The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée
Bab 13 Satu Hari Sebelum Pesta Pertunangan


__ADS_3

"Aku akan pergi sekarang untuk melihat keadaannya,"


"Kamu tetaplah berada di sana," ucap sang Duke kepada gadis yang telah tidak sadarkan diri


'Sungguh gadis yang naif dan bodoh,' ucap sang Duke di dalam hatinya dan meninggalkan gadis itu sendirian di tengah lorong sendirian


Kembali ke masa sekarang di dalam ruangan besar yang hanya ada dua orang, Felix mengingat kejadian yang pernah dia lakukan kepada Kayla yang tidak mengetahui apapun dengan polosnya, pesta pertunangan yang kali ini ingin dia adakan seolah-olah akan membuat dirinya memakan ucapannya sendiri di masa lalu.


"Aku tau mungkin sulit di jelaskan alasanku tiba-tiba ingin mengadakan pesta pertunangan yang aku tolak beberapa tahun yang lalu,"


"Tetapi, yang jelas aku ingin menjalankan sedikit serius pertunangan yang di setujui oleh sang raja ini,"


"Karena aku mendengarkan banyak rumor tidak mengenakkan akhir-akhir ini tentang hubungan kita," ucap sang duke membuat Kayla merinding dan merasa kematiannya makin lebih cepat mendekati dirinya


"Apa anda yakin tuan duke? Tapi, saya paham kalau anda tidak menginginkan itu maka tidak bisa memaksa anda dan itu adalah keinginan egoisku di masa lalu,"


"Aku sudah tidak apa-apa tidak mengadakannya," ucap Kayla dengan tatapan serius dan percaya diri dengan apa yang di ucapkan oleh dirinya sendiri mengenai pesta pertunangan


Diskusi panjang yang di lakukan oleh Kayla dengan sang Duke sama sekali tidak ada hasil yang baik untuk Kayla dan malah, Kayla hanya di minta untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti acara pesta pertunangan yang akan di dalam beberapa hari yang akan mendatang.


Kayla tidak paham bagaimana jalan pemikiran dari sosok laki-laki yang berada di depannya kini, karena terlihat sang duke benar-benar serius untuk hal yang selalu tidak penting untuk dirinya. Kayla pulang ke rumahnya setelah merasa hasil yang dia inginkan sangat mustahil dia dapatkan.

__ADS_1


Sesampainya di depan mansion terlihat sosok marques dengan sudut bibir yang di paksakan tersenyum dengan baik-baik saja, padahal sudah jelas terlihat laki-laki itu marah kepada sosok gadis yang pergi meninggalkan rumah dengan sebuah kuda dan tiba-tiba kembali dengan berantakan.


"Kayla Lucretia, bisakah kamu jelaskan apa yang kamu lakukan selama pergi berjam-jam?"


"Kakak sangat menantikan cerita dari dirimu saat ini," ucap sang Marques dengan tatapan menyidik ke arah Kayla dari atas ke bawah memandang Kayla


Kayla yang masih berada di posisi menunggangi kuda, tidak turun sama sekali dan menatap sang kakak dari atas kuda dengan senyuman yang di paksakan, karena dia tau habis ini dia turun dia akan di marahi habis-habisan. Tetapi sebelum kakaknya yang memarahinya seorang pelayan pribadi yang mengurus Kayla berjalan ke arah Kayla yang berada di atas kuda dengan tatapan yang sangat menyeramkan.


"Nona Kayla, sepertinya anda sangat bersenang-senang hingga anda bisa-bisanya pulang dengan pakaian yang berantakan dan rambut yang acak-acakan,"


"Dimana nantinya nama keluarga Lucretia akan memasang wajah kalau putri keluarga Lucretia adalah gadis yang suka berbuat rusuh atau nakal," ucap sang pelayan yang menatap tajam ke arah setiap inci pakaian yang kotor dan rambut-rambut yang sangat berantakan


"Baiklah, aku akan turun dari kuda," ucap Kayla yang langsung turun dari kuda dan berdiri dengan kepala tertunduk karena ketakutan dengan yang akan terjadi kepada dirinya selanjutnya setelah ini


Kayla yang turun dari kuda, dengan cepat sang kakak menyeretnya dengan menarik pakaian adiknya yang sangat kotor itu. Kakaknya tau jika Kayla masih berada di atas kuda maka dia akan sangat mudah kabur dari mansion lagi sebelum kakaknya memarahinya panjang lebar, oleh karena itu hanya pelayannya Kayla saja yang bisa mengatur Kayla hingga saat ini.


