
Cerita masa lalu saat Yuno kecil tidak pernah diungkit oleh Myesha, setelah tahu Dhamar oleng, ia menjadi move on sepenuhnya. Meskipun Myesh marah karena Faiq berciuman dengan Dhamar hingga beberapa hari tidak mau disentuh, tapi semuanya baik-baik saja setelah mengusir Dhamar dengan tendangan Myesha.
Saat itu Yuno masih bayi, walaupun dia melihat kejadian anarkis tersebut tapi tidak ingat. Setahunya Bunda dan Ayah adalah pasangan yang harmonis. Hanya sesekali pertengkaran kecil.
Dia tidak menduga bahwa bundanya sangat kuat hingga mampu membuat dua telur dan sosis Dhamar pecah. Masa depan pria oleng itu pun hancur.
Jika tahu mungkin Yuno tidak akan pernah berani membantah perintah bundanya sama seperti ayah.
"Bun, toko bunga di Candra ada nggak sih?" tanya Yuno mengagetkan Myesha.
Pria jangkung itu sudah rapi, Myesha tidak bertanya mau ke mana anak sulungnya pergi. Semua orang bisa menebak. Wajah-wajah orang bucin. Dinasehati seperti apapun bakal kebal.
"Ada, kalau masih buka. Coba cari aja."
"Kalau gitu aku pamit dulu," kata Yuno sembari salim.
Dia tidak peduli dengan Myesha yang sibuk menggambar komik, ia bersenandung ria sembari keluar rumah. Sekali lagi mengusap rambutnya yang sudah bersih bersinar seperti tanpa kaca.
Memakai mobil barunya Yuno pergi ke Metro pusat, menelusuri banyak tempat untuk membeli bunga. Hanya saja keadaan kota tempat kelahirannya itu banyak berubah.
13 tahun berlalu, perkembangan kota tempatnya tumbuh besar itu bisa membuatnya tersesat. Banyak gedung berubah dan jalan yang semakin bercabang. Akhirnya Yuno menelepon kantor cabang WterSun Group di Bandar Lampung, meminta manager membelikan bunga.
Yuno benci menunggu, dalam waktu satu jam sang manajer malang itu sudah harus sampai ke Metro.
Di taman Metro, dekat air mancur Yuno membeli teh poci. Bagaikan jomlo karatan ia melihat orang-orang bergandengan tangan, berpikir akan seperti itu juga dengan Yuriel. Ia berjanji akan membuat istrinya nanti menjadi wanita paling beruntung.
"Bentar lagi aku nggak jomlo lagi."
Selama ini Yuno menahan godaan pacara demi Yuriel, karena dulu ketika TK mereka sudah berjanji akan menikah.
Tak lama kemudian manager kantor cabang mengantar bunga, napasnya terengah-engah, jarak antara Bandar Lampung dan Mentro sekitar satu jam. Bisa dipastikan manager itu ngebut seperti orang kesurupan.
"Apa nggak ada bunga yang lain?"
"Ini contohnya, Pak. Saya membawa banyak bunga di mobil. Bisa Bapak pilih sendiri. Mari saya antar melihat," kata manager itu hafal bahwa atasan selalu banyak maunya.
Yuno mengambil teh pocinya yang tinggal sedikit, diberikan pada manager itu. "Buangin."
"Baik, Pak."
__ADS_1
Manager itu adalah bukti bahwa bawahan hanyalah babu, harus terima apapun yang diperintah oleh atasan kalau besok masih mau kerja.
Yuno memilih bunga yang paling bagus dan mewah, dicium aromanya hingga tersedak lebah. Beruntung lebah tersebut hanya mengumpat dan tidak menyengat.
Akhirnya Yuno membawa bunga itu dengan hati gembira, bersiap ke rumah Yuriel untuk melamar. Menjadikan sahabat kecilnya sebagai belahan jiwa.
"Udah cakep belum?" tanyanya setelah menyisir rambut dengan jari.
"Cakep banget, Pak." Manager itu menjawab sembari berkeringat dingin.
Tanpa berkata lagi Yuno berbalik dan meninggalkan si manager, ia menuju mobilnya yang di parkir di depan Candra. Sesekali melihat buket bunga yang indah tersebut.
Jantungnya berdebar kencang saat perjalanan ke rumah Yuriel, Yuno memarkirkan mobil di halaman rumahnya sendiri. Lalu bergegas turun setelah yakin anggota keluarganya tidak ada yang keluar.
