Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
45.Vampir baru


__ADS_3

Freya berlarut akan kesedihan yang dulu di alami oleh sahabat yang paling mengerti dirinya yang selalu memiliki sejuta senyuman di setiap menghadapi segala sesuatu yang tersimpan di dalam diri Feyna itulah yang membuat Freya sangat menyukai tidak ingin membuat orang lain ikut berlarut dengan kesedihannya.Cukup Feyna yang merasakan semua itu dia tak mau melibatkan orang lain dalam masalah nya atau menyusakan orang lain.


Feyna yang menyadari sahabatnya sedang berpikir segera menyudahi semua yang di pikiran Freya.Dia pun memanggil Freya dan menyiapkan berkas yang akan di bawa meeting.Jadwal mereka saat ini sangat padat karena Feyna akan menyelesaikan ini sebelum jam yang telah di tentukan agar mereka pulang lebih awal.


Mereka bergegas berjalan ke ruang meeting di kantor Feyna di sana telah hadir para karyawan dan beberapa orang penting.


Feyna pun langsung membuka meeting mereka hari ini dan membuat pengumuman dan sedikit penjelasan.


"Selamat pagi semuanya...Saya sebagai CEO dan pemilik perusahaan ini memberi tauh bahwa saya akan menikah dalam waktu dekat ini dan juga calon suami saya yang akan menggantikan saya ketika semua urusan saya telah selesai dan perkenalkan calon suami saya mungkin kalian mengetahui siapa dia..."Jelas Feyna sambil tersenyum dan merangkul tangan Stive.


"Stive Robert mungkin kalian telah mengenal dirinya sebagai asisten saya tapi dia bukan asisten saya dia adalah seorang dokter ternama di kota X dan pemilik rumah sakit terbesar di kotanya di mana dia bekerja.."Jelas Feyna melanjutkan kata katanya...


Seketika dalam ruang meeting menjadi ramai dengan banyaknya pertanyaan yang keluar dari para karyawan ada seorang karyawan mengatakan bahwa sang pemilik perusahaan telah mengeprank mereka semua ada juga berkata sangat manis dan cocok dan beberapa kalimat lain...


Feyna yang menyadari ruangan meeting akan tidak terkendari dia pun menepuk tangan tiga kali agar karyawannya diam dan benar juga mereka sangat patuh dan langsung menatap dengan serius ke arah Feyna.

__ADS_1


"Jadi mulai besok yang akan memgheandel perusahaan adalah Stive dan mohon kerja samanya agar tidak membiat atasan yang baru terganggu dan nyaman berada di perusahaan ini dan mungkin jika saya telah hamil suatu saat nanti maka suami saya yang akan melanjutkan perusahaan ini saya akan fokus untuk mengurus anak anakku kelak..."Jelas Feyna dengan sangat jelas membuat semua pegawai mengangguk menyetujui perkataan Feyna.


Rapat pun di tutup oleh Feyna,dia pun bergegas keluar dari ruang rapat dan bertanya kepada Freya skeculnya selanjutnya.Freya menjelaskan skeculnya selanjutnya dan mengambil berkas yang di butuhkan untuk meeting kali ini.


Mereka pun pergi ke sebuah restoran tempat mereka untuk meeting setelah mereka sampai beberapa menit kemudian klien pun telah sampai Feyna langshng membuka meetingnya satu jam berlalu meeting telah selesai.Setelah mendapat persetujauan mereka pun keluar dan melanjutkan dengan meeting selanjutnya.Jam menunjukan pukuk dua belas siang mereka pun mampir untuk makan dan setelah selesai dengan makan siang mereka pun melanjutkan pekerjaan yang kebanyakan hari ini meeting dengan cukup banyak klien.Hari pun telah berganti pekerjaan mereka kini baru saja selesai Feyna pun merasa lwga kan semua pekerjaan selesai dengan sangat cepat dari perkiraannya dan itu berkat Stive yang selalu menopangnya dari belakang.Kini mereka telah pulang ke rumah di mana tempat yang mereka tinggal sekarang.Stive telah memberi tahu kedua orang tuanya untuk tidak pulang ke rumah karena Feyna telah memantapkan diri untuk merubah dirinya menjadi seorang vampir.


