yang serius dan kedua tangan yang dingin
Felix yang mendengarkan ucapan yang di ucapan oleh Kayla membuatnya mengingat kejadian yang terjadi enam tahun yang lalu, setelah pertunangannya dengan Kayla telah di tetapkan oleh sang raja melalui selembar kertas yang di tandatangani oleh kedua pihak yaitu duke dan marques.
__ADS_1
Di lorong istana kerajaan yang sepi, terlihat gadis yang berlari menyusul sosok laki-laki yang telah berjalan jauh di lorong, setelah menandatangani surat pertunangan.
"Tuan muda Charleston, tunggu aku,"
"Ada yang harus kita bicarakan tentang pertunangan ini," teriak Kayla dengan nafas tersengal-sengal menyusul sosok laki-laki di depannya yang kemudian berhenti berlari sebab sosok yang di panggil menghentikan langkahnya
"Aku berikan kamu mengatakan omong kosong hanya dengan waktu lima menit, jika kamu tidak mengatakannya maka aku akan pergi," ucap Felix dengan tatapan dingin dan tidak peduli dengan gadis yang ada di depannya
"Itu kita telah bertunangan jadi bagaimana dengan pesta pertunangan kita tuan muda Charleston, kamu tau bukan itu adalah tradisi yang harus di lakukan bukan?" ucap Kayla dengan tatapan lembut dan langsung memegang tangan milik Felix
Felix terdiam dan menatap dengan tatapan dingin tidak peduli ke arah sosok gadis itu bersamaan dengan aura gelap yang keluarkan untuk membuat gadis di depannya ketakutan dan berhenti berbicara, tetapi gadis itu sampai terduduk dan memuntahkan darahnya.
"Tuan muda Charleston, sepertinya ada pembunuh di sekitar sini larilah,"
"Aku tidak bisa berjalan karena tekanan sihir yang begitu besar menekan aku," ucap Kayla yang terduduk lemas dan perlahan-lahan melepaskan genggaman tangannya dari Felix
"Aku memang akan pergi,"
"Soal pesta pertunangan kita, aku tidak akan mengadakan pesta pertunangan kita,"
"Karena pertunangan ini atas perintah sang raja,"
__ADS_1
The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée