
Tujuh tahun pernikahan.
...πππ...
Empat puluh hari kemudian ...
Seorang wanita cantik turun dari bus sambil menggendong ranselnya, bibirnya tersenyum sambil menghela nafsnya dengan lega.
Nadira, ia telah menginjakkan kaki di kota Jakarta setelah dia bertapa selama empat puluh hari setelah bercerai dengan Edgar. Nadira berjalan dan melambaikan tangannya untuk menghentikan taksi, lalu masuk kedalam mobil.
''Pak, hotel xxx di jalan tamrin ya Pak.''
''Baik, Non.''
Mobil pun melaju dengan perlahan ... Nadira melihat ke arah jendela dan membukanya, ia menghirup udara segar kota Jakarta yang mana udaranya sudah di penuhi polusi.
Uhuk. Uhuk.
Nadira batuk dan langsung menutup pintu.
''Ihh panas sekali, tidak sesuai expetasi.''
Sang supir di depan sana menahan senyumnya, ia tidak menyangka jika masih ada seorang wanita yang polos dan apa adanya.
(Hallo, iyaa ... aku sudah sampai.)
(Iyaa aku tau kok, sekarang aku ke sana.)
(Hm ... baiklah, bye.)
Nadira mematikan sambungan telpon dari sahabatnya, di mana Mella menyuruh dirinya untuk menemuinya terlebih dahulu di hotel tempat dia menginap.
Setelah beberapa waktu di perjalanan, Taksi yang membawa Nadira pun sudah sampai di hotel mewah berbintang lima.
"Gila, banyak duitnya juga si Mella!'' Ucap Nadira penuh kagum, padahal ia juga banyak uang ... namun Nadira tidak pernah menghambur hamburkan uangnya. Apa lagi sebelum Nadira ke sini, ia sempat menjual rumah yang di tempati Edgar dengan harga fantastis.
Lantas di mana Edgar?
Entahlah ... semenjak bercerai dengan Nadira, Edgar dan Sandi pergi entah kemana, yang membuat Nadira tidak perduli dengan keberadaan psesies satu itu.
__ADS_1
Nadira melangkah ke arah resepsionis, dan meminta kunci yang di titipkan sebelum Mella pergi.
''Ini Nona, kuncinya.''
Nadira tersenyum, ''Terima kasih.''
Setelah mengatakan itu, Nadira berjalan ke arah lift dan masuk menuju kamar yang sudah di pesan sahabatnya. Namun ketika ia akan membuka kunci kamarnya, kartu yang dia pegang tidak bisa mengakses masuk hingga membuat Nadira kebingungan.
''Ini gimana sih caranya, kampung banget aku!''
Housekeeping yang bertugas membersihkan kamar melihat Nadira yang kesusahan lantas menghampirinya.
''Ada yang bisa saya bantu?''
Nadira menoleh, ''Ini tidak bisa di akses.''
''Bisa di lihat kartunya, Mbak.''
''Ahh, ini.'' Nadira memberikan kartu yang dia pegang, lalu housekeeping itu melihat jika kartu rusak.
''Maaf atas kelalaian kami, kami akan menukar kuncinya. Oh, sebelum itu silahkan Mbak masuk terlebih dahulu.'' Housekeeping itu membuka kamar Nadira menggunakan kuncinya, dan dia akan segera menukarkan kunci yang rusak.
''Sebelumnya terima kasih sudah membantu saya, maaf saya baru pertama kali menginap di hotel.'' bisik Nadira yang mana membuat Housekeeping itu terkekeh.
Nadira mengangguk dan masuk kedalam, ia kagum dengan kamar hotelnya yang mewah bernuansa putih. Nadira menaruh tas ranselnya dan menjatuhkan diri ke atas ranjang yang empuk.
''Ahhh ... enaknya jadi janda.'' Teriak Nadira, sambil berguling guling.
β’
β’
β’
Di sisi lainβ’
Duduk seorang pria berkarisma di salah satu ruangan bersama teman-temannya, dan beberapa wanita yang menemani mereka.
Seorang wanita cantik dengan pakaian seksi menghampiri pria itu dengan mimik muka genitnya.
__ADS_1
''Rama ... apa aku tidak cukup menarik di matamu?'' Ucap wanita itu, berbisik dengan nada sensual.
Rama menatap wanita itu dengan dingin.
''Minggir! Apa yang kau lakukan.'' Rama menghempaskan tangan wanita cantik itu dengan kasar.
''Jangan menggangguku.''
''Rama aku akan memuaskan mu, percayalah padaku.''
''PERGI!''
Wanita itu pergi dengan hati kecewa, ia berpikir bisa memikat duda tampan dan kaya raya ... namun nyata nya benar apa yang di katakan semua orang, jika Rama Digantara tidak lagi menyukai seorang wanita.
''Slow, Bro.''
Rama menoleh pada temannya dan langsung berdiri untuk pergi.
''Lu mau kemana?''
''Pusing! Balik ke kamar gw.'' Ucapnya dengan ketus, lalu berjalan gontai keluar dari kamar hotel temannya menuju kamar hotelnya.
Dia adalah Rama namanya ... dia seorang pengusaha sukses di Jakarta, yang terkenal tampan dan berkarisma, serta memiliki tubuh yang atletis sebagai seorang pria keturunan Amerika latin.
Rama seorang duda yang di cearikan istrinya lima tahun lalu, dan sekarang dia belum menikah karna masih ada rasa sakit pada Mantan istrinya yang tega menghianati dirinya.
β’
...πππ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
Nadira.
Rama Digantara
__ADS_1
Edgar.