
Ketika Stive ingin mengutarakan kata-katanya Feyna telah membekap dengan sebuah ciuman yang penuh dengan tuntutan.Sehingga Stive melupakan apa yang akan dia katakan dengan kelakuan Feyna yang membangkitkan sesuatu yang harus di tuntaskan segera dan tidak untuk menundahnya.
Ciuman yang penuh dengan hasrat dan tuntutan lebih, membuat mereka lupa mereka sedang berada di rumah sakit 1 jam berlalu dan aktivitas penuh dengan romansa percintaan kini telah selesai.
Pelukan hangat yang selalu di berikan Stive setelah pekerjaan panas mereka usai.Itu yang membuat kenyamanan dan merasa memiliki suami seutuhnya ketika deru nafas normal kembali Stive mencium kening Feyna dan bangkit lebih dulu untuk membersihkan diri.
Feyna pun mengambil selimut untuk menutupi dirinya dan menghubungi sekertarisnya menanyakan perihal pekerjaannya dan untuk hari ini tidak ada meeting atau bertemu klain.Dia hanya fokus untuk dokumen-dokumen yang akan dia periksa.Feyna menyuruh Freya untuk mengantar dokumen itu ke rumah sakit dan dia akan bekerja di rumah sakit bersama dengan suaminya.
Dalam ruangan Stive semenjak mereka menikah memiliki 2 meja kerja yang berseblahan dan itu di sediakan Stive ketika Feyna ingin bekerja dari rumah sakit seperti saat ini.
Tak menunggu waktu lama kini Stive keluar dan mengambil pakaian di dalam almari dan memakai kaos santai dan akan di padukan dengan jas dokternya jika dia keluar dari ruangan atau bertemu dengan orang lain.
Feyna yang melihat Stive keluar dia pun bergantian untuk masuk ke dalam kamar mandi dan setelahnya keluar dengan kaos Stive yang cukup menutup sampau lutut.
Setengaj jam berlalu kini Freya sudah sampai di rumah sakit dan mengetuk pintu ruangan Stive.
Setelah di persilahkan masuk Freya mengucapkan selamat pagi dan masuk mendekati Feyna yang duduk di sofa untuk memberikan dokumen dan sedikit penjelasan untuk Feyna.
Setelahnya Freya pun kembali ke kantor dan Feyna mengambil dokumen yang cukup menumpuk ke keja kerjanya di samping Stive.
Pekerjaan mereka di lakukan masing - masing setelah jam Al pulang sekolah.Stive dan Feyna penjemput anak mereka dengan pandangan para penghuni rumah sakit tertujuh pada pasangan yang baru lewat itu yang menurut mereka sangat kompak.
Mereka tidak menyadari jika ada perubahan pakaian yang di kenakan oleh pasangan itu.
" Ehem...ehem...Cepet amat ganti bajunya dok...? emang dalam ruangan panas ya dok...?" Tanya Keyni.
"Sirik aja kamu sama saya kalau mau ikut dong ngga usah lebay.Bilang saja ngga mampu kaya saya..." Kata Stive sambil terus berjalan dan menggandeng tangan istrinya.
Feyna pun cekikikan dengan perbuatan kakak beradik yang tak tahu tempat.
__ADS_1
Mereka pun keluar dan langsung menuju tempat di mana mobil Stive di parkiran dan pegi meninggalkan rumah sakit untuk menjemput anak mereka.
Tak menunggu waktu lama kini mereka sudah sampai di sekolah dan melihat beberapa anak telah keluar dari dalam kelas dan salah satu anak yang keluat ada Al juga di sana.
Al yang melihat mobil ayahnya langsung segera berjalan ke arah mobil dan masuk.
" Siang ayah bunda..." Kata Al sambil tersenyum
" Siang sayang..." kata Stive dan Feyna bersamaan.
" Ko ayah sama bunda yang jemput Al...?" Tanya Al penasaran.
" Iya sayang tadi ayah yang mau bunda ke rumah sakit dan bunda juga kerja dari rumah sakit kata bunda udah males ke kantor.Jadi kerjanya di rumah sakit." Jelas Stive pada anaknya.
