
Hay penggemar setiaku maaf ya ngga sempet balas atu atu koment kalian tapi makasih ya atas dukungan dan suport kalian buat author.
Dukungan kalian semangatnya author🥰🥰🥰
Selesai sudah aktivitas ranjang Kedua pengantin baru yang sampai waktu sudah siang belum juga keluar dari perpaduan cinta mereka yang baru di rasakan keduanya yang membuat mereka mabuk akan setiap sentuhan satu sama lain sentuhan yang tak bisa di berikan oleh orang lain selain pasangan milik sendiri.
Tak terasa kini hubungan pernikahan antara Feyna dan Stive sudah menginjak 1 tahun 5 bulan dan tak terasa juga kini perut Feyna sudah semakin besar dan mereka selalu bersama dan setelah kehamilan Feyna memasuki usia kandungan yang ke 8 bulan atau trimester terakhir mereka sudah waspada dan ada beberapa vampir penjaga di beberapa sudut rumah mereka dan itu untuk keselamatan sang calon anak.Mereka pun mengetahui anak mereka adalah seorang anak laki-laki oleh karena itu kekuatan klan mereka menjadi 5x lipat kuatnya dari kelahiran putra mahkota.
" Sayang...Sayang...Stive kamu di mana...?" Teriak Feyna yang kesulitan hanya untuk berdiri perut yang merasa sangat sakit seperti ada yang mendorong kulit perutnya sakit yang tak bisa di katakan dengan kata - kata.
" Sayang kamu kenapa kok duduk di lantai.?" Tanya Stive yang bergegas menghampiri istrinya yang terlihat menahan kesakitan.
" Sayang perut aku sakit...Sakit banget malahan..." Seru Feyna yang sekarang sudah berada di atas tempat tidur.
" Aku panggil mamah ya.Kamu tenang yaa." Kata Stive lamgsung berlaribkeluar untuk memanggil mamanya.
Tak lupa setelah mengetahui kehamilan Feyna yang memasuki trimester terakhir Leyni telah memboyong semua peralatan medis untuk di pindahkan ke rumah Stive dan tak lupa Leyni selalu ada di kediaman Stive untuk memantau manantunya melahirkan.
Dan seperti hari ini Leyni yang berada di taman sedanh duduk menikmati semilir angin sepoy-sepoy di kagetkan dengan suara nyaring putranya.Begitulah Stive kalau dia panik pasti suaranya akan tersengar seperti toa yang menggema di dalam rumah.
" Apa sih kamu teriak-teriak udah kaya orang yang lagi jualan bikin budek tau ngga." kesal Leyni yang telah menunjukan batang hidungnnya pada anaknya yang berteriak tak karuang sambil berlari.
" Maaf ma itu ma... itu...si... Feyna...ma...Feyna...ma-" Kata Stive terbata-bata dan segera di potong oleh mamanya.
" Apa sih kamu tadi teriak-teriak dan skarang bicaranya udah kaya anak bayi yang belajar bercerita yang bener dong." Kesal Leyni yang tak kunjung mendapatkan jawaban dari putranya.
" Feyna sakit perut ma." Kata Stive setelah telah bernapas dengan baik.
" Kenapa kamu ngga bilang dari tadi bawah ke kamar sebelah aja Stive dan mama mau menyiapkan peralatan juga" kata Leyni panik juga karena ini adalah kelahiran cucu pertamanya.Dan segera berlari ke arah sala satu kamar yang di buat layaknya kamar rumah sakit.
Stive yang mendengar itu langsung saja menghampiri istrinya yang sedang kesakitan dan menggendong istrinya dengan penuh rasa kasihan.Melihat istrinya yang seperti ini sungguh membuat hatinya sakit.
__ADS_1
Leyni yang membuka pintu kamar itu tak mengunci pintu agar memudahkan Stive membawah istrinya masuk ke dalam kamar itu.
Perlahan-lahan Stive membaringkan Feyna ke atas tempat tidur dan menggenggam dan juga mengelus tangan Feyna dengan lembut.
Leyni segera mengangkat pakaian Feyna dan menuangkan gel dan mengarakan tanduser ke perut Feyna.
Kecanggian alat medis yang di miliki oleh Leyni ini dapat mengetahui kapan bayi akan lahir Stive dan Feyna pun melihat bersama ke layar monitor yang dapat melihat putra mereka di dalam perut yang tidak banyak bergerak mengingat tempatnya saat ini sangat sempit.
" Bayi kalian akan lahir hampir malam dan kamu Stive perketat penjagaan dari penjuru rumah kamu dan ini lah titik di mana kita harus berjaga dan berhati-hati dengan segala kemungkinan yang akan terjadi." Jelas Leyni.
" O...ya Stive segera hubungi Keyni sama papa agar mereka langsung ke sini secepatnya dan jangan menundah-nundah." Tambah Leyni lagi.
Setelah Stive pergi untuk menghubungi papa dan adiknya dia melihat terik matahari mulai memudar dia pun melihat jam tangan yang dia gunakan dan ini baru jam 10 lewat sedikit namun bumi terasa mendung.Selesai dia berbicara dengan papa dan adiknya dan melihat langit yang memancarkan cahaya merah pekat seperti bumi di penuhi darah.
Perubahan itu pun tak luput dari penglihatan sang pemimpin.l segera dia keluar dan memerintahkan beberapa anak buah dan dia sendiri akan pergi melihat putra mahkota yang sebentar lagi akan lahir dan membawah pasukan terbaik untuk berjaga-jaga dengan semua keadaan yang akan terjadi.
Keyni dan Robert yang telah mendapatkan perintah kini langsung saja ke rumah Stive tak lupa Cantika pun ikut serta.
kalau keluarga besar scooper adalah keluarga vampir yang terkenal dengan vampir yang pintar dalam bertarung dan saat ini hampir semua keluarga scooper yang menjadi pasukan utama dan pemberi taktik di kalah ada peperangan.
Mereka pun telah berkumpul di rumah Stive lengkap dengan beberapa pasukan dan kemungkinan besar akan terjadi perang sedang dalam melindungi putra mahkota.
Di lain sisi melihat perubahan langit membuat pemimpin Harimau terkejut.
" Situasi macam apa ini.?" Tanyanya kepada tangan kanannya.
" Kalau di lihat dari warna awan sepertinya salah satu klan vampir akan melahirkan seorang anak.Kata Char sang tangan kanan.
" perintahkan beberapa pasukan untuk menyelidiki masalah ini" Kata Grasio.
"Baik." Jawab Char.
__ADS_1
dia pun bergegas memerintahkan beberapa anak buah untuk melakukan misi itu dengan sangat berhati-hati.Setelah selesai kini beberapa klan harimau meinggalkan tempat itu dan mencari tahu dengan bermodalkan cahaya yang ada di langit jika melihat cahaya itu sangat pekat warnanya kemungkinan terbesar di sana lah tempat vampir itu berada.
Mereka pun sampai di tempat tujuan dengan menutup penyamaran dan bau khas klan harimau.Mereka pun sukses mendekat namun tidak terlalu dekat mereka telah mencium ada beberapa vampir yang berkeliaran di sana dan mereka berpusat di sebuah rumah mewah dengan sang pemimpin yang berada di depan rumah itu.
Jika kelahiran itu adalah klan vampor biasa tisak mungkin sang pemimpin ada di sini.Mereka pun mengamati sambil mendengar pembicaraan mereka dan satu kesimpulan yang mereka dengar bahwa kelahiran ini adalah putra mahkota bangsa vampir.
Mendengar pembicaraan itu segera mereka pergi namun pergerakan mereka tertangkap oleh salah satu vampir yang berjaga tak jauh dari mereka namun mereka tak dapat mengejar pengintai itu.Salah satu dari mereka langsung memberi tahu kabar itu pada atasan mereka.
Kabar yang sangat membuat beberapa klan vampir was-was.
Sekian waktu langit semakin pekat warnanya dan sakit yang di rasakan oleh Feyna pun semakin sakit beberapa kali lipat.
Leyni yang menjaga di kamar bersama dengan Stive pun langsung mendekat melihat kondisi Feyna yang merasa kesakitan yang hebat.
" Sayang..."Panggil Feyna pada Stive.
" Iya sayang kenapa." Jawab Stive sambil memegang tangan Feyna.
" Sakit banget sayang aku nnga kuat nahannya." Kata Feyna sambil merintih.
Leyni segera melihat di arah monitor dan mengecek kembali dan ini sudah waktunya untuk keluar.
" Sayang hubungi papa dan katakan perketat penjagaan Feyna akan segera melahirkan." Kata Leyni sambil mempersiapkan segala hal.
Leyni pun membantu persalinan menantunya dan tak menunggu waktu lama kini sang putra mahkota telah lahir ke dunia.
Bersambung....
hy temen temen semua....
jangan lupa ya hadiah untuk author...🥰🥰🥰🥰
__ADS_1