
" Maaf, aku melakukan ini agar cepat sampai di tujuan kita. Aku ingin tahu bagaimana cara membuka pintu terakhir menuju ruang batu sihir di simpan. Lagi pula kita tidak menikah, dan pertunangan ini hanya kontrak sementara. " Eileria menjelaskan dengan tenang.
Hans mengerutkan kening, lalu dia berkata.
" Jika yang mulia raja Fallen tahu kau bertunangan dengan pria lain di kerajaan Eldorado. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi..... " Ucap Hans, tanpa sadar Hans mengatakan sesuatu yang tidak di ketahui oleh Eileria.
...----------------...
Seketika ekspresi wajah Eileria mengerut dan bertanya-tanya bingung.
" Memang ada apa dengan beliau? " Tanya Eileria tidak sabar.
" Itu....Haaa..." Hans menghela nafas setelah mengatakan satu kata.
" Si Fallen itu? Memang dia kenapa? " Tanya Alvin ikut penasaran.
" Alvin! Walau kalian teman masa kecil, kau harus menghormati nya, sekarang dia seorang raja. " Tegur Hans dengan suara tegasnya.
" Dia akan apa jika aku bertunangan? " tanya Eileria.
" Ternyata kau sama saja dengan Alvin. " Ucap Hans.
Eileria tidak peduli lagi pula orang itu tidak ada.
" Kau tahu dia dulu sangat menyukaimu, setelah kepergian mu dan Alvin, dia murka, sama halnya dengan kami, dan keluargamu Leria. Dia bertanya pada raja sebelumnya kenapa dia tidak mengutus dirinya dan malah mengutus Alvin untuk pergi bersama mu. Kau tahu apa yang di jawab oleh raja terdahulu? " Tanya Hans seolah bermain tebak-tebakan.
__ADS_1
" Karena dia putra mahkota satu-satunya. " Jawab Eileria.
" Ya, itu alasan nya, dan Raja terdahulu bilang dia tidak berguna, sudah cukup untuknya menduduki singgahsananya, dan di mahkotai. " Ucap Hans.
" Raja terdahulu, aku tidak suka dia. Jika boleh jujur Fallen sebenarnya tidak bisa di sebut tidak berguna. Hanya saja dia tidak mau menonjol di depan raja terdahulu. " Ucap Leria.
" Sepertinya kau benar, lewat beberapa tahun setelah kalian pergi dia melakukan kudeta, dan memenggal leher ayahnya sendiri. Anak yang dianggap tidak berguna itu malah menjadi malaikat pencabut nyawa untuknya. " Ucap Hans dengan ekspresi serius.
" Aku sudah mendengar kabar itu, aku juga tidak menyangka. " Ucap Alvin.
" Aku sudah menduga itu, saat bersama denganku dia bertanya, bagaimana caranya kudeta? dan apa keuntungannya. " Ucap Eileria.
" Kau dan dia sangat dekat dulu, dia juga mengatakan akan datang ke sini jika kau tidak kunjung kembali. " Ucap Hans.
" Itu namanya bunuh diri, dan menyerahkan tahta begitu saja. " Ucap Eileria dengan wajah mengerut.
" Aku datang dengan penyamaran sihir, kau tahu Raja Fallen tidak tahan dengan sihir. Di pandai menggunakan pedang, tidak dengan sihir. " Ucap Hans.
Istana kerajaan.
Callisto mencari keberadaan Eileria, akan tetapi Eileria tidak kunjung di temukan.
" Kenapa dia tidak ada di istana?! " Teriak Callisto yang begitu memekik area di sekitarnya.
" Tidak mungkin dia keluar dari istana malam-malam begini. " Ucap Kaleid, dia di utus mencari Eileria dengan sihirnya.
__ADS_1
" Apa kau yakin tidak ada di istana? " Tanya Callisto.
" Saya yakin yang mulia, bola sihir saya sudah menunjukkan area istana tidak ada perempuan itu. " Jawab Kaleid.
" Kemana sebenarnya wanita itu?! " Callisto bertanya emosi.
| Kenapa aku sangat kesal mengetahui dia tidak ada di istana? Kenapa? | Callisto bertanya-tanya kenapa dia begitu kesal sehingga membuatnya melampiaskan amarahnya kemana-mana.
" Yang mulia, jangan-jangan dia salah satu penyusup di istana. " Kaleid dengan wajah serius dingin, berbicara.
Mendengar hal itu, Callisto membuka matanya lebar dari biasanya, dan berbicara.
" Tidak mungkin, kenapa dia penyusup?...." Tanya Callisto.
| Benar juga, sejak awal dia aneh, pura-pura polos, lalu pura-pura lemah, kemudian tiba-tiba dia menjadi kuat. Itu bisa saja benar....Tapi...| Callisto pikirkan nya mulai kacau.
Dia mencurigai Eileria, tapi dia tidak mau mengakui ada kemungkinan Eileria adalah penyusup, dia menyangkal pikirannya.
Yang ingin dia akui Eileria bukan penyusup, tapi banyak hal aneh dari Eileria.
" Sialan! Sialan! " Callisto menggebrak meja, dan meludah marah.
" Tenang Yang mulia, anda sudah bertunangan dengan wanita itu. Jika dia benar penyusup anda tinggal menghukumnya. " Ucap Kaleid.
" Keluar dari ruanganku! " Teriak Callisto.
__ADS_1
" Saya permisi. " Ucap Kaleid, kemudian dia keluar.