
Beberapa hari sebelum hari pernikahan Stive dan Feyna mengecek semua persiapan yang telah seratus persen rampung tinggal menunggu acara pernikahan mereka.
Undangan sudah di bagikan semua,gaun pengantin dan lain lain telah selesai pada waktunya.Tinggal mempersiapkan diri masing masing dan saat ini Feyna tinggal di apartemennya Stive dan Stive sendiri berada di kediaman Robert.
Mereka di pisakan untuk sementara agar benih benih cinta yang tumbuh lebih besar dan juga tidak merasa bosan dengan pasangan masing masing.Mereka sepakat dengan adat yang keputusan orang tua mereka.
Satu hari sebelum acara,terlihat di kediaman Robert sudah sangat ramai karena rumah itu akan di dekor juga dengan ala kadarnya.Begitu juga dengan Feyna di apartemen milik Stive telah di hias dengan begitu cantik dan indah.
Hari pun berganti kediaman Robert dan juga Apartemen yang Feyna tempati sudah sangat sibuk acara akan di mulai pada pukul satu siang membuat kedua kelurga mempelai bersiap.
Tapi lebih terlihat ramai di apartemen karena kedatangan beberapa perias profesional mereka merias Velis terlebih dulu satu jam berlalu Velis telah selesai di rias dan sekarang giliran Feyna untuk di rias cukuo memakan waktu karena merias pengantin lebih banyak yang harus di persiapkan dari pada yang lain satu jam setengah telah berlalu kini Feyna telah selesai.Sangat cantik kini penampilan Feyna di pengkapi perhiasan dan gaun pengantin yang menjadi ratu sehari.
Di kediaman Robert semuanya telah bersiap untuk menjemput mempelai wanitanya.Empat puluh lima menit berlalu mereka pun sampai di apartemen,setelah mobil terparkir dengan sempurna mereka pun turun dan memasuki apartemen menuju lift untuk ke tempat di mana Feyna berada.
Tak butuh waktu lama mereka pun sampai Robert mengetuk pintu tiga kali dan tak berselang lama pintu di oleh Maja setelah di buka Robert menyampaikan bahwa dia akan menjemput calon menantunya untuk di nikahkan dengan anaknya.
Maja pun tersenyum dan memberikan izin kepada Stive untuk menghampiri calon istrinya.Stive masuk ke dalam kamar di mana Feyna berada dan dia pun mengetuk pintu Feyna pun menjawab untuk masuk de dalam kamar.
Stive membuka pintu kamar dengan perlahan lahan,menampilkan wanita cantik yang sedang duduk di tepih tempat tidur menanti calon suami untuk datang dengan setangkai bunga yang ada di tangannya untuk di pakaikan kepada calon suaminya.
Stive dengan membawah sebucket bunga untuk di berikan kepada calon istrinya.Feyna melihat ke arah Stive sambil dia berdiri dan tersenyum kepada Stive.
Stive pun mendekat ke arah Feyna dan di pakaikan setangkai bunga yang di peggangnya di jas yang di pakai Stive.Setelah bunga terpasang dengan sempurna Stive menjium kening Feyna dan menyerakan bucket yang dia pegang tadi.
Setelah selesai mereka pun keluar dari kamar menuju lobi di mana mobil mereka berada.Mereka pun pergi ke tempat tujuan.Beberapa menit berlalu mereka telah sampai dan menuju ke sebuah kedung yang mereka sediakan untuk pengantin sebelum acaranya di mulai.
__ADS_1
Kurang lebih setengah jam mereka menunggu dan kini acara pernikahan akan segera di mulai.seorang Mc pun masuk dan memerikan kata kata sambutan untuk memulai acara ini. dia berkata ada beberapa susunan acara pada saat ini,setelah mengatakan susunan acara dia pun memeprsilahkan sang pendeta untuk datang.
Pendeta pun masuk ke altar pernikahan mengucapkan beberapa kata dan memanggil mempelai laki laki dan memepelai perempuan.
