The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée

The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée
Bab 49 Bab special part 1


__ADS_3

"Aku berpikir kamu akan menyulitkan benang merah seseorang seperti nenekmu yang memisahkan cinta orang lain dengan cara membuat kontrak yang tidak masuk akal,"


"Ternyata kamu malah membuat kontrak taruhan yang konyol," ucap sesosok laki-laki berkacamata yang menaikkan kacamatanya dengan tatapan dingin ke arah sosok perempuan berambut abu-abu itu


"Fufufu..."


"Aku ini bukan orang yang kejam ataupun licik kepada orang yang telah menderita dua kali,"


"Terlebih lagi, aku benar-benar tidak tau hasil dari taruhan ini siapa yang memenangkan jadi itu kontrak yang cukup adil," ucap perempuan berambut abu-abu itu sambil melepaskan sarung tangannya menggenggam gulungan-gulungan kertas-kertas kontrak yang kemudian kertas-kertas kontrak itu terbakar


Di sisi lain beberapa hari setelah kejadian besar itu, di sebuah bangunan yang besar dan di sebuah ruangan yang mewah sesosok laki-laki duduk di sebuah kursi dengan tumpukan dokumen di depannya. Tiba-tiba terdengar suara bantingan pintu yang tidak bersalah sama sekali kepada sosok gadis itu.

__ADS_1


"Felix, aku datang berkunjung," ucap suara seorang gadis yang begitu bersemangat terdengar hingga memenuhi ruangan itu


Sosok laki-laki itu yang awalnya hanya fokus kepada tumpukan kertas di depannya tanpa pikir panjang dan banyak bicara langsung bangkit dari kursinya kemudian menggendong gadis di depannya dengan bridal style, kemudian mencium pipi gadis itu.


"Kayla, kamu seharusnya mengabari aku kalau kamu ingin datang jadi kamu tidak perlu bersusah payah jalan dari pintu depan hingga ke ruangan kerjaku,"


"Kamu baru saja di izinkan dokter untuk berkeliaran, bukan berarti kamu benar-benar sudah baikan," ucap Felix yang sekali lagi mencium pipi gadis yang kini berada di gendongannya


"Apakah aku tidak boleh menemui tunanganku? Aku rindu denganmu dan juga memangnya boleh Duke tiran bersikap seperti tahu yang mudah hancur seperti ini? Tapi tidak apa-apa kamu lucu terlihat seperti anjing yang mengibaskan ekor," ucap Kayla yang melingkarkan tangannya ke leher milik laki-laki yang menggendong dirinya


"Tentu saja aku berani karena tunanganku adalah seorang Duke mau apa kamu," ucap Kayla yang langsung di hujani ciuman dari sosok laki-laki itu membuat Kayla memerah

__ADS_1


"Albern, aku serahkan semuanya kepada dirimu,"


"Aku harus menemani tunanganku sekarang," ucap Felix dengan ekspresi wajah yang berbunga-bunga sambil berjalan ke arah keluar ruangan tanpa menoleh ke asistennya yang bekerja tidak jauh dari mejanya


Tidak lama setelah Felix keluar dari ruangan itu dengan Kayla, suasana ruangan itu menjadi hening dan Albern mematahkan pena bulunya dengan satu tangan.


"Bagaimana bisa dia dengan percaya diri memamerkan keromantisan itu di depan orang yang sama sekali tidak memiliki pasangan? Apakah dia tau kalau dia sedang menabur luka di atas penderitaan orang yang belum menikah?" ucap Albern dengan lantang sambil mengacak-acak tumpukan kertas di depannya karena telah melakukan lembur tiga hari penuh tanpa pulang kerumahnya sama sekali


Pelayan-pelayan mansion Duke yang mendengarkan teriakan dari dalam ruangan kerja Duke itu setiap kali mereka lewat hanya bisa menggelengkan kepala dan berpura-pura tidak pernah terjadi sesuatu dari dalam sana.


"Felix, apakah kamu mendengar teriakan seseorang?"

__ADS_1


"Tidak, mungkin itu suara kucing yang ada di dekat mansion,"


The Tyrant Duke'S Naughty Fiancée


__ADS_2