The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée
Bab 37 Kamu Yang Memegang Taliku


__ADS_3

Beberapa hari setelah pertemuan Kayla dengan sosok penyihir hebat itu, pesta dansa yang di nantikan oleh semua orang dan tamu-tamu telah tiba, semua tamu yang melihat sang Duke datang. Ke pesta sendirian menuai pembicaraan dari mulut ke mulut melalui bisikan.


"Felix, kamu tidak masalah jika kamu di bicarakan terang-terangan di belakang seperti itu?" ucap sosok laki-laki yang berada di samping Duke menemani sang Duke sebagai seorang pelindung peganti dari Kayla yang biasanya menemani sang Duke untuk datang ke pesta


"Albern, memangnya kenapa kamu bertanya seperti itu? Mereka hanyalah minyak yang ingin membuat api menjadi besar dan sulit padam, jika kamu tersulut maka itu berarti semua ucapan mereka benar,"


"Dibandingkan itu aku dan tunanganku juga akan bertemu di pesta jadi tidak akan ada masalah sama sekali," Felix dengan kedua tangan yang terlipat dan garis bibir yang sedikit terlihat di angkat


Albern yang melihat kalau atasannya telah kembali seperti semula merasa merinding, karena itu terlihat sangat mengerikan untuk dirinya lihat. Tidak lama setelah perbicangan singkat antara keduanya, tiba-tiba terdengar suara yang lantang di dekat pintu besar ruangan yang mewah itu, suara lantang tersebut mampu membuat semua orang yang berada di dalam ruangan awalnya ribut langsung terdiam terdiam dan fokus ke arah pintu besar yang perlahan-lahan akan terbuka menunjukkan sosok pemeran utama pesta.


Semua yang hadir di saat yang sama melihat orang-orang yang mengikuti sang pemeran utama pesta, langsung melakukan gosip yang tidak akan bisa puas jika mereka tidak melakukan hal semacam itu satu menit saja.


"Bukankah itu adalah putri keluarga Marques Lucretia yang terkenal kejam dan nakal? Ada apa sampai dia masuk ke pesta mengikuti sang penerus takhta keluarga kerajaan?" bisik A kepada orang yang berada di sebelahnya


"Bukankah orang yang suka membuat masalah mengikuti sang putra mahkota bukankah bisa membuat kerajaan kita berada di dalam kondisi yang tidak akan baik-baik saja?" bisik B kepada orang yang ada di depannya


"Bagaimana bisa seorang gadis bangsawan menggunakan celana dan membawa pedang? Memang layak seorang yang kejam seperti itu bukan?" bisik D kepada orang-orang yang ada di kelompoknya


'Apakah mereka benar-benar melakukan bisikan? Tetapi suara terdengar sampai ke telingaku sama sekali, terlihat jelas mereka melakukan itu dengan sengaja,'


'Sungguh menyebalkan dan muak aku melihat topeng pujian mereka kepada orang-orang yang bisa di jilat,'

__ADS_1


'Ditambah lagi mereka bisa-bisanya berbicara buruk tentang orang lain seenaknya untuk mendapatkan perhatian itu membuat mereka terlihat lebih baik dibandingkan orang yang di hina,' ucap Kayla di dalam hatinya melirik setiap tamu bangsawan yang menatap ke arahnya dan yang lain berjalan lurus di karpet merah itu hingga akhirnya sampai ke kursi yang putra mahkota duduk


Setelah sang putra mahkota duduk, semua orang kembali bergosip sambil menyusun antrian bangsawan yang ingin memberikan hadiah kepada seorang calon pemimpin kerajaan selanjutnya.


Semua bangsawan tua yang tinggal di kerajaan, di dalam ruangan sama sekali tidak tau jika keluarga Lucretia menjadi seorang pengawal sang putra mahkota di pesta kali ini, membuat mereka mulai merasakan kalau keluarga bangsawan yang berpangkat Marques bukanlah hal yang bisa di remehkan dan menjadikan mereka harus waspada selalu kepada situasi yang kemungkinan akan terjadi kedepannya.


