Unknown Baby

Unknown Baby
Gigi


__ADS_3

Perasaan Myesha sekarang lebih malu dari pada ketahuan menyusui Yuno waktu itu, sebagai seorang komikus seharusnya pengetahuannya luas. Iya  benar, pengetahuannya memang luas tetapi itu hanya seputar dunia fantasy yang dia ciptakan untuk tokoh komiknya. 


Total ada 3 judul komik yang Myesha kerjakan dari SMA, saat pertama kali dia menjadi komikus resmi salah satu platform terbesar di Indonesia yang berciri khas warna hijau. Dan dari semua komiknya bergenre fantasy, tak ada satupun bergenre romance. Dia juga tak tertarik dengan komik dan novel romance. Dia paham tentang kebangkitan empat elemen dan kekuatan sihir untuk tokohnya, sementara kisah percintaan hanyalah pelengkap yang tak terlalu ditonjolkan.


Ia lebih tertarik fokus cerita tentang perjuangan dan perkembangan tokohnya, tetapi di akhir dia selalu memberikan kisah cinta yang manis untuk sang tokoh supaya tidak sendirian seperti dirinya. Sama seperti Yusha dan Rili yang merupakan pasangan di komiknya yang berjudul "Yusha Sang Pangeran."


Tetapi kini, Myesha dipaksa ditarik ke dalam dunia romance oleh Faiq. Pria yang beberapa detik lalu memperkenalkan benda yang dia kira balon.


"Apa sekarang kamu sudah mengerti?" tanya Faiq masih berada di atas Myesha.


Perlahan kepala gadis itu mengangguk, bola mata yang dilapisi kaca itu menatap mata Faiq. Tangan Faiq terulur melepas kacamata bergagang hitam itu kemudian meletakkannya di atas nakas yang mampu dia raih.


"Bagaimana kalau kita coba sekarang?" tanya Faiq.

__ADS_1


"Tapi itu ... katanya Mas mau ngasih waktu ke aku buat ngungkapin perasaanku dulu."


"Sekalipun kamu ngungkapin perasaanmu lalu apa? Apa dia bisa menerima keadaanmu yang sudah jadi istri orang dan ibu seorang bayi? Lagi pula kamu tidak akan bisa lepas dariku, jika nanti kita menemukan orang tua yang telah membuang Yuno. Apa kamu tega membiarkan bayi yang setiap hari kamu bilang imut itu diberikan ke mereka? Orang tua yang tega menelantarkan Yuno."


Perkataan Faiq bener, membuat Myesha tak mampu berkata apapun untuk menyangkalnya. Dia tidak akan bisa lepas dari Faiq. Jadi apakah sekarang dia harus melepaskan perasaanya untuk Dhamar dan menerima Faiq sepenuhnya? Myesha merasa belum rela.


"Itu ... benar," kata Myesha.


Dengan gerakan cepat Faiq memiringkan wajahnya untuk mencium bibir Myesha, jantung gadis itu ingin loncar keluar. Tangannya meremas sprei menahan diri supaya tak mendorong Faiq. Terasa waktu berhenti beberapa detik.


Tangan pria itu meraba baju Myesha hendak membuka kancingnya. Tetapi gadis itu menyentuh tangan Faiq supaya berhenti. Setelah merasa mendapat penolakan, Faiq berhenti meraba.


Pria itu juga berhenti mencium, napas mereka tak beraturan setelah ciuman dilepas. Kembali Faiq menyangga badannya di atas Myesha menggunakan kedua tangan. Matanya sayu merasa terluka setelah mendapat penolakan dari gadis itu. Ia memandang Myesha tanpa berkata apapun.

__ADS_1


"Beri aku waktu, kumohon." Pinta gadis itu dengan pandangan mata memelas.


Ciuman pertamanya untuk pria yang berstatus suami, tapi hatinya masih ada nama pria lain. Myesha tak ingin malam pertamanya juga berakhir seperti itu. Dia ingin melakukannya dengan rasa cinta bukan hanya nafsu.


"Baiklah, maaf karena aku terburu-buru," ucap Faiq sembari mencium kening gadis itu dengan lembut.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Pingin aku lebelin 21+ tapi ntar kena tegur. Kan males 😒 Lagian belum mp 😵


__ADS_2