
Sesuai perjanjian mereka akan bertemu di restoran persimpangan.Tak menjnggu waktu lama mobil yang membawah Feyna dan Stive telah sampai di tempat itu.Stive langsung mematikan mesin dan membuka kaca mobil agar ada udara yang masuk.
Feyna yang masih sibuk dengan laptop yang ada di pangkuannya tak menyadari kalau mobil mereka telah berhenti.Feyna yang lagi melihat email yang masuk tak lain katena pekerjaannya yang semakin banyak akhir akhir ini membuat isi email yang di kirin sekertarisnya adalah sebuah kontrak lerja sama dari beberapa perusahaan dan agenda meeting untuk perusahaan yang telah tergabung dengan perusahaannya dan yang belum bergabung hampir 15 menit Stive di diamkan oleh Feyna membuat dia kesal akhirnya dan menghembuskan nafas dengan kasar.
" Emang penting amat ya kerjaan itu sampai aku di anggurin..." Seru Stive sambil melihat ke arah Feyna.
" Sebentar lagi sayang tanggung tinggal sedikit yang harus aku baca." Jawab Feyna tak melihat suaminya yang kesal itu.
Begitulah Feyna kalau sudah melihat pekerjaannya dia akan lupa dengan segala hal termasuk seperti sekarang ini dia lupa bahwa mereka akan berlibur dan dia dengan santainya membawa laptop padahal mereka akan berlibur mencari kesenangan bukan melihat pekerjaan yang lumayan banyak.
Tak menunggu waktu lama kini mobil Keyni sudah ada di samping mobil Stive dan tak lama mereka pun menuju tempat itu dan menurut analisa tempat itu bukan tempat kaum harimau melainkan tempat bebas untuk semua kalangan yang pasti untuk kalangan manusia.Mereka saja yang tak tahu kalau mereka bukanlah manusia biasa.
Mereka pun pergi ketempat yang menjadi tujuan mereka saat ini melepas penat dari pekerjaan yang mereka geluti bersama sama.
Perjalanan yang memakan waktu sampai 2 jam lebih,bukan waktu yang sebenatar dan tak terasa mereka telah sampai di perbukitan yang menjadi tempat di mana mereka akan berburu.
Dengan membayar tiket masuk yang telah di tentukan oleh pihak pengelolah dan membayar biaya sewah vila yang akan di tempati mereka beberapa hari kedepan.
Mereka pun memasuki vila mereka masing masing yang hanya berdampingan dan villa Feyna dan Stive berada di tengah antara villa milik Cantika dan Keyni.Mereoa pun masuk untuk sekedar melihat ruangan villa itu,yang membuat mereka terkesan dengan villa yang di bangun menggunakan kayu yang di buat dengan sedemikian rupa agar terkesan nyaman dan sangat indah.
Feyna pun langsung berdejag kagum dengan apa yang di lihat olehnya,dia pun menyisir seluruh tuangan itu meneliti bangunan villa itu dengan seksama membuat matanya berbinar karena keindahan villa itu.
" Sayang..." Panggil Stive.
"Iya,kenapa.." Jawab Feyna.
__ADS_1
" Kamu ngga mau mandi.? di sini airnya enak loh adem pas buat kita bermanja di dalam air." Kata Stive.
" Dasar me*um ngga ad tempatnya.." Ketus Feyna.
" Ha..ha..ha sayang kamu tahu aja,ayolah sayang aku sangat rindu dirimu,kamu harus memanjakan aku karna kamu udah menelantarkan aku di dalam mobil selama perjalanan dan kamu hanya sibuk dengan pekerjaanmu dan kamu tidak pemerhatikan aku yang butuh belayanmu. Aaa sangat menyedihkan." Kata Stive dengan wajah memelas.
" Ceritanya kamu ngambek nih karena di kajangin,laki laki ko lembek sih badannya aja yang kekas tapi sikapnya lembek udah kaya bubur." Jeletuk Feyna tanpa memandang wajah suaminya yang sekarang menjadi masam akan perkataan istrinya itu.
