
"Dia hanya wanita mu! Bukan istrimu! Jadi aku berhak untuk—"
Bug
Sebuah pukulan yang sangat keras mendarat tepat di wajah Mike, hingga membuat pria itu terhuyung kebelakang.
"Jingga akan menjadi istriku karena aku akan menikahinya!" ucap Dave dengan napas yang memburu.
"Kau bilang ingin menikahinya? Lalu bagaimana dengan Jeny?" Mike melayangkan bogem mentahnya kearah Dave.
"Aku tidak peduli!" Dave kembali memukul Mike hingga sahabatnya itu jatuh terjerembab keatas lantai.
Dan terjadilah pukul memukul di antara keduanya, Jo yang masih berdiri di tempatnya hanya menatap ngilu saat melihat kedua sahabat itu saling memukul.
"Kau brengsek Dave!" umpat Mike yang terbaring di atas lantai dengan wajah yang babak belur.
"Itulah aku." Sahut Dave yang juga terbaring di atas lantai, tepat di samping Mike dengan napas yang tersengal-sengal.
__ADS_1
Mike tertawa mengejek sambil menatap langit-langit ruangannya.
"Kau tahu? Jingga begitu membencimu!" ucap Mike
"Aku tahu." Sahut Dave singkat, yang juga menatap langit-langit ruang kerja milk Mike.
"Dia sangat terluka saat mendengar berita pernikahan kau dan Jeny." Sambung Mike.
"Aku tahu." Lagi-lagi Dave menjawab dengan singkat.
Mike menghela napasnya dengan berat. "Tapi kau tidak tahu? Kalau Jingga adalah wanita yang sangat bodoh! Dia membencimu tapi dia juga masih sangat mencintaimu, hampir setiap malam Jingga berdiri menatap kearah apartemen yang kau tempati, hanya untuk melepaskan rasa rindunya." Mike tersenyum getir saat mengingat wajah Jingga yang terlihat sedih namun senyum tipis selalu terukir di wajah cantiknya.
Mike yang terkejut sontak menatap kearah Dave, ia bingung bagaimana bisa Dave melihat semua itu.
"Bahkan aku juga tahu setiap malam kau berusaha merayu wanita ku, dan menghasutnya dengan kata-kata yang keluar dari mulut sialan mu itu!" Dave membalas tatapan Mike dengan seringai tipis dibibirnya.
"Hei, bagaimana kau bisa tahu?" tanya Mike dengan wajah yang terkejut.
__ADS_1
"Kau lupa? Aku ini Dave—"
"Anderson...." cibir Mike.
Jo yang melihat keduanya sudah berhenti saling memukul, dan saat ini justru saling berbincang segera membantu Tuan Dave untuk berdiri.
"Jo kau tidak membantuku?" protes Mike mengulurkan tangannya pada Jo.
Saat Jo hendak membantu Mike, Dave lebih dulu menarik tangan sahabatnya.
"Ingat apa yang aku katakan tadi!" Dave merapihkan pakaiannya dan segera membalikkan badannya. "Terima kasih karena selama ini sudah membantu Jingga ku." Ucap Dave dengan tulus, ia segera pergi dari ruang kerja Mike.
Mike sendiri menatap punggung sahabatnya dengan wajah yang bingung, sambil mengusap sudut bibirnya yang terluka.
"Bagaimana dia bisa tahu kalau aku sering merayu Jingga?" Mike berjalan menuju kursi kerjanya dengan wajah yang bingung. "Dave tahu keberadaan Jingga itu hal yang biasa, Dave mengetahui kehamilan Jingga itu juga biasa saja, tapi Dave tahu kalau aku sering merayu dan menghasut Jingga itu baru luar biasa!" Seru Mike sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Di saat Mike yang kebingungan karena sahabatnya bisa mengetahui apa yang dilakukannya pada Jingga. Di tempat lainnya yang lebih tepatnya di dalam sebuah lift, Dave tampak mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Ia memikirkan dampak yang akan terjadi kedepannya, setelah mengatakan pada Mike kalau ia tahu keberadaan Jingga. Dan salah satu dampaknya adalah Mike akan menyembunyikan Jingga lagi.
__ADS_1
"Jo kau jaga Jingga lebih ketat lagi! Aku tidak ingin sampai Jingga pergi lagi dari ku." Perintah Dave dengan sangat tegas.
"Baik tuan, Anda tidak perlu khawatir." Ucap Jo.