
Acara mandi berdua pun telah selesai Feyna yang telah berpakaian pergi ke balkon dan duduk di kursi yang memang berada di sana.
Melihat pemandangan sore hari yang indah di tambah matahari yang akan terbenam dan cahaya orange yang nampak di langit sungguh pemandangan sore hari yang indah.
Ini spesifik sunsetnya....
Stive yang melihat istrinya yang sedang duduk di balkon langsung menghampiri dan duduk di sampingnya.Memeluk Feyna dengan penuh kasih sayang mencium kening Feyna dengan kasih sayang.Mereka pun melihat sunset bersama sampai sunset sudah tak terlihat lagi dan menampakan bintang bintang di langit.
Hari semakin larut dan sepasang suami istri ini hanya duduk dengan posisi berpelukan.
"Sayang...Apa tenagamu sudah pulih....?" Tanya Stive sambil membelai rambut istrinya dengam lembut.
"Kamu tu ya...ngga sabaran amat sih..." Jawab Feyna masih memeluk Stive.
"Aku bukan ngga sabar sayang tapi aku udah ngga tahan..." Kata Stive sambil tersenyum.
"Dasar suami me*um..." Jawab Feyna sambil mencubit perut rata Stive.
"Aw...aw...aw...Sakit sayang jangan di cubit..." Rinti Stive karena di cubit oleh Feyna.
"Makanya jangan me*um jadi suami...." Seru Feyna.
"Me*um sama istri sendiri juga kan ngga apa apa..." Jawab Stive sambil tersenyum dan mencium bibir Feyna sekilas.
"Jangan mulai ya,atau aku ngga kasih jatah seminggu..." Kata Feyna dengan cueknya.
"Sayang jangan gitu dong masa seminggu sih..." Jawab Stive dengan malas karena tak mendapat jatah seminggu,sehari saja sudah membuat Stive lesu bagaimana kalau seminggu.
Feyna tersenyum melihat tingka suaminya yang gelisa karena tak mendapat jatah.Feyna pun tersenyum dan mencium pipi Stive dengan cepat dan tersenyum malu malu.
Stive pun melihat ke arah Feyna dengan cepat dan tersenyum dan menunjukan pipinya sebelah yang ingin juga di cium oleh Feyna tapi malah di tampar oleh Feyna namun tak di tampar dengan keras.
"Ya...Ampun sayang ko begitu amat sih..." Kata Stive
"Kan udah sebelah,maunya juga di cium semuanya..." Jawab Feyna sambil memalingkan wajahnya.
"Kan aku ngga minta di cium tadi,kan kamu yang mencium aku tadinya..." Kata Stive sambil memelas.
Cup...cup...cup
__ADS_1
Tiga kecupan melanda kening,pipi dan bibir Stive membuat sang pemilik tersenyum dan membalas ciuman bibir dan mel*mat lembut dan ciuman yang cukup lama saling mel*mat dengan sangat dalam.Dan ciuman lembut membawa kedua sejoli ini sampai di tempat tidur.
Burung yang siap melunjur mencari sarang kenikmatan dan ciuman yang berawal di balkon di arahkan sampai di tempat tidur Stive yang sangat menginginkan pekerjaan malam itu sangat bergairah tak kalah pula dengan Feyna yang hasratnya meminta lebih dari ciuman.
Tangan Stive memasuki sarang kenikmatan bermain main di sana sampai sebuah cairan pelumas keluar untuk memudahkan sang burung masuk ke dalam sarangnya dan menjenguk beberapa telurnya di sana.
Setelah mendengar d*sa*an panjang....
Haaaaaa...eeee....mmmm membuat burung ingin masuk ke dalam sarangnya dengan cepat dan terdengar pula suara merdu dari sepasang pengantin baru yang menyukai pekerjaan malam yang nikmat.
Semakin lama suara itu semakin cepat dan ciuman di selah de*a*an membuat Stive semakin memperlanjar aksinya dan akhirnya satu pekerjaan telah selesai.
"Sayang mandi yuk..." Ajak Stive sambil mengusap dan memainkan gunung kebar milik Feyna.
