Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
79.


__ADS_3

Cantika hanya menatap sinis Feyna dan yang di tatap langsung membuang muka menghadap suaminya sambil tersenyum.


Tak menunggu waktu lama kini makanan Stive dan juga Feyna sudah datang mereka pun makan dengan diam dan sesekali melempar senyuman.


Berbeda dengan Cantika yang sangat tidak menyukai dengan apa yang dia lihat dua manusia yang sedang makan dan sesekali tersenyum membuat Cantika sangat marah.


Dia pun langsung mengakhiri acara makannya meski makanannya belum habis tapi rasanya perutnya sudah kenyang melihat sepasang suami istri yang sedang makan.


Feyna yang sedang menikmati makanannya seketika ponselnya berbunyi dan sekertarianya yang menghubunginya.


Via telepon.


" Hallo..." ucap Feyna.


" Fey kamu ngga masuk kantor hari ini.?" Tanya Freya.


"Ngga..." Jawaba Feyna.


" Kenapa emang ..?" Tanya Freya.


" Lagi males aja..." Kata Feyna.


" Kamu yang males tapi wartawan ngga males,di depan kantor udah banyak wartawan yang menunggu kamu dan mereka tidak mau pergi sebelum mereka menemui kamu..." Jelas Freya.


Feyna diam sejenak dam berpikir apa yang akan dia lakukan untuk mengusir para wartawan dari kantor apa.._


"Hallo Fey.Ko kamu mala diam sih..." Kata Freya dengan nada frustasi.


" Tunggu bentar jangan di matikan ya.Aku mau tanya sama suami aku bentar ngga lama..." Kata Feyna.


"Oke..." Jawab Freya.


" Sayang apa di rumah sakit inibada aula...?" Tanya Feyna pada Stive.

__ADS_1


" Emang kenapa sayang..." Tanya Stive masih sambil memakan makanannya.


" Mau buat konfrensipers kata Freya di kantor banyak wartawan dan mereka tidak mau pergi jika belum bertemu denganku..." Jelas Feyna.


" Ada aula di lantai 6 rumah sakit dan bisa kamu pake untuk konfrensiper nanti aku suru Obe untuk membersihkan dan menata ruangan itu.." Lata Stive.


" Oke makasih sayang..." Kata Feyna sambil mengedipkan matanya sebelah.


"Frey.Bilang sama semua wartawan jika mereka ingin bertemu dengan ku mereka ke rumah sakit x di kota x kita bertemu di aula rumah sakit lantai 6..." Jelas Feyna.


"Emang kamu di rumah sakit...?" Tanya Freya dengan nada tidak percaya dan penasaran kebanyakan.


"Pokonya kamu bilang aja sama wartawan yang ada di situ..." Kta Feyna.


" Apa kamu sedang hamil Fey...?" Tanya Freya.


"Siapa yang hamil jangan aneh aneh de kamu udah di sampaikan pesanku pada seluru wartawan..." Kata Feyna sambil menutup panggilan.


Freya pun menghampiri para Wartawan dan mengatakan apa yang di katakan oleh Feyna barusan padanya.Para wartawan yang mendengar itu langsung saja masuk ke dalam mobil masing masing dan pergi dari kantor menuju rumah sakit yang di beritahu oleh sekertaris CEO itu.


Di siai lain Stive memanggil beberapa OBE rumah sakit untuk menyuruh mereka membersihkan aula rumah sakit dan menata ruangan itu untuk acara konfrensipers.


" Maaf dok memangnya jam berapa konfrensiper akan di adakan...?" Tanya seorang OBE kepada Stive.


" Kurang lebih setengah jam dari sekarang.." Jawab Stive sambil melihat jam tangannya.


" Waduh dok kenapa buru buru,kenapa ngga dari beberapa hari bilangnya...?" Kata sang OBE panik.


" Baru tahu tadi.Ya udah panggil beberapa orang untuk menata aula rumah sakit..." Kata Stive dengan sedikit nada keras agar sang OBE langsung pergi.