" Tapu yah.Kenapa bunda pake baju ayah baju bunda yang tadi di kemanain..?" Tanya Al kembali sambil melihat bundanya.
" Bunda jelasin itu bagian bunda bukan ayah." Kata Stive sambul tersenyum.
"Cisss...Mneyebalkan.Gini sayang tadi bunda ada sedikit masalah di depan rumah sakit dan baju bunda basa ya jadinya bunda pake baju ayah sementara baju bunda di keringkan dulu.." Jelas Feyna sambil tersenyum.
" Kenapa bisa basah bunda...? Ada yang nyiram bunda di depan rumah sakit...?" Tanya Al kembali.
" Tadi tidak sengaja ada anak kecil yang lari dan menabrak bunda dan dia bawa segelas air dan tumpah di baju bunda." Jelas Feyna.
Al pun menganggung membenarkan perkataan anaknya itu.Dan Stive hanya tersenyum dengan pertanyaan anaknya yang di tujuhkan pada istrinya itu.Sementara Feyna bernapas lega karna Al tidak menuntut penjelasan yang akan membuat dia sakit kepala.
Setelah keheningan di dalam mobil kini keluarga kecil itu sampai di rumah sakit dan keluar dari mobil yang sudah terparkir di tempatnya.Stive menggandeng tangan istrinya dan Feyna menggandeng tangan Al dan masuk ke dalam rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit kini Stive melanjutkan pekerjaannya dan juga Feyna dengan pekerjaannya.
__ADS_1
Tak terasa kini jam sudah menunjukan pukul 4 sore dan Stive pun mengingatkan Feyna dengan undangan dari adiknya di jam 6 sore.
Mereka pun bergegas untuk pulang terlebih dulu dan membersihkan diri dan juga Al.
Di kediaman Keyni.Cantika yang sedang dalam mode ngidam membuat Keyni kalang kabut.Mau mencium istri sendiri ngga bisa mau deket juga ngga bisa sungguh hidup Keyni seperti di uji dengan kehamilan istrinya.
Jam pun berganti dan kini keluarga Robert telah berkumpul dan tak lupa ada Al di tengah mereka.
Stive pun mempertanyakan berita yang akan di katakan oleh adiknya dan semua orang terdiam.
" Sebentar ngga sabaran amat pak..." Kata Keyni sambil berbalik memasuki kamarnya.
Setelah beberapa saat Keyni kembali dengan sesuatu di tangannya.
" Aku ingin menunjukan sesuatu sama kalian semua" Kata Keyni sambil mengangkat tespeck yang ada di tangannya dan menunjukan apa yang menjadi kabar bahagia untuk mereka semua.
Bagaimana tidak mereka sangat menanti kehamilan dari Cantika yang sudah menika hampir 4 tahun dan belum juga memiliki momongan lebih tepatnya menunda kehamilan.Karena baik Keyni dan Cantika ingin berdua lebih lama dan baru akan memikirkan anak.Dan saat ini kabar gembira datang dari pasangan itu membuat semua orang merasa sangat gembira terlebih Al yang tak sabar memiliki adik dan mengatakan kepada bundanya dia juga ingin memiliki adik.Dan di angguki oleh Feyna dan juga Stive.
Kabar gembira itu bukan hanya di dengar keluarga itu seluruh rumah sakit mendapatkan kabar itu karena Keynu yang memposting foto taskpek dan mengirim di sosial medianya.
Dan segera berita itu muncul di kalangan media.Berita bahagia dari wakil CEO rumah sakit terbesar di kota itu yang sudah lama menikah dan pada saat ini tengah mengandung anak pertamanya sungguh kabar itu menjadi kebahagiaan bagi keluarga sekaligus para sahabat dari berbagai kalangan.
Kehamilan yang di tunggu oleh keluarga Robert dan saat ini telah terkabulkan sungguh sebuah berita yang sangat membahagiakan.
BERSAMBUNG....
gimana mau di lanjutkan dengan ceritanya Al ngga...?
episode nya udah mau kelar nih tinggal beberapa epsd lagi...
__ADS_1