"Aku males jalan sayang...." Jawab Feyna lemes.
"Aku gendong ajak,Mau...?" Tanya Stive sambil mencium pucuk kepala Feyna.
"Aku mau berendem...Apa bole...?" Tanya Feyna.
"Dengan senang hati sayang.Aku siapin dulu ya..." Seru Stive sambil berdiri menuju ke dalam kamar mandi untuk mengisi air di dalam bathup.
"Sayang maju dulu bentar..." Seru Stive.
"Memangnya kenapa sayang..." Jawab Feyna.
"Itu kecepit bentar aku atur posisinya dulu,kamu sih main nyerojos aja ngga pake aba aba..." Kata Stive.
"Maaf sayang..." Jawab Feyna sambil menggeser sedikit posisinya dan tertawa.
"Kamu sih...Kalai aku ngga bisa bereproduksi gimana..." Kata Stive sambil mencium pundak Feyna.
"Yaaa kali ngga bisa reproduksi kecepit juga ngga lama,masa udah ngga bisa reproduksi,kamu ini ada ada saja..." Jawab Feyna sambil menggeleng kepala dengan tingkah suaminya itu.
Stive hanya terkekeh dengan pwnuturan Feyna yang memang tidak masuk akal dengan alasan yang di sampai kan oleh dirinya.
Mandi pun berlanjut sambil tangan Stive mengelus lengan Feyna lembut di basuh dengan air.Dari tangan di elus sampai di kedua gunung kembar yang menjadi tempat berpijak turunlah ke bawah sampai ke hutan rimbah milik Feyna fan berkeliaran pulah di sana.
Feyna yang mulai merasa terangsang memulai aksinya dengan memegang kepala burung kesayangannya itu sesekali di remas saking gemesnya
Dan benar saja mereka melakukan pekerjaan kedua di dalam bath up pekerjaan yang selalu membuat mereka hanyut dan terbuai dengan permainan yang sangat liar.
__ADS_1
Acara bercinta dan juga mandi telah selesai dan kini mereka turun untuk makan malam,karena pembantu yang dulu telah di pecat sekarang Stive harus menunggu Feyna untuk memasak,seperti biasanya makanan favorite daging setengah mentah.
Feyna menyiapkan segalanya dan Stive yang setia di sampungnya.Daging pun di beri bumbu dan di panggang Stive yang iseng mencium leher jenjang Feyna beberapa kali membuat sang pemilik ke gelian.
"Sayang geli,udah berhenti kan aku lagi masak...." kata Feyna.
"Mau lagi sayang ketagihan aku..." Jawab Stive sambil memeluk Feyna.
" Yaaa....Ampun sayang me*umnya menita ampun,jadi takut aku sama kamu...." Seru Feyna yang ngeri melihat suaminya
" He...he...he...Sama istri sendiri kan ngga apa apa..." Jawab Stive sambil mencium leher jenjang Feyna.
" Sayang mau lagi..." Kata Feyna sambil menggoda Stive.
" ha...ha...ha...Tadi bilangnya ngga mau sekarang ketagihan...." Jawab Stive.
" Kamu berapa ronde sayang....?" Tanya Feyna sambil tersenyum.
" Kamu pintar menggoda aku ya..." Jawab Stive sambil tersenyum.
"Siapa yang ngajarin aku..." Jawab Feyna sambil tersenyum.
" Sayang ada yang bau gosong,tapi apa ya..." Seru Stive mencium sesuatu yang berbau hangus.
"jiya...Ampun sayang dagingnya gosong. Kamu sih..." Jawab Feyna panik sambil mengangkat daging yang sekarang telah berubah warna menjadi hitam.
Stive terkekeh melihat tingka Feyna yang panik dengam daging yang telah gosong.Dia pun mengambil daging yang baru kembali untuk di panggang.
Bersambung.........
Hy guys.....
Hy temen temen semua apa kabar kalian....
kasih masukan author dong udah buntuh nih otak authorπππ
Jangan lupa like,coment,vote,tambahkan menjadi favorite kalian dan....
Berikan hadia buat author ya....
seiklhasnya saja ππππππππππππ
__ADS_1