Pada hari itu juga Kayla langsung tidak di izinkan untuk keluar rumah tanpa surat izin yang telah di cap oleh kakaknya, karena kejadian ini membuat sang kakak sakit kepala melihat tingkah yang begitu nakal. Setelah selesai diceramahi oleh sang kakak, Kayla masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan dirinya menatap ukiran-ukiran langit-langit kamar yang tidak pernah bosan dia lihat sejak kecil.


"Sebenarnya, apa yang membuat dia memutuskan untuk mengadakan pesta pertunangan itu? Dia sendiri yang mengatakan tidak ingin dan di dalam novel juga tertulis dengan jelas kalau Kayla menyatakan dia tidak pernah mendapatkan acara pesta pertunangan,"


"Jangankan pesta pertunangan, hadir di pesta ulangtahun milik Kayla hanya datang mengantarkan hadiah setelah lima menit di dalam pesta,"

__ADS_1


"Laki-laki itu langsung pulang ke mansionnya," gumam Kayla yang kemudian berguling-guling di atas tempat tidurnya karena bingung menemukan jawaban atas sifat duke yang plin-plan seperti perempuan, tetapi tidak lama kemudian Kayla tertidur dengan pulas


Keesokan harinya Kayla di marahi oleh pelayan pribadinya, karena Kayla tidak mandi saat setelah kembali ke mansion dan malah langsung tidur di atas tempat tidur, Kayla hanya bisa diam tidak bisa membantah jika itu semua dia lakukan dengan malas-malasan kemarin ditambah lagi semua pelayannya sangat mengkhawatirkan kesehatan yang di miliki oleh Kayla. Tidak lama dari itu sesosok pelayan menyampaikan pesan kalau ada seorang tamu dari butik.


"Nona, seorang pemilik butik datang ke mansion,"


"Pemilik butik itu mengatakan kalau dia di utus oleh duke untuk mengukur pakaian acara pertunangan anda dan beberapa pakaian musim gugur yang sebentar lagi tiba," ucap sang pelayan yang memberikan hormat kepada Kayla sambil menyampaikan pesan hanya di jawab anggukan oleh Kayla


Kayla kemudian pergi menemui pemilik butik yang telah menunggu di ruang tamu, terlihat sang pemilik butik sangat gemetaran ketakutan melihat wajah Kayla melangkah masuk ke dalam ruangan, itu semua karena rumor mengenai Kayla yang kejam tidak sepenuhnya menghilang begitu saja dari masyarakat kerajaan.


"Nona Lucretia saya adalah pemilik butik terkenal di kerajaan yang biasanya hanya khusus untuk anggota keluarga kerajaan dan duke,"


"Tetapi, karena permintaan duke yang meminta saya untuk membuat pakaian yang sama dengan anda dan membuatkan anda pakaian musim gugur maka itu saya datang ke sini," ucap sang pemilik butik dengan menghormat hanya di jawab dengan anggukan dan tatapan dingin oleh Kayla


Dengan gemetar dan cepat sang pemilik butik memberikan arahan kepada bawahannya untuk mengukur dan menggambar desain untuk pakaian Kayla, setelah itu selesai mereka langsung dengan cepat bergegas keluar dari mansion itu. Hari demi hari berlalu dan tibalah satu hari sebelum pesta pertunangan diadakan, semua gaun yang minta telah sampai. Kayla yang berhari-hari frustasi tidak menemukan alasan duke menginginkan pesta pertunangan ini untuk apa dan mengapa membuatnya semakin takut jika itu adalah hari kematiannya.


"Apakah aku akan mati setelah pesta selesai?"


"Kalau begitu aku harus kabur dari mansion dan aku akan mengirimkan surat kepada kakak secara rahasia nanti,"


The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

__ADS_1


__ADS_2