" Baik kalau begitu kami pergi dulu dok..." Jawab Sang OBE.


"Mmmm..." Jawab Stive.

__ADS_1


Beberapa OBE pun lansung saja mengambil alat kebersihan seperti sapu,skep,alat pel dan lain lain.Setepah mengumpulkan semua yang di butuhkan mereka langsung saja menuju lift dan pergi ke lantai 6.


Setelah mereka sampai,mereka langsung menata ruangan itu setiap pekerjaan di lakukan 3 orang karena aula yang sangat luas muat sampai 500 orang di dalam aula.Maka mereka membagi tugas dengan 1 tim beranggotakan 3 orang.Meski pekerjaan mereka tidak terlalu berat karena memang tiap hari aula ini di bersihkan jadi tidak terlalu merepotkan.Mereka pun bergerak cepat agar selesai sebelum waktunya agar mereka tidak di marahi oleh anak pemilik rumah sakit.


25 menit berlalu kini tersisa menata kursih dan meja yang sudah mereka ketahui tata letak kursih dan meja.


Stive yang sedang duduk di dalam ruangannya melihat jam di pergelangan tangannya dan langsung menghubungi bagian resepcionis untuk memberi tahu kepada security jika ada wartawan yang datang langsung saja bawah mereka menuju aula lantai 6.


Sang suster segera bergegas menghampiri sekurity yang berjaga dan memberi tahu apa yang di beritahu oleh Stive.


15 menit berlalu kini ada beberapa mobil yang masuk ke dalam area rumah sakit.Tak menunggu waktu lama kini beberapa orang telah berjalan ke depan pintu masuk rumah sakit dan memberitahu tujuan mereka kemari.


Sang Security pun langsung mengarakan mereka ke lantai 6 dan masuk ke dalam aula dan memberitahu mereka bahwa mereka menunggu sedikit dan para wartawan pun menyetujui apa yang di katakan oleh security.


Feyna yang telah selesai berganti pakaian,jika tadi Feyna memakain pakaian santai namun kali ini dia mengganti pakaiannya dengan pakaian kantor yang membuat Feyna semakin cantik.


Stive langsung menemani istrinya menuju pantai 6 di mana akan di adakan konfrensiper.Semua orang tercengang melihat Feyna yang begitu cantik dengan setelah yang dia gunakan dan di padukan dengan Stive yang dengan setia menggandeng tangan istrinya.


Hal itu tidak luput dari penglihatan Cantika yang memang pertepatan berpapasan dengan Stive dan juga Feyna.Membuat Cantika kesal dia melihat tangan Stive yang sangat erat memegang tangan Feyna serasa tak mau lepas.


Tak menunggu waktu lama kini Feyna dan juga Stive telah sampai di aula.Para wartawan di buat penasaran dan juga kagum dengan ketampanan Stive.


Setelah Mereka duduk kini konfrensipers di buka Feyna pun menceritakan masalah yang abru beberapa hari menerpanya dan siapa yang membuat setelah usai penjelasan Feyna dengat berkata itu hanya ulah anak kecil yang sedang jatuh cinta namun cintanya tak terbalaskan.


Para Wartawan yang penasaran dengan sosok pria di samping Feyna pun bertanya siapa dia...


"Dia laki laki yang ada di sampingku saat ini dialah suami saya Stive Robert dan dia salah satu dokter yang ada di rumah sakit ini.Stive sedikit tersenyum dan membuat beberapa wartawan perempuan berdebar melihat senyuman indah Stive.


Tak menunggu waktu lama kini konfrensipers telah selesai Feyna dan Stive langsung pergi dari aula dan di ikuti oleh wartawan namun mereka menggunakan lift khusus untuk Presedir


wartawan Yang melihat itu pun tak kala terkejutnya dengan kenyataan bahwa suami seorang pengusaha sukses pemilik sebuah rumah sakit termewah di kota X sunggu kenyataan yang di luar pemikiran mereka.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2