Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
46.Vampir pemburu part 1


__ADS_3

Feyna yang sudah terbaring lemas dalam dekapan Stive,diam mencium kening Feyna sangat dalam "Aku akan menjagamu dengan sekuat tenaga ku dan juga menjaga hatiku untukmu di bandingkan dengan pengorbananmu ini tidak sebanding dengan pengorbanan yang akan aku berikan kepada mu dan aku dan aku berjanji akan selalu membahagiakan mu sepanjang hidupku,aku berjanji padamu..." Seru Stive kepada Feyna yang hanya di dengar oleh dirinya sendiri.


Di sisi lain para vampir pemburu memang telah mengetahui akan hal besar yang akan keluarga Robert lakukan mereka ingin juga darah segar dan ingin menuntaskan semua hasrat mereka.Namun kelurga Robert telah mengetahui melalui Leyni apa yang di rencanakan oleh vampir pemburu untuk calon menantunya itu oleh karena itu mereka menyusun rencana untuk ada di setiap sudut rumah yang mereka tempati sekarang.Robert dan juga Leyni hanya mengetahui penyerangan yang akan di lakukan oleh vampir pemburu mereka belum tahu kalau berapa banyak vampir yang akan datang mereka pun bersiap di tempat mereka masing masing dengan penuh kewaspadaan.Satu menit berlalu tampak ada yang datang dan Robert yang berada di depan rumah langsung menyambut seorang vampir dengan begitu santainya.Robert yang asik dengan membaca buku medis dengan sebuah kacamata yang di pakai untuk membaca,namun hanya kepalanya yang menunduk namun matanya jelingak jelinguk melihat sekeliling.


"Sepertinya saya kedatangan tamu yang tak terduga..." Kata Robert melihat seorang vampir di depannya.


Vampir itu pun menyerang Robert dengan cepat tanpa ada basa basi,Robert yang menyadari dirinya dalam sedikit bahaya dia pun membunuh vampir itu dengan sekali pukulan telak mengenai jantungnya dan memutar kepalanya.Robert mendesah karena hanya segitu kemampuan vampir pemburu itu membuatnya kesal karena bermain hanya lima detik.


Andreas memiliki tempat di atas atap rumah Robert dengan satu anaknya,dia pun berbicara kepada bawahannya itu sudah cukup lama mereka mendunggu namun tak ada vampir yang mendekat membuat Andreas menjadi tak bersemangat berjalan kesana kemari dan menendang angin sesekali melepas melepas gunda di hati.Yang di tunggu pun datang tiga vampir pemburu mereka tidak terlalu hafal dengan wajah pemimpin mereka seketika Andreas tersenyum tipia kepada ketiga vampir itu dan bertanya kalau saja mereka mengenal dirinya.Tapi apalah daya ketiga vampir itu tidak mengenal dirinya Andreas pun murka kepada ketiga vampir pemburu di hadapanya itu dan memakinya.Dia pun membunuh ketiga vampir itu dengan dua kali berputar satu vampir telah mati,temannya bingung apa yang di lakukan Andreas dengan secepat itu dan dia pun bertanya kepada kedua vampir itu namun jawaban mereka sama dia pun memutar salah satu vampir dan vampir itu mati dengan sekecap mata.Ketiga kalinya dia tidak bertanya malah memakai jubah kepemimpinannya entah dari mana jubah itu berasal dan di pakai oleh Andreas.Vampir pemburu itu menyadari jika yang mereka lawan adala pemimpin mereka dia pun berusaha kabur tapi apa daya sebelum dia kabur dia telah meregang nyawa lebih dulu sungguh malang nasib kalian yang tidak mengenalku dan membawa kalian ke dalam kematian gumam Andreas sambil tersenyum.


Di pintu samping Keyni yang duduk dengan santainya bermain ponselnya sambil sedikit tersenyum karena melihat sesuatu hal yang lucu dia pun sedikit tersenyum namun kemampuan mendeteksi musuh sangat berfungsi dan sangat akurat.Seketika dia melihat musuh yang mendekat dengan santainya dia memutar ponselnya sambil bersiul indah di tempatnya.

