Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
66.Pulang Honey moon


__ADS_3

Seminggu berlalu dengan sangat bahagia membuat Stive dan juga Feyna menempel kemana saja mereka pergi sudah sama kaya perangko.


Feyna mengemas barang barang nya untuk di bawah dan Stive membantu Feyna mengambil peralatan yang ada di dalam kamar mandi.


Setelah selesai berkemas Stive membawa koper mereka ke bawah,setelah semua koper telah berada di bawah Stive kembail ke atas untuk bersiap.Feyna yang berada di dalam kamar mandi dan sedang membersihkan diri tiba tiba Stive masuk dengan badan yang polos tak ada yang tersisa dan dia pun ikut mandi bersama.


Tetapi Stive bukannya mandi tapi menggoda istrinya mencium bagian bagian sensitif istrinya dan itu sukses membuat Feyna terhanyut dengan sentuhan Stive.


Sentuhan demi sentuhan membuat Stive dan juga Feyna menginginkan sebuah pelepasan untuk terakhir kalinya sebelum mereka pulang ke kediaman mereka.


Stive menuntun Feyna ke atas tempat tidur sambil mencium bibir Feyna ******* dengan lembut.Tangan Stive yang nakal membuat Feyna ke enakan dengan sentuhan yang di berikan oleh Stive.Dan itu tak luput dengan kedua gunung kembar yang sangat di sukai oleh Stive turun ke bawah dan sampilah ke dalam sarang yang akan di masukan se ekor burung.


Jari yang mulai masuk ke dalam dan bergerak di sana membuat Feyna mende*ah dan Stive semakin semangat untuk memainkan jarinya di dalam sarang.Stive menghentikan permainan jarinya dan di ganti dengan lidah yang memainkan kacang kenyal milik Feyna tak menunggu lama Stive menci*at pinggir sarang burung dan masuk keluar di dalam sarang membuat Feyna ketagihan dengan aksi Stive.


Lidah yang bermain main itu membuat Feyna mende*ah ke enakan.


" Enak sayang...?" Tanya Stive...


"Banget sayang..."Jawab Feyna


" Mau lagi...?" Tanya Stive.


" Mau banget saya tapi sama ini ya..." Jawab Feyna sambil memegang burung Stive yang udah menegang.


" Tapi aku udah cape,nanti aja ya..." Kata Stive yang tau kalau Feyna masih menginginkan burung masuk ke dalam sarangnya untuk mengecek telur telur di dalamnya.


"Yaaaaaaa...Sayang naggung ni kan burungnya belum masuk sarang sayang,lagi aaa..." Jawab Feyna dengan penuh gairah


" Udah aaa,cape aku...." Seru Stive sambil berdiri dan tersenyum puas karena mengerjai istrinya.

__ADS_1


Tak menunggu waktu lama Feyna menarik lengan Stive ,Stive yang ngga siap di tarik oleh Feyna langsung terjatuh di atas tempat tidur dan dengan cepat Feyna langsung memasukan burung ke dalam sarang dengan sangat kasar pula...


"Yaaa...Sayang sampai segitunya kamu..." Seru Stive karena mendapat serangan tibah tibah dari Feyna.


" Kamu harus menuntaskan segala permainan yang sudah kamu mulai dan sebelum menang atau game over kamu ngga bole berhenti,you now..." Seru Feyna sambil menggerakan pinggulnya perlahan lahan.


Setiap gerakan yang di buat Feyna membuat Stive dan dirinya menikmati dan tak lupa des*han demi des*han pun keluar dari mulut keduanya.


Feyna menahan gerakan pinggulnya dan mencium bibir Stive dengan sangat rakus,lidah yang menari nari di dalam mu*ut Stive dan itu juga di balas dengan gerakan yang sama dengan Feyna.


Beberapa saat kemudian na*su yang telah mencapai puncak membuat Stive membalik posisi mereka dan feyna berada di bawah kungkungan Stive.


Tak lupa burung yang tadi nganggur ingin masuk ke dalam sarang dengan cepat untuk bertemu dengan telur telurnya.


