Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
21.Rumah orang tua kekasihku


__ADS_3

Stive yang berbaring di tempat tidur sambil tersenyum memandang langit langit kamarnya....


"Ternyata selama ini cintaku tidak bertepuk sebelah tangan aku sungguh sangat senang melihat wanita yang sekarang telah resmi menjadi pacarku"...gumam Stive dalam hatinya dan sambil tersenyum puas akan apa yang terjadi barusan.


Stive pun bangun dari tidurnya dan pergi menghilang entah kemana.Dia pergi ke kamar Feyna menghilang dari kamarnnya dan menuju ke kamar Feyna...


Feyna yang belum juga tidur tidak menyadari jika ada yang melihat dari kejauhan dan menunggu sampai Feyna terlelap....


Feyna pun tersenyum karena sekarang dia telah resmi menjadi kekasih seorang Dokte.Feyna yang berhayal sambil memikirkan Stive dan dia tersenyum.Dia merasakan ada sesuatu.Seperti ada yang mengawasi dirinya tapi dia tidak tau siapa yang mengawasinya.Dia pun berdiri dan berjalan melihat ke sekeliling kamarnya tapi tak menemukan apa apa.


"Perasaan seperti ada yang mengawasiku tapi di mana"...!!! Feyna pun berjalan ke balkon kamar untuk melihat,tapi tak menemukan apa apa.


Stive yang melihat Feyna menuju balkon seketika dan detik itu juga pergi menghilang dari balkon entah ke arah mana dan dia sampai di dalam kamarnya...


"Hampir saja aku ketahuan"....seru Stive sambil membuang nafas dengan kasar.


Beberapa jam berlalu malam berganti menjadi pagi hari yang indah dan cerah....


Feyna pun telah bangun dari tidurnya dan merai jam yang ada di atas nakas samping tempat tidurnya,dia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah selesai dengan aktivitas mandi.Dia pun keluar dari dalam kamar mandi dan menuju almari untuk mengambil pakaian yang akan dia gunakan setelah memakai pakaiannya dia pun menuju meja riasnya dan memoles wajahnya dengan make up natura.Setelah semuanya selesai dia pun bergegas untuk pergi ke rumahnya agar tidak terlalu siang


Di sisi lain Stive berdiri dari atas ranjangnya dan berlalu ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri beberapa menit berlalu Stive twlah selesai membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi menuju almari untuk mengambil pakaian yang akan dia gunakan dan memakain pakaian yang telah dia ambil.Stive yang telah siap langsung turun ke lobi untuk membersihkan mobil dan menyalakan mesin mobil...


Setelah selesai dengan aktivitasnya Stive pun naik ke atas menggunakan lift karena banyak orang dia tak mau ambil resiko dengan menghilang di hadapan mereka itu sama saja membuat kematiannya telah di depan mata.


"Huuffffttt....lama amat si ini lift menyebalkan"....Gerutu Stive yang sudah bosan menunggu di depan pintu lift sedari tadi.


Setelah lift terbuka Stive pun segera masuk dan menuju ke apartemennya...


Setelah liftnya berhenti dia pun segera keluar dan pergi menuju ke apartemennya Feyna...


Stive berniat membunyikan bell,tapi baru saja tangan Stive menyentuh bell tiba tiba pintu apartemen telah terbuka.

__ADS_1


"Hey...Stive udah rapih aja kamu...aku pikir kamu masi tidur aku baru niat membangunkanmu tapi kamu udah bangun duluan...kata Feyna sambil tersenyum ke arah Stive.


"Apa kamu udah siap"...?Tanya Stive kepada Feyna.


"Iya aku sudah siap kita jalan sekarang ya...Aku udah bilang sama mama,aku udah mau berangkat...Jelas Feyna sambil tersenyum


"Ya udah ayo jalan ngapain bengong di situ"...kata Stive


kepada Feyna yang hanya diam di tempat


Mereka pun berjalan ke arah lift mereka pun masuk ke dalam lift dan menekan papan tombol untuk menuju ke tempat yang berada paling bawah apartmen mereka pun pergi ke mobil Stive.


"Looh...loh..loh...kita pergi bawa mobil kamu'"...?tanya Feyna yang penasaran


"Iya...kita pergi naik mobil aku aja ya...supaya cepet sampai"....jawab Stive


Feyna pun mengangguk mengiyakan penjelasan dari Stive.


Mereka pun masuk ke dalam mobil,Stive menyalakan mesin mobil dan keluar perlahan dari lobi parkiran apartemen dan menyusuri jalan dengan kecepatan sedang.


Membutukan sekitar dua jam setengah untuk sampai di kediaman orang tuanya Feyna karena begitu jauh perjalanan yang mereka tempuh.


Mereka tak banyak bicara hanya saja sesekali saling melempar senyum yang manis dan membuat hati siapa saja yang melihat pasti meleleh akan setiap senyum yang terpancar dari Stive mau pun Feyna.


Rumah orang tua Feyna terletak di desa A yang masih sejuk terlihat dari pemandangan desa yang banyak pohon yang rindang dan kebun padi dan banyak lagi.


Sunggu tempat yang sangat asri dan sejuk membuat siapa pun yang ada di sana merasa nyaman...


Mereka pun tiba di kediaman Feyna terlihat rumah yang minimalis seperti baru di perbaiki karena masi ada bahan bangunan di depan rumah yang masih tersisa mungkin masih dalam tahap renovasi...


Stive pun merasa nyaman dan teringat akan rumahnya juga yang memang di bangun di dalam hutan karena dia adalah seorang vampir....yang akan berburu jika sudah lapar....

__ADS_1


Mereka pun di sapa oleh seorang pria paru baya dan wanita paruh baya juga ada seorang pemuda tampan yang wajahnya sangat mirip dengan Feyna tapi dia versi Feyna laki laki...


Seketika An...menghampiri kakanya yang jarang pulang dan memeluknya dengan erat.


"Kaka aku merindukanmu....kata An...


Anthonim vexana dia adalah adik satu satunya Feyna yang sangat dia sayangi meski sudah besar tapi bagi Feyna dia adalah adik laki laki kecilnya yang sangat dia sayang apapun yang an minta pasti di kabulkan oleh Feyna selagi dia mampu dan tidak dengan permintaan yang aneh aneh..


"Adiku....kamu ini manja amat....udah besar pula masih saja seperti anak kecil"....kata Feyna


"Biarkan saja yang penting aku memeluk kakaku"...kata An


"Hey...hey....hey...apa hanya kamu saja yang merindukannya papa juga merindukan anak papa yang jarang pulang "....


Seketika kata papanya terputus...


"Emang hanya kalian berdua yang merindukan dia aku juga merindukan anak perempuanku dan apa kalian berdua tau kalau aku yang memaksanya untuk pulang karena aku sangat merindukannya"...ketus mamanya Feyna


"Wiiii...ada yang cemburu tuh ka"...kata An...


Sambil melihat ke arah mama dan papanya sambil tersenyum...


"Sudah sudah...sini aku peluk kalian semua...dan aku juga sangat merindukan kalian"....Seru Feyna.


Mereka pun berpelukan kaya Teletubis saling melepas rindu satu sama lain,karena Feyna jarang untuk mengunjungi orang tuanya.


Bersambung...


salam dari author untuk pembaca novel vampir tampan...


ini karya author yang pertama dan masih dalam tahap belajar maaf ya jika ada kesalahan penulisan....

__ADS_1


jangan lupa like ya...


😊😊😊😊


__ADS_2