" Sayang aku ngga gitu ya.Emang kamu ngga ngerasain kejantanan aku yang perkasa ngga lembek enal saja kamu ngomong aku lembek." Ketus Stive tak trimah dengan pernyataan istrinya.
Feyna pun tersenyum dengan tingah laku suaminya yang membuat dia selalu jatuh cinta dengan segala hal yang di lakukan oleh Stive.Feyna pun mendekat dan memeluk suami manjanya itu dengan penuh kasih sayang yang membuat Stive juga terlena akan perlakuan istrinya itu.
Dari pelukan terjadilah ciuman panas yang sangat di inginkan oleh Stive tak sampai di sana perjalanan yang tak memakan waktu untuk saling memadu kasih satu sama lain.
Dan terjadilah burung menengok telur telurnya siapa tahu telur yang ada sudah siap di buahi oleh sang burung,waktu yang cukup lama membuat burung sampai pingsan kembali dan tempat itu mwnjadi saksi bisu kenikmatan yang telah sangat di nantikan oleh keduanya.
Keyni pun keluar dari dalam kamar dan itu juga bertepatan Cantika keluar dari dalam kamarnya katena merasa risi dengan apa yang di dengar olehnya.
Cantika yang ingin merebahkan tubuhnya dan membaca novel kesukaannya hilamg sudah dengan suara percintaan sepasang suami istri itu.
Mereka pun berdiri berdampingan melihat hamparan pemandangan yang sangat indah dan nyaman,mereka juga mengaggumi tempat yang di pilih Feyna itu tempat yang sangat indah menurut mereka.
Cukup lama mereka diam larut dalam pikiran masing-masing tak ada dari mereka yang ingin berbicara dan tanpa sadar mereka menjadi pusat perhatian dari banyak orang yang berlalu lalang di sana.
" Waaa cantiknya wanita itu..."
__ADS_1
"Waaa...Aku ingin mwnjadi kekasihnya sungguh sangat tampan"
"Apa mereka sedang menjalin kasih sangat serasi jika di lihat".
Dan masih banyak pula pembicaraan mereka melihat wanita dan pria yang berdiri dengan berbagai argumen mereka sendiri.
Memikirkan apa saja yang melimtas di pikiran mereka masing-masing.
Waktu yang cukup lama membuat sepasang suami istri itu keluar juga dari dalam villa membuat Keyni dan juga Cantika menoleh bersamaan.
" Wiiii udah deket aja tuh,kawin aja cepet..." Kata Strive yang sudah segar sehabis membersihkan diri dari keringat yang menempel di badan mereka.
" Ngga usah lebay deee gimana mau nikah perasaan aja ngga ada trus mau nikah emang,mau di bawah kemana rumah tangga aku entar." kata Keyni pada kakanya.
" Ya udah pepet ajah sampai dia mau tunjukan ke seriusan kamu sama wanita yang kamu sayangi lama kelamaan dia akan membuka hati untukmu.Ibarat batu yang selalu di kikis oleh air.Batu itu bisa hanjur apa lagi dengan hati manusia." Kata Stive memberi semangat untuk adiknya mengejar wanita masa depannya.
Mereka pun berkeliling dan menunggu waktu yang terpat untuk berburuh mangsa yang telah di incar mereka.Hari oun berganti malam dan waktu yang di tunggu telah datang mereka langsung berpencar menjari buruan mereka.
Tak menunggu waktu lama ini mereka telah selesai mencari energi yang baru membuat energi mereka bertambah.
Tak mau menjadi perhatian beberapa orang mereka lang msung pergi dari trmpat itu secepatnya agar tak ada yang melihat mereka di sana.
Bersambung...
hy guys temen temen semua...
__ADS_1
gimana kabar kalian pasti sehat ya.Dan kali ini Author langsung update 3 bab untuk menyenangkan kalian dan maaf ya udah lama up nya😊😊😊