"Nona Lucretia, terima kasih karena kamu ingin ikut menjadi pengawalku,"


"Padahal seharusnya nona bangsawan seperti dirimu mengenakan gaun dan berdansa di tengah-tengah aula pesta,"


"Aku pikir aku akan mendapatkan kesulitan jika hanya William kakakmu yang akan menemaniku masuk ke dalam ruangan pesta, dan sejujurnya dia juga tidak terlihat tulus menemaniku karena aku memaksanya, tetapi apa boleh buat dia temanku satu-satunya di akademi yang bisa aku percaya," ucap sosok sang putra mahkota dengan senyuman dan sedikit tawa memandangi sosok kirinya yang terlihat sosok laki-laki yang kesal berada di suasana seperti itu apalagi di bicarakan di depan sosok adiknya satu-satunya


"Dibandingkan itu, aku tidak terbiasa menggunakan gaun dengan korset yang membuat seseorang sesak jadi lebih baik jika aku menggunakan pakaian seperti ini," ucap Kayla dengan kedua tangan yang berada di belakang dengan senyuman kepada sosok yang duduk di kursi


"Nona Lucretia, jika tunanganmu sang Duke tidak mencintaimu katakan saja aku akan menjadikanmu ratu yang duduk di sampingku di masa depan," ucap sang putra mahkota dengan tatapan yang serius ke arah Kayla di saat yang bersamaan sosok Felix telah berada di dekat takhta sang raja dengan Albern yang membawakan hadiah untuk sang putra mahkota


Felix yang mendengarkan ucapan yang di ucapkan oleh calon pemimpin negeri selanjutnya kepada tunangannya, membuatnya menatap dengan dingin dan aura yang menekan di depan sang putra mahkota saat menyerahkan hadiah.


"Felix, aku hanya bercanda, jadi tolong hilangkan aura membunuh milikmu itu,"


"Kamu tau bukan hari ini adalah pesta penonatanku sebagai seorang putra mahkota, kalau kamu membunuhku tunanganmu akan menghunuskan pedang ke lehermu," ucap sang putra mahkota dengan tatapan ngeri melihat aura yang berada di belakang tubuh milik Felix begitu jelas terlihat dan mulai menekan

__ADS_1


Kayla yang merasakan tekanan aura membunuh langsung berdiri di depan putra mahkota, terlepas dari hubungan mereka sepasang tunangan Kayla lebih memilih menjalankan tugasnya sebagai seorang kesatria kerajaan yang setia kepada kerajaan.


"Tuan Duke tolong bersikap dengan sopan ini adalah pesta, jangan membuat suasana ini menjadi suram," ucap Kayla dengan tatapan serius dan nada yang tegas kepada Felix yang tepat berada di depannya


Felix yang melihat tingkah tunangannya yang berdiri di depan sang putra mahkota seperti kucing kecil yang melindungi anaknya, membuatnya sedikit tersenyum dan maju beberapa langkah mendekat ke arah Kayla.


"Kamu ingin aku bersikap sopan, bagaimana kalau ku berdansa denganku dulu tunanganku maka aku akan bersikap baik,"


"Kamu tau bukan sekarang kamu yang memegang taliku jadi aku akan mengikuti keinginanmu," bisik Felix dengan nada yang menggoda langsung membuat Kayla merinding dan perlahan-lahan memerah


"Kamu... Kamu..." ucap Kayla dengan terbata-bata dan mundur beberapa langkah belakang setelah di bisikan kata


"Bagaimana nona Kayla Lucretia? Kamu ingin bukan menemaniku berada di pesta ini,"


"Aku tidak masalah jika kamu tidak mengenakan gaun, karena apapun itu terlihat sangat cocok untuk dirimu," ucap sosok laki-laki itu dengan senyuman


'Apakah laki-laki ini tidak tau tempat?'


'Bagaimana bisa seorang tiran bertingkah tidak tau malu?'


The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

__ADS_1


__ADS_2