Keluarga Stive telah menunggu kepulangan mereka,yang di tunggu kini telah datang.Persiapan pun selesai Stive menawarkan Feyna untuk mandi terlebih dahulu dan Feyna pun pergi ke kamar untuk membersihkan diri beberapa menit kemudian Feyna telah selesai membersihkan dirinya,Dia pun keluar dari kamar dan pergi ke ruang keluarga di mana di sana telah lengkap keluarga Stive dan lengkap juga dengan jubah vampir mungkin jika Feyna tidak mwngwnal mereka pasti sudah ketakutan dengan apa yang dia lihat tapi Stive yang mengetahui bahwa calon istrinya itu takut dia langsung menghampiri Feyna dan menganggukan kepalanya tandanya tidak apa apa tidak akan terjadi apa apa Feyna pun tersenyum dan mulai lega.


"Fey kamu udah siap..." Tanya Robert kepada calon menantunya karena waktu hampir tibah...


"Iya om aku udah siap..."Sambil berjalan dan duduk di sofa.


Mereka pun mengerti dengan semua arahan Robert di mana mereka harus berjaga dan juga dia telah menghubungi Andreas untuk datang sehingga mereka tidak akan kesulitan dan saat mereka sedang serius dangan pembicaraan mereka tiba tiba muncul sosok yang memaang sedang mereka tunggu.Dia pun tersenyum dan untuk kedua kalinya dia terlibat dengan masalag manusia dan vampir dulu kakanya dan sekarang keponakannya yang baru sekarang dia melihat dan mengenalnya.Andreas tidak begitu ramah karena dia tidak tauh kekuatan seperti apa yang di miliki ponakannya itu dia tau bahwa kaka satu satunya sangat kuat dua kali lipat dari dirinya jadi kemungkin ponakannya menuruni kekuatan papahnya oleh karena itu Andreas harus mengetahui seperti apa kekuatan Stive.


Robert pun menjelaskan di bagian harus di jaga dan tak lupa juga Andreas membawa dua orang kepercayaannya untuk membantu mereka Andreas cukup senang karena dia akan sedikit berolahraga pada malam bulan purnama ini sudah cukup lama dia tidak membunuh mungkin sudah beberapa tahun dia tidak melakukan ini karena kedamaian kepemimpinanya saat ini dan itu berkat kakaknya yang telah bersusah payah membuat perdamayan itu sehingga dia bisa bernapas sedikit lega.

__ADS_1


jam telah menunjukan pukul sebelas malam dan itu waktu yang telah di tentukan Robert Stive dan juga Feyna telah ada di sebuah kamar yang sangat tertutup bahkan nyamuk tak biasa masuk ruangan ini sengaja di buat oleh Robert sewaktu merubah Leyni.Mereka pun segera berjaga di posiai masing masing.


Di dalam ruangan itu Stive menatap lekat Feyna dan juga bertanya jika memang dia akan berubah pikiran itu tak apa,tetapi Feyna tetap yakin dengan pendiriannya Stive pun memeluk Feyna mengecup keningnya sangat lama.Menit memudian Stive mengigit leher Feyna dengan sangat cepat mengisap darah Feyna dan tidak mengisap habis karena darah yang di sisakan dan di beri racun pembentukan sel sel dalam tubuh Feyna untuk beradap tasi.Setelah selesai tubuh Feyna terkulay lemas karena dia mati untuk beberapa saat Stive pun dengan cepat menahan tubuh mungil Feyna dalam pelukannya dan membaringkan Feyna di atas tempat tidur.Stive menyelimuti Feyna dan melihat wajah cantik kekasihnya sekarang tak bernyawa untuk beberapa saat.


Bersambung................


Note...


hy temen temen semua sehat sehat semuakan kalian jaga kesehatan ya😊😊😊


Novel ini akan update 1 bab per hari kalau author ngga sibuk di dunia nyata ya😁😁😁


jangan lupa di like ya agar author lebih bersemangat untuk menulis..😍😍😍


Dan jangan lupa di  tambah kan ke favorite agar ngga ketinggalan update terbaru ya...☺☺☺

__ADS_1


Coment juga tapi yang sopan ya...dan coment yang menginspirasi otak author juga agar mendapatkan lebih banya ide untuk menulis...😘😘😘


Jangan lupa di vote seiklasnya ya....author ngga maksa untuk vote banyak banyak ko😄😄😄


__ADS_2