Tuan Muda Yang Posesif

Tuan Muda Yang Posesif
Part 68


__ADS_3

"Oke ..oke .." Mike menatap Pak Tri dengan wajah yang kesal, ingin rasanya ia mengumpat pada kepala mansion itu karena terlalu patuh pada majikannya. "Kenapa kau bersedih? Apa Dave menyakitimu?" tanya Mike karena melihat mata Jingga yang sembab.


Jingga terdiam sembari menggelengkan kepalanya.


"Jadi kenapa kau bersedih?"


Jingga menatap Mike lalu menceritakan kejadian tadi pagi tentang tuan Arthur dan semua kecemasan dirinya akan status ia dengan Dave.


Mike sendiri begitu terkejut saat mengetahui bahwa Jingga kemungkinan besar adalah anak kandung tuan Arthur sekaligus kakak dari Jeny.


"Ji, kau tidak sedang bercandakan? Kau dan Jeny—" Mike tidak bisa melanjutkan perkataannya.


"Itu semua belum pasti, kita sedang menunggu hasil tes DNA yang akan keluar dua Minggu lagi." Jawab Jingga dengan raut wajah yang sedih.

__ADS_1


"Tapi dari cerita yang kau katakan, kemungkinan kau anak kandung Tuan Arthur adalah sembilan puluh persen, dan sepuluh persennya ada di hasil tes DNA." Ujar Mike masih dengan wajah yang terkejut. "Dan jika memang hasil tes nanti mengatakan kau adalah anak kandung Tuan Arthur, itu artinya kau dan Dave adalah kakak dan adik ipar?" Mike menatap tak percaya pada ikatan yang terjalin saat ini antara Dave dan Jingga.


Jingga hanya diam dengan kepala yang tertunduk lesu, sedangkan Mike merasa tidak enak karena sudah keceplosan berbicara seperti itu pada Jingga.


"Maaf aku tidak bermaksud—"


"Tidak apa-apa Mike, kau tidak perlu mengatakan maaf karena memang hubungan aku dan Dave saat ini adalah kakak dan adik ipar." Sahut Jingga dengan suara yang lirih.


Mike menatap wajah Jingga yang terlihat sangat bersedih, ingin rasanya ia memeluk Jingga untuk memberikan kekuatan padanya. Namun niat itu Mike urungkan karena melihat Pak Tri yang tengah mengawasi mereka.


Jingga menganggukkan kepalanya.


"Apa pun yang terjadi nanti, jangan pernah menyerah pada cintamu!" ucap Mike dengan sangat tegas.

__ADS_1


Jingga menatap Mike dengan wajah yang bingung, sedangkan Mike berusaha untuk menguatkan hatinya dan muai menceritakan semua yang ia ketahui tentang Dave dari Jo kepada Jingga.


Bagaimana seorang Dave meninggalkan Jeny setelah mereka sah menjadi suami istri, yang berarti Dave dan Jeny tidak pernah sekalipun tinggal bersama. Dan menceritakan bagaimana Dave begitu mencintai Jingga sampai rela untuk tinggal di tempat kontrakan yang sangat sempit dan jelek hanya untuk menjaga dan berada di sisi Jingga. Bahkan Dave yang sudah tahu keberadaan Jingga sejak satu Minggu menghilang, bisa menekan rasa rindu dan ego nya hanya untuk menjada Jingga yang sedang mengandung.


Deg


"Jadi selama ini Dave tinggal di samping rumah kontrakan ku? Pantas saja Dave mengetahui pembicaraan antara dirinya dengan Mike." Gumam Jingga dalam hati dengan wajah yang terkejut, ia tidak menyangka Dave begitu mencintainya sampai rela tinggal di tempat sempit hanya untuk menjaganya.


"Jadi pertahankan Dave walau apa pun yang terjadi! Dave pria yang sangat mencintaimu dan kalian berhak bahagia." Mike menatap Jingga dengan senyum di wajahnya.


Jingga menganggukkan kepalanya dengan rasa haru di hatinya, ia begitu beruntung memiliki teman baik seperti Mike yang selalu memberikan support padanya. Dan Jingga juga begitu bahagia memiliki Dave yang begitu mencintainya dan rela melakukan apa pun hanya untuk bisa bersama dengannya.


"Satu lagi yang harus kau ingat! Berhati-hatilah dengan Jeny! Karena wanita itu bisa melakukan apa pun hanya untuk mendapatkan Dave, jadi gunakanlah selalu otakmu bukan hatimu untuk menghadapi Jeny!"

__ADS_1


Mike memberikan peringatan pada Jingga, karena ia sangat mengetahui sifat Jeny. Wanita itu selalu menggunakan kelemahan lawannya untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, dan Mike tidak ingin kelemahan Jingga di manfaatkan oleh Jeny untuk memisahkan Dave dan Jingga.


__ADS_2