"Mari kita sambut kedua mempelai pada saat ini..."
Begitu banya tepuk tangan yang terdengar ketika menampilkan sosok Stive yang munjul dari arah kanan dan Feyna yang muncul dari arah kiri dan bertemu dan tersenyum satu sama lain Stive pun menggandeng Feyna sambil tersenyum berjalan menuju altar pernikahan.
mereka pun sampai di depan sang pendeta untuk mengikat janji suci pernikahan mereka pun beribadah terlebih dulu setelah selesai.Kini tibah lah mereka akan mengucapkan janji pernikahan.
" Saudara Stive Robert.Apakah kamu bersedia menemani Feyna Vexana dalam suka mau pun duka dan berjanji akan selalu ada di sisi Feyna Vexana dalam hal apa pun dan dalam situasi apapun.Apakah kamu bersedia..." Pendeta bertanya kepada Stive dengan begitu penuh penekanan.
"Iya saya akan menemani Feyna Vexana dalam situasi apa pun saya akan tetap berada di sampingnya..." Jawab Stive dengan lantang.
"Saudari Feyna Vexana.Apakah anda bersedia menemani Stive Robert dalam suka mau pun duka dan berjanji selalu ada di sisi Stive Robert dalam hal apapun dan dalam situasi apa pun.Apakah kamu bersedia..." Tanya sang pendeta dengan penuh penekanan.
"Iya saya bersedia menemani Stive Robert dalam situasi apa pun saya akan tetap berada di sampinya..."Jawab Feyna.
Pendeta pun menyuruh Stive untuk mengucapkan janjinya di hadapan Tuhan,dan para hadirin.
"Feyna Vexana aku ingin kamu menemani ku dalam suka mau pun duka dalam susah mau pun senang dan menerima segala kelemahan ku dan kelebihanku dan apa pun yang ada dalam diriku apakah kamu mau menerima saya sebagai suami kamu yang sah secara hukum dan agama..." Tanya Stive kepada Feyna.
"Saya akan menerima kamu sebagai suamiku tanpa ada alasan apa pun.." Jawab Feyna singkat dan sangat jelas.
Begitu juga dengan Feyna harus mengucapkan janji di hadapan Tuhan dan para hadirin sebagai saksi pernikahan mereka.
__ADS_1
"Stive Robert aku ingin kamu menemaniku dalam suka mau pun duka dalam susah mau pun senang dan menerima segala kelebihan dan kekurangan ku dan apa pun yang ada dalam diri ku.Apakah kamu mau menerima saya sebagai istri kamu yang sah secara hukum dan agama..." Tanay Feyna kepada Stive.
"Saya akan menerima kamu sebagai istriku tanpa ada alasan apa pun..." Jawab Stive.
Setelah mengucapkan janji pernikahan tibah saatnya mereka memasangkam cincin sebagai simbol pernikahan mereka.
(Maaf ya... author lupa ngasi fisual cincinnya).
Stive mengambil cincin dan menyematkan di cari manis Feyna setelah Stive selesai memasang cincin di jari Feyna sekatang giliran Feyna mengambil cincin dan menyematkan di cari manis Stive.setelah selesai pemasangan cincin pendeta menginstruksi kan untuk melakukan cimun pertama mereka.
Stive pun maju mendekat ke arah Feyna sangat dekat sehingga nafas mereka terdengar,Stive memegang wajah Feyna dan mencium bibir Feyna cukup lama membuat Feyna menepuk pinggang Stive membuat para hadirin tertawa karena kelakuan Stive
Mereka berdua sangat senang karena hari ini mereka telah resmi menjadi sepasang suami istri yang sah dan tak ada yang bisa memisahkan mereka.
Bersambung....
Hy guys....
hy temen temen semua....
semoga kalian suka ya...
Author memfisualkan pernikahan dengan kristiani karena author non muslim...😊😊😊
__ADS_1