
"Sungguh kepercayaan tinggi yang bodoh,"
"Padahal hasilnya sudah terlihat sangat jelas kalau Kayla memilih aku," ucap Cain yang memegang bahu Kayla dengan erat tetapi Kayla sama sekali tidak terlihat menunjukkan tanda-tanda kalau dia kesakitan seolah-olah tubuhnya telah mati rasa hanya seperti boneka hidup
Felix yang melihat perilaku kasar yang di lakukan oleh Cain membuatnya langsung menyerang menggunakan pedang aura ke arah Cain, tetapi pada saat pedang itu bergerak sebuah perisai tebal tiba-tiba muncul melindungi Cain dan Kayla.
"Kayla, kamu lihat dia menyerang ke arah kita membuktikan kalau dia sama sekali tidak mencintai dirimu sama sekali,"
"Buat apa jadinya kamu ingin mempertahankan hubungan dengan laki-laki seperti dirinya? Lupakan dia dan kita bersama paham?" ucap Cain ke telinga Kayla dengan lembut
"Aku sudah menduga pikiran buruk alasan Kayla begitu tidak banyak bersikap ketika berada di dekatku, ternyata kamu adalah orang yang memanipulasi pikiran miliknya dan aku yakin kamu tidak hanya melakukan memanipulasi melalui pikiran," ucap Felix dengan tangan yang mengepal erat dan tatapan benci ke arah Cain
"Selama aku mendapatkan dirinya memangnya apa masalahnya? Kamu juga begitu bukan Duke tiran?" ucap Cain dengan seringai memanggil monster untuk melindungi dirinya dan menyerang ke arah Felix
Cain menyerang bertubi-tubi ke arah Felix dari mulai memanggil monster sampai ke sihir elemen, sedangkan Felix tidak akan pernah dapat menyerang sama sekali kalaupun bisa dia tidak akan melakukannya karena Kayla berada di depan sosok Cain, jika dia melukai Kayla otomatis itu akan membuat Kayla menjauh darinya. Beberapa jam pertarungan tiba-tiba sesosok gadis masuk ke dalam ruangan itu dan ikut bertarung.
"Ckckck... Sayang sekali hanya wajah yang tampan kelakuan mirip rubah,"
__ADS_1
"Aku di berikan Harem dengan seratus laki-laki seperti dirimu saja, aku tidak mau," ucap gadis itu setelah melancarkan serangannya
"Nona Saint, kenapa anda lama sekali? Dan apa benar anda seorang Saint? Ucapan anda sama sekali tidak terlihat moral orang suci," ucap Felix yang sudah kewalahan menahan serangan sihir yang tidak ada habisnya
"Berisik, sudah di bantu banyak komentar dan Cain Grey menyerah saja tidak ada gunanya kamu bertarung karena gelap dengan putih akan selalu seimbang tapi tingkahmu yang buruk membuat putih lebih unggul," ucap Sang Saint dengan perumpamaan yang tidak jelas dari mana
Pertarungan kemudian menjadi dua lawan satu, walaupun Kayla seperti boneka, tetapi dia mendengarkan dan memperhatikan setiap kejadian yang ada di depannya hanya saja dia tidak bisa membantu karena kekangan dari suntikan obat yang diberikan kepada dirinya.
Pertarungan itu berlangsung sengit hingga pada akhirnya Cain menang dalam pertarungan dengan tongkat sihir yang di arahkan ke wajah milik Felix, Felix yang melihat hanya bisa diam dan menatap dengan benci dan dendam kepada sosok laki-laki di depannya itu, sedangkan sang nona Saint terbaring tidak sadarkan diri di lantai.
"Kayla, lihat dengan baik bagaimana aku mengakhiri hidup seorang laki-laki yang sama sekali tidak mencintaimu," ucap Cain dengan seringai kemenangannya
Kayla yang menatap dengan tatapan kosong itu, pertama kalinya melihat sosok laki-laki itu menangis sambil berlutut di depan seseorang yang akan membuatnya mati. Sebelum sihir milik Cain menyerang tiba-tiba seberkas cahaya terang muncul dan membuat tubuh Felix dan juga Cain bersamaan perlahan-lahan hancur.
Sesak nafas, sakit tenggorokan dengan mata yang berair membuat sinar mata Kayla kembali dan berlari ke arah Felix tanpa lama, seolah-olah Kayla tau ucapan itu semua yang di ucapkan oleh Felix adalah perpisahan selamanya.
"Jangan tinggalkan aku,"
__ADS_1
"Felix, maafkan aku jika aku selama ini semena-mena, tapi aku mencintaimu tolong-tolong jangan pergi meninggalkan aku ya?"
"Kita bahkan belum menentukan tanggal pernikahan kita dan kamu belum menebus kesalahanmu dengan benar kepadaku," ucap Kayla yang memeluk erat sosok laki-laki itu di saat tubuhnya hampir menghilang
"Kamu seharusnya yang mati,"
"Kayla kamu ingat bukan kalau kamu adalah milikku, hanya aku," ucap Cain dengan air mata dan tatapan obsesi kepada Kayla hanya dibalas tatapan merendahkan oleh Kayla hingga sosok laki-laki itu menjadi debu
Tiba-tiba cahaya terang itu menghilang dan tubuh Felix tidak menghilang sedangkan Cain yang melihat hanya bisa berteriak-teriak, karena tidak adil dengan kematiannya.
"Eh? Kenapa kamu tidak menghilang?"
"Kayla, kamu tadi mengatakan cinta bukan? Kamu mau menikah denganku?"
"Kalau begitu lady Kayla Lucretia, jadi istriku ya,"
"Kamu tidak romantis aku tidak ingin menikah dengan lamaran konyol itu,"
__ADS_1
The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée End