Unknown Baby

Unknown Baby
Season 2 Mulai


__ADS_3

Lampu kota Jakarta perlahan menyala. Tanpa awan, langit gelap ditinggalkan mentari. Hembusan angin yang kencang menyapu jalanan tol, mobil di daerah Cengkareng itu menuju Jakarta Pusat. BMW hitam dengan dua mobil pengawal di depan dan belakang yang baru saja meninggalkan bandara Soekarno-Hatta.


Wanita muda di jok belakang membuka kacamata hitamnya, ia mengambil ponsel di tas. Beberapa kali jari lentik dengan kuku cantik menggakkan layar, bibir merahnya tersenyum puas ketika membaca pesan dari seseorang. Kemudian dia menunjukkan isi pesan itu kepada pria di sebelahnya yang sedang membaca berita online di iPad. Bibirnya merahnya masih tersenyum bahagia, tak nampak berat sekalipun memakai kalung berlian seharga milyaran di leher. Lipatan mata hasil operasi pun terlihat sempurna.


"Aku sudah membunuh selingkuhanmu," ucapnya sembari tersenyum gembira. Tanpa rasa bersalah sama sekali.


"Bukan selingkuhan tapi istri siri."


Pria itu mengembalikan ponsel istrinya setelah melihat pesan dan foto mayat wanita. Tak menunjukkan ekspresi apapun, cuek. Lebih tepatnya berusaha menutupi isi pikiran dan suasana hati.


Wanita itu mengangkat alis, tak peduli. Siapapun gadis itu tak boleh ada yang mengganggu suami tercintanya, Ren.


"Elja, di mana kamu membunuh Archie?" tanya Ren. Mulai tertarik untuk membuka pembicaraan. Masih menatap layar iPad tanpa menoleh.


"Di Lampung. Bukan aku sih yang bunuh, aku cuma nyuruh nyiksa cewek itu sampai kita pulang dari London. Aku ingin membunuhnya dengan tanganku sendiri, tapi dia malah dibunuh orang lain duluan." Elja mengangkat bahu. Pertanda tak mengetahui siapa pembunuh tersebut.


"Untuk pernikahan politik ini, kamu bersikap sangat berlebihan."


Ren kesal, mereka hanya menikah tanpa cinta. Tapi Elja selalu bertindak seperti istri sungguhan, sudah banyak wanita mati hanya karena sikap cemburu buta dari wanita itu.

__ADS_1


"Walaupun pernikahan kita cuma politik tapi aku benar-benar mencintaimu, Ren." Elja menunjukkan keseriusaannya, matanya memandang Ren dengan penuh cinta.


"Tapi aku tidak." Ketusnya. Singkat, padat dan jelas.


"Aku akan buat kamu mencintaiku."


Ren masih tak peduli, wanita yang dia nikahi 4 tahun lalu itu sangat keras kepala. Padahal dia tidak masalah jika Elja memiliki pria lain. Ia kembali membaca ipadnya, tak menanggapi Elja lagi. Ada desiran aneh di hati pria berusia 29 tahun itu. Seingatnya Archie tengah mengandung, tapi nampaknya Elja tak mengetahuinya.


"Kamu milikku, Ren." Elja menyandarkan bahunya tetapi ditahan telapak tangan Ren.


"Aku milikku, bukan milik siapapun."


Mendengar itu Elja mendengus kesal, dia kembali pada posisi duduknya. Dari sekalian banyak selingkuhan Ren, baru kali ini statusnya adalah istri siri. Elja tak menyukainya, wanita yang paling pantas memiliki hati Ren adalah dia. Elja akan menyingkirkan siapapun yang berusaha menghalangi keinginannya.


Setelah majikannya masuk kantor, supir itu menjauh dari kerumunan orang dan diam-diam menelpon. Sesekali dia berbalik dan melihat keadaan sekitar. Memastikan tidak ada orang yang mengawasinya.


Tepat di samping gedung pencakar langit, supir dengan pakaian seragam hitam menunggu jawaban dari seberang.


"Hallo," sahutan telpon.

__ADS_1


"Aslan, aku mengirim rekaman percakapan lewat email. Cepat cek dan hapus." Supir itu langsung mematikan telponnya. Buru-buru, takut tahauan.


Dia berjalan kembali ke depan gedung, dan bersikap sewajarnya seperti pegawai WterSun yang lain. Menemui pengawal yang bersiaga di sekitar gedung, sekedar bertegur sapa supaya tidak ada yang mencurigainya sebagai mata-mata.


Sementara itu pemuda bernama Aslan mengecek emailnya lewat ponsel, dia mendengarkan semua percakapan yang terjadi antara Ren dan Elja. Tubuhnya yang dibalut perban bergetar. Air matanya perlahan menetes.


"Kak Archie ...." Ada nada pilu di sana, ia tak bisa menyembunyikan kesedihan.


Kakak yang sangat dicintainya itu telah tewas, dia tak menyangka bahwa pernikahan siri dengan Presiden Direktur WterSun akan mendatangkan kematian. Padahal Aslan sudah mengorbankan dirinya supaya istri dan kakaknya bisa kabur dan menyelamatkan diri.


"Apakah Mila masih hidup?"


Istrinya, Mila Apriyani. Gadis asal Lampung yang dia nikahi itu berjanji akan membawa kakaknya ke kampung halaman di Lampung untuk bersembunyi dari kejaran pembunuhan bayaran. Apakah Mila juga tidak selamat?


Kesedihan tampak tumpah di sana, Mila Apriyani. Gadis cantik asal Lampung yang memiliki hobi membaca komik, dia bertemu dengannya ketika di kampus. Sebagai dosen, Aslan nekat menikahi mahasiswinya sendiri. Hobi mereka sama, yakni menjadi penggemar komik Yusha Sang Pangeran karangan Myesha.


.


.

__ADS_1


bersambung.


Hay hay Ka Umay datang lagi. Makasih udah nunggu season 2. Lop lop buat kalian.


__ADS_2