__ADS_1


"Chi...Seperti ini model anaknya Robert bagaimana bisa membunuh musuh..."Kata seorang vampir pemburu yang secara tidak langsung meremekan Keyni.


Keyni hanya tersenyum dalam dua detik vampir yang mengatainya tadi sudah tak bernyawa temannya oun menjadi takut akan hal yang di lihat.Keyni pun tersenyum melihat vampir yang menghinanya barusan telah mati tanpa kata di hadapannya.Dan dengan cepat Keyni juga membunuh sahabatnya dengan satu bisikan di telinga vampir itu,jangan pernah meremekan orang yang lebih muda dari anda sebab meski dia lebih muda namun dia menyakitkan.Kata kata terakhir Keyni untuk vampir pemburu yang dia bunuh juga karena kesombongan temannya.


di pintu belakang Leyni yang berjaga dengan duduk dan segelas darah segar membuat Leynu agak sedikit menyeramkan kalau di lihat secara manusiawi.Dia sedikit menikmati udara malam ini karena energinya sedang di tambah dengan segelas darah merah.Leyni mendengar ada yang datang dia pun membiarkan vampi itu mendekat Leyni masi senang menikmati udara malam.Vampir yang melihat gelas yang berisi darah segar segera mengambil gelas yang ada di atas meja dan meminumnya namun naas darah yang ada dalam gelas itu berisi racun yang mematikan.Ketika dara yang ada di gelas telah habis Leyni tersenyum dan berkata kepada vampir pemburu."Selamat takdirmu sampai di sini..."Kata Letni sambil tersenyum dengan santainya.


Vampir pemburu pun bingung dan bertanya apa maksud dari perkataan yang barusan di katakan oleh Leyni,dia pun tersenyum akan pertanyaan yang di lontarkan dan Leyni menghitung satu sampai tiga dan vampir pemburu itu mulai sesak napa pada hitungan ketiga.Vampir itu menyadari kalau darah yang di minum barusan tercampur dengan racun.Sialan aku tertipu dengan darah yang ada dalam gelas dasar vampir sialan kau kata katanya terbata bata karena sesak di dalam dadanya membuat vampir itu tersiksa sampai mati.Di bagian lain yang memiliki pintu masuk ke dalam rumah ada salah satu anak buah Andreas yang berjaga dia pun tampak berpikir seberapa banya vampir pemburu yang akan datang malam ini karena malam ini adalah malam berburu oleh bangsa vampir,berjalan kesana kemari berputar putar di tempat dia merasa sudah jau dia berjalan dari pintu dia pun segera kembali.Dan dia tak sengaja menabrak seorang vampir pemburu yang hampir saja masuk"Aiiss sakit sekali kepalaku inu bedebah ..." Kata anak buah Andreas.Dia oun langsung memukul mundur vampit pemburu sampai halaman rumah dan mematahkan lehernya "Itu balasan karena kamu menabrak diriku dengan tidak tau malunya..."Kata anak buah Andreas yang hanya dirinya yang mendengar vampir pemburu telah mati dengan leher yang patah.


Bersambung.................


Note...

__ADS_1


hy temen temen semua sehat sehat semuakan kalian jaga kesehatan ya😊😊😊


Novel ini akan update 1 bab per hari kalau author ngga sibuk di dunia nyata ya😁😁😁


jangan lupa di like ya agar author lebih bersemangat untuk menulis..😍😍😍


Dan jangan lupa di  tambah kan ke favorite agar ngga ketinggalan update terbaru ya...☺☺☺


Coment juga tapi yang sopan ya...dan coment yang menginspirasi otak author juga agar mendapatkan lebih banya ide untuk menulis...😘😘😘


Jangan lupa di vote seiklasnya ya....author ngga maksa untuk vote banyak banyak ko😄😄😄

__ADS_1


__ADS_2