The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée
Bab 16 Gadis Yang Mirip Dengan Anda


__ADS_3

"Terima kasih telah membeli,"


"Silahkan datang kembali ke sini apabila membutuhkan ramuan," ucap Kayla yang sambil memberikan hormat kepada pelanggannya yang datang membeli beberapa ramuan obat


Telah terhitung tiga minggu semenjak Kayla datang dan tinggal di desa ini awalnya dia merasa akan baik-baik saja, tetapi ketika kedatangan Cain Grey laki-laki yang pernah menyatakan kalau dia tertarik kepada Kayla di pesta, membuat Kayla merasa kalau dia sangat mengganggu hingga saat ini terlepas dari caranya memperlakukan seorang perempuan. Itu semua karena semenjak kedatangan laki-laki itu dia selalu memperhatikan Kayla dengan duduk di dalam toko.


"Nona Kayla, apakah anda tidak lelah setiap hari berdiri di sana dan selalu menyapa para pelanggan? Bagaimana kalau kita menghabiskan waktu berdua?" ucap Cain dengan seringai kepada Kayla yang baru saja bisa bernapas karena tidak ada pelanggan yang mengantri lagi


"Apakah seorang penyihir tidak begitu sibuk hingga harus duduk di sini dan melihat seseorang bekerja?"


"Saya membaca di koran kalau pada penyihir biasanya mendapatkan dana dari kerajaan, jadi apakah anda hanya akan makan gaji buta dengan berada di desa ini selama seminggu ini dan hanya akan memperhatikan saya," ucap Kayla dengan tatapan kesal karena terganggu


"Kasar sekali untuk seorang gadis desa seperti dirimu, tetapi aku suka karena itu adalah sisi imut dari seorang gadis yang pemalu," ucap Cain yang menarik tangan Kayla tanpa izin dan mencium punggung tangan milik Kayla dengan tatapan lembut


"Enyah dari tempat ini tuan Grey, kita sama sekali tidak saling mengenal seperti seorang teman dekat, tetapi anda datang ke tempat ini setiap hari dan malah berbuat tidak sopan kepada saya," ucap Kayla yang langsung menepis tangan milik Cain karena kesal di perlakukan tidak sopan dan mengganggu


Kayla yang merasa sangat lelah dengan tingkah laku Cain yang masih bisa tersenyum ketika Kayla menepis tangannya dengan kasar, dan Kayla yang melihat tokonya sepi langsung berjalan ke arah pintu untuk membalikkan papan di depan pintunya dari tanda buka ke tanda tutup di depan pintu, sebab dia ingin beristirahat selagi masih memiliki waktu untuk beristirahat. Tetapi pada saat Kayla ingin melangkah ke dekat pintu, dia lupa kalau dia meletakkan sebuah balok kayu panjang yang belum sempat dia bereskan hingga akhirnya membuatnya sendiri tersandung dan wajahnya hampir mencium lantai.


Di saat Kayla yang wajahnya Kayla hampir mencium lantai, dengan cepat Cain langsung bergerak cepat menarik tubuh Kayla ke dalam pelukannya dan berakhir Cain berada di bawah tubuh Kayla dengan jarak wajahnya dan wajah Cain sangat dekat. Cain masih memeluk erat Kayla di dalam pelukannya tidak bisa membuat Kayla lepas dengan mudah, walaupun Kayla berusaha sekuat tenaga ingin langsung bangkit dari posisi itu.

__ADS_1


"Aku berterimakasih kepada dirimu karena sudah menolongku hingga wajahku tidak mencium ke arah lantai, tetapi bisakah sekarang kamu melepaskan aku,"


"Ini terlalu dekat dan membuatku sesak," ucap Kayla dengan mengerutkan keningnya dan kesal sambil berusaha melepaskan diri dari Cain


"Tidak bisakah kita berada di posisi ini sebentar saja? Anggap saja sebagai utang budi sebab aku menolong dirimu yang akan mencium permukaan lantai,"


"Atau sebenarnya kamu lebih suka mencium permukaan lantai?" ucap Cain yang membuat Kayla terdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa kepada Cain yang meminta imbalan sederhana


Keheningan antara Cain dan Kayla di dalam ruangan yang hanya ada mereka berdua membuat Kayla merasa sedikit canggung dengan situasi saat ini, sebab dia selama ini tidak memiliki banyak teman yang bisa dia ajak berbicara.


