Tujuh Tahun Pernikahan

Tujuh Tahun Pernikahan
Bab 55 : Susan sudah di ujung tanduk.


__ADS_3

Tujuh tahun pernikahan.


...πŸ€πŸ€πŸ€...


Di ruang tamu...


Nando yang berada bersama Rama dan melaporkan segala yang dia ketahui, membuat Rama mengepalkan kedua tanganya dengan geram ... benar dugaannya jika Susan ingin mencelakai Nadira, untung saja dia yang ada di posisi Nadira hingga ia tidak perlu melihat orang yang dia cintai terluka.


''Apa kau sudah melapor ke polisi?''


''Sudah, Bos. Jack juga sudah di tangani oleh kepolisian.''


''Bagus. Kini saatnya menjebloskan Susan kedalam penjara agar dia tidak lagi mengganggu hidupku dan Nadria.''


Tidak lama kemudian di saat Rama tengah mengobrol dengan Nando ... terdengar suara Oma Lily yang baru saja masuk bersama Susan.


Susan langsung menghambur ke pelukan Rama. Sedangkan Nadira yang baru saja datang memutar matanya dengan malas.


"Hai sayang, kenapa ga bilang kalau mau pulang ke rumah kita?" tanya Susan dengan manja. Rama lansung mendorong tubuh Susan dengan kesal.


"Menjauh dariku, dasar perempuan tidak tau malu! Apa kau tau akibat dari apa yang telah kau lakukan!'' Bentak Rama.


''Rama ... kau kenapa? Kenapa kau berubah. Ini pasti gara gara perempuan itu kan! Dia pasti sudah menghasut mu.'' Tunjuk Nadira.


''Loh, aku? aku tidak tau ... aku baru saja datang.''


''Bohong!''


''SUSAN! Kedok mu sudah terbuka dan kau masih menyalahkan orang lain. Pergi dari sini!''


''Rama, aku mohon jangan seperti ini ...'' Susan ingin memegang tangan Rama, namun segera Rama menepisnya.

__ADS_1


''Aku tidak peduli kau mau merengek atau meminta, atau apapun yang akan kau lakukan! Aku hanya ingin kau pergi dari sini secepatnya! Kita sudah bercerai dan aku tidak sudi kembali kepadamu. Nadira akan segera menjadi istriku,” kata Rama.


Susan menautkan kedua alis matanya dan menatap Rama tak percaya.


"Ka-kau mengusirku?" tanya Susan.


"Iya, aku mengusirmu."


"Tapi, aku ini istrimu, kau yang meminta aku untuk datang ke sini karena kau sakit. Itu artinya dalam hati kau masih mencintaiku. Itu sebabnya meski amnesia kau justru mengingat diriku!" tangis Susan.


''Apa kau pikir aku bodoh! Aku tidaklah amnesia. Aku hanya berpura-pura selama ini untuk mengetahui dalang di balik kecelakaan yang aku alami.''


Susan terlihat shock, begitu pun Nadira, Oma Lili dan semua orang yang ada di rumah. Sedangkan Ruby tengah asik menonton sambil memakai hadset di kedua telinganya.


''Kau membohongi ku?''


"Cih, tidak usah kau bersandiwara apalagi dengan air mata buayamu itu!"


"Apa kau lupa, jika bukan aku yang menemani terapimu, siapa yang mengantarkan dirimu? Selama hampir sebulan ini, aku yang mendampingi dirimu. Apa kau lupa?"


"Tidak ada dirimu pun, ada keluargaku yang pasti akan dengan senang hati mengantarkan diriku. Aku hanya memanfaatkan dirimu saja, sama seperti dirimu yang akan memanfaatkan ku.''


''Rama!'


''Kenapa ... sakit hati? aku jauh lebih sakit hati dengan pengkhianatan dirimu. Yang tidak akan aku lupakan sampai kapan pun.''


Susan langsung berlutut.


"Rama, aku benar-benar minta maaf. Apa yang terjadi malam itu diluar keinginan dan kesadaranku. Aku terpaksa!" jerit Susan putus asa.


Rama memicingkan mata dan mencengkram kedua bahu Susan.

__ADS_1


"Terpaksa? Tapi yang aku dengar dari suaramu dan yang aku lihat, kau menikmati semuanya. Bahkan, kau terlihat agresif sekali. Mana mungkin kau bisa mengatakan bahwa kau terpaksa?! Hanya orang bodoh yang mau percaya ucapanmu itu."


''Rama ak--''


''Sudah cukup! Aku muak berada di dekat mu. Kau dan aku sudah tidak memiliki hubungan! Asal kau tau, Nadira adalah masa depanku.''


TOK!


...TOK!...


TOK!


Tiba-tiba saja atensi mereka semua teralihkan. Tampak IPTU Johan datang bersama beberapa orang polisi.


β€œSelamat siang, apakah di sini ada yang bernama Ibu Susan?”


β€œAda, Pak. Apa ada yang bisa kami bantu?” tanya Oma LiLy.


β€œMaaf, Bu. Setelah kami menangkap saudara Jack, kami menemukan percakapan dengan ibu Susan. Dan berdasarkan video yang diberikan oleh saudara Nando juga pengakuan darj Jack. Ibu Susan adalah orang yang sudah memberikan perintah untuk mencelakakan bu Nadira. Hanya saja pelaku salah perhitungan. Sehingga yang celaka adalah bapak Rama,” kata IPTU Johan.


Susan langsung tampak pucat pasi, ia berjalan mundur dan tanpa berpikir lagi ia menarik Ruby yang sedang berdiri di dekatnya dan menyambar pisau yang ada di atas meja.


''Jangan mendekat.''


''SUSAN!''


β€’


...πŸ€πŸ€πŸ€...


...LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


__ADS_2