Cukup berjalan kaki beberapa langkah, Yuno sudah sampai di depan rumah Yuriel.
Sekali lagi pria itu merapikan baju dan rambut lalu mengetuk pintu. Tak lama kemudian seorang wanita keluar dengan wajah terkejut.
"Wah, Yuno! Udah lama nggak ketemu." Pekik Yuriel ketika mengetahui kedatangan Yuno setelah 13 tahun menghilang.
Yuno menyembunyikan buket bunga di punggungnya, dia tersenyum bahagia melihat Yuriel. Walaupun berubah gendut dan rambutnya dicat berwarna pirang seperti trio macan. Bagi Yuno, Yuriel tetap cantik.
"Siapa yang dateng?" tanya seorang pria. Yuno kenal, dia adalah Sandy. Kakak kelas mereka ketika SMP.
Saat itu Yuno menyadari sesuatu, waktu tidak bisa diulang. Gadis pujaannya telah menikah, ada anak kecil yang Sandy gendong. Hidungnya pesek mirip Yuriel. Bunga yang Yuno sembunyikan mendadak menangis mewakili hati Yuno yang teriris.
Bunga itu dilempar ke samping ketika dua orang di depan Yuno sedang berbincang.
"Ayo masuk, udah lama nggak ketemu aku kangen banget. Kamu kenal sama Mas Sandy, 'kan? Dia kakak kelas kita pas SMP dulu. Lulus SMA kami menikah."
"Iya aku kenal."
"Kamu tambah gagah, sini ngopi bareng. Bunda, cepet bikinin kopi."
"Iya, Ayah."
Panggilan mereka ayah bunda, hati Yuno terasa semakin teriris lalu disiram air garam. Perih banget.
Dia masuk seolah tidak ada niat apapun kecuali silaturahmi. Pura-pura tersenyum di kala hati menangis dan meraung miris.
__ADS_1
Keesokan harinya Yuno berdiam diri di kamar, orang tua Yuno sadar kekecewaan putranya tersebut. Katanya lebih baik sakit hati sekalian biar cepat move on, maka dari itu tidak ada yang memberitahu Yuno bahwa Yuriel sudah menikah.
"Udahlah, lebih baik kamu cari istri orang kota. Nanti bawa pulang ke sini, ngapain juga kamu sedih cuma karena anak blangsak kayak Yuriel."
Myesha mencoba menyemangati.
"Aku belum pingin nikah, Bun."
"Kalau nggak pingin sekarang ya nggak papa, cuma Bunda berharap kamu dapet cewek yang lebih baik akhlaknya dan budi pekertinya. Trus yang paling penting sayang sama kamu."
Yuno mengembuskan napas berat, ia sudah malas melepas masa jomlo. Lagi pula kepulangannya ke Lampung tidak hanya untuk Yuriel. Malainkan keluarga tercintanya.
"Bun, kita ke way kambas yuk?" ajak Yuno.
Sudah lama sekali dia tidak melihat gajah yang mirip badan Yuriel sekarang.
"Gimana Yah, mau nggak?" tanya Bunda menolek ke Faiq yang tengah bersantai memainkan ponsel.
"Ayok."
Yuno melupakan kesedihannya tentang Yuriel dan menikmati masa liburan di Lampung, untuk keluarga yang telah membesarkan dan menyayanginya. Hanya ketika bersama mereka Yuno merasa memiliki keluarga.
Di Jakarta ia memiliki orang tua kandung, namun tidak seperti mereka. Lewat kesederhanaan, Yuno malah merasa jauh lebih bahagia.
.
.
.
selesai
makasih udah baca extra part unknown baby.
cerita Yuno Dewasa ada di K B M A p p judulnya Mendadak Jodoh. Maaf banget, aku gk bisa ajak Yuno ke sini Krn di sana udah tamat. Total 50 bab (10 bab gratis, 40 bab berkoin)
Aku ngeluarin karya baru di noveltoon, bisa cek di profilku dan cari judul Remarriage With CEO, cerita ini aku ikutin lomba anak jenius. Mohon dukungannya ya manteman π₯Ίπ lop lop banget pokoknya buat temen-temen semua. semoga diberikan kebahagiaan, kesehatan dan dilancarkan rezekinya β€οΈ
__ADS_1