"Nona Kayla, aku ingin bertanya kepada dirimu, kamu boleh menjawab atau tidak menjawabnya karena semuanya hanya pertanyaan tidak wajib,"


"Apakah kamu mengetahui kejadian penculikan anak dan di jadikan budak saat kamu masih kecil? Itu adalah kisah yang mirip seperti dongeng,"


"Awalnya anak itu mengira gadis itu hanya bercanda, tetapi dia ternyata menetapi janjinya dan menyelamatkan anak itu,"


"Tetapi, setelah pesan gadis itu untuk menyuruh anak laki-laki itu untuk bebas, anak laki-laki itu tidak pernah lagi melihat sosok gadis itu,"


"Ini mungkin tidak terdengar sopan, tetapi gadis di dalam cerita ini benar-benar mirip dengan gadis seperti anda," ucap Cain yang mengelus-elus kepala Kayla yang saat ini berada di dalam pelukannya

__ADS_1


Kayla terdiam dan memang ada perasaan sedikit tidak asing dengan kisah yang diceritakan oleh Cain, tetapi Kayla tidak yakin kalau dia benar-benar pernah di culik ataupun membebaskan seseorang dari dunia perbudakan. Cain yang melihat Kayla berpikir begitu keras tentang cerita yang dia kisahkan membuatnya perlahan-lahan melepaskan pelukan itu.


"Nona Kayla, bisakah anda sekarang berdiri atau menyingkir sekarang,"


"Saya rasa saya telah kehabisan nafas karena di timpa terlalu lama oleh anda, walaupun saya tau anda pasti merasa nyaman hingga tidak ingin menjauh dari saya," ucap Cain dengan tatapan wajah yang berada di dalam kondisi yang sekarat


"Hah? Nyaman? Dalam mimpimu," ucap Kayla yang langsung bangkit dari pelukannya Cain dan menginjak kakinya Cain karena kesal dan merasa malu hingga Cain meringis kesakitan karena tiba-tiba saja kakinya di injak oleh seorang Kayla


Kayla langsung berjalan ke arah pintu dan mengubah tanda buka ke tanda tutup, supaya dia bisa beristirahat. Di sisi lain sang Duke mencari Kayla sang tunangan ke seluruh penjuru negeri hingga dia tidak tidur selama beberapa hari, walaupun dia tidur di dalam mimpinya hanya ada Kayla yang berjalan meninggalkan dirinya atau Kayla dengan sebuah pedang tertancap dirinya sendiri bersamaan dengan genangan darah yang telah memenuhi lantai di depannya.


"Felix, berisitirahat sebentar,"


"Kayla, mungkin saja Kabur karena sedang berpikir saat ini apakah pesta pertunangan yang tiba-tiba datang begitu saja ini serius atau hanya sekedar formalitas,"


"Dan juga dia adalah salah satu pedang kerajaan yang tidak ada tandingannya, jadi jangan khawatirkan dia terlalu berlebihan," ucap Albern yang berusaha menenangkan Felix yang memaksakan diri mengerjakan semua pekerjaannya yang bahkan jarang di kerjakan beberapa hari terakhir sebelum Kayla menghilang


Tiba-tiba saja seorang pelayan menyampaikan kalau ada seorang gadis datang berkunjung, gadis itu adalah gadis yang pernah menyukai Felix dan pada akhirnya gadis itu di siksa oleh Kayla, karena Kayla tidak ingin ada gadis lain selain dia yang menjadi tunangan Duke.


"Usir gadis itu, selain tunanganku yang datang aku tidak menerima gadis lain bertamu di mansion ini,"

__ADS_1


"Jika masih ada perempuan lain yang mencoba maka jangan segan aku membunuh mereka semua,"


The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée


__ADS_2