Desa*an demi desa**n yang keluar dari mulut mereka berdua dan saling sahut menyahut membuat membuat Stive memacu pergerakan burung yang akan masuk lebih lama lebih cepat perjalanannya untuk melihat telur telurnya.


Sampai terdengan suara pelepasan dengan sempurna membuat Stive lemas dan berbaring di samping Feyna,menciun pipi istrinya dan mengucapkan terimah kasih untuk pelayanan hari ini dia sangat puas.


Tak menunggu lama mobil pun sampai dan Stive mengambil barang barang mereka dan meletakan di dalam mobil.Tak lupa juga Stive memberikan kunci villa kepada sang pemgurus villa dan tak lupa pula mereka berdua pamit dari sana.


Setelah semuanya telah selesai Stive membuka pintu untuk Feyna dan masuk ke dalam setelah Feyna masuk .Mobil pun berjalan perlahan lahan keluar dari dalam villa dan menyusuri jalan raya yang tak banya dengan kendaraan.


Beberapa jam berlalu kini mereka telah sampai ke kediaman Robert,mereka pun di sambut oleh keluarga Stive dengan sangat bahagia.Karena anak dan menantu mereka telah sampai dengan selamat ke kediaman Robert.


Mereka pun duduk di ruang keluarga dan Feyna mulai memberikan hadiah untuk papah,mamah,dan Keyni.Ekspresi mereka bertiga berbeda beda mama yang terlihat sangat senang dan sangat bergembira melihat hadiah yang di berikan oleh Feyna,bagaimana tidak bahagia Leyni yang ingin membeli perhiasan satu set namun belum juga pergi udah di beli kan menantunya.


"Yaaaaa.Ampun sayang bagus banget dan cantik banget makasih ya sayang..." Kata Leyni sambil tersenyum gembira.


"Iya mah sama sama..." Jawab Feyna sambil tersenyum.

__ADS_1


Berbeda dengan papa yang menyukai jam tangan pertama menantunya,dia pun berterimah kasih namun tidak lebay seperti mama.


"makasih nak kamu udah mau repot membeli jam tangan untuk papah..."Seru Robert sambil tersenyum.


"Iya pah sama sama..."Jawab Feyna kepada papah mertuanya.


Ekpresi berbeda juga di tunjukan oleh Keyni yang terlihat kesal kepada kakanya karena kakanya sangat mengetahui kalau Keyni kadang lupa hari.


" Kak Fey.makasih ya udah di mau membelikan hadia untuk aku bagus juga jam tangan ini.Dan sangat cocok untuk aku yang kadang lupa hari.." Seru Keyni pada kaka iparnya itu.


"Iya Sama sama,tapi kamu makasih juga sama kaka kamu karena dia yang merekomendasikan jam tangan yang memiliki harinya..."Seru Feyna sambil tersenyum ke arah Stibe dan juga Keyni.


"Pake bilang aku lagi pasti ngamuk nih anak..." Guman Stive dalam hati sambil memijat keningnya.


"Chiiii...Kaka ngga bisa simpen rahasia kan Kak Fey udah tau kan kalau aku rada rada pelupa..." Seru Keyni kepada kakanya.


" Kan jam itu sangat cocok untuk kamu yang pelupa itu..." Jawab Stive sambil melihat ke arah Keyni.


Keyni pun terdiam karena apa yang di katakan oleh kakanya itu benar,dia pun mengambil jam tangan dan menggunakan jam tangan itu dan tak lupa dia menyetel hari-tanggal-bulan-tahun agar jika di pakai nanti telah di setel dengan semestinya.


bersambung.....


hy guys....


hy temen temen semua...


author ngga janji ya kalau author akan update 1 bab sehari katena author juga sibuk di dunia nyata nanti autor sempetin buat 1 bab per hari tapi ngga janji ya...


Dan makasih atas dukungan kalian...πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


jangan bosan ya...😊😊😊😊


berikan author masukan agar author mendapat inpirasi juga dari kalainπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2