
Feyna pun mendekat dan duduk di hadapan An.Melihat kakaknya sudah duduk An memberikan dokumen ke pada kakanya dan menjelaskan apa saja yang perlu di jelaskan oleh An.
Setelah mendengarkan perkataan adiknya Feyna mengambil dokumen dan membaca secara detail agar tidak ada kesalahan.setelah selesai di baca langsung di tanda tangani.Tak terasa hari sudah berganti dan kini An,Feyna dan Al pun akan segera pulang ke kediaman mereka.
Tak lupa An yang membawah mobil Feyna dan Feyna juga membawah mobil Stive.Karena pikir Feyna hanya akan mengantar Al dan langsung pulang namun ada hal lain yang membuat Feyna harus pergi ke kantor setelah mengabari Stive yang sedang berada di rumah sakit.
Sebelum masuk ke dalam mobil Feyna berkata pada adiknya bahwa dia akan ke rumah sakit untuj menjemput Stive dan Al pun ikut dengan An unuk segera pulang karena hari sudah semakin sore.
Mereka pun berpisah di tempat parkir yang memang di kususkan untuk CEO dan parkiran untuk mobil suaminya sama persis dengan di rumah sakit.
Mereka pun masuk ke dalam mobil masing - masing dan pergi dengan jalur yang sama hanya saja ketika beberapa meter kedepan akan berpisah.
Feyna pun membunyikan klakson karena dia akan berbelok ke arah kanan sedangkan An dan Al lurus kedepan.An yang mengetahui kakaknya membunyikan klaskon dan sejarah tidak langsung mengabarinya bahwa mereka akan berpisah di sini An membalas dengan membunyikan klakson juga.
Setelahnya mereka berpisah dua puluh lima menit berlalu kini Feyna telah ber ada di rumah sakit dan sedang memarkirkan mobil di parkiran milik Stive.
Tak menunggu waktu lama Feyna pun keluar dan berjalan ke arah lobi rumah sakit dan menyapa perawat yang berjaga.
" Sus udah ganti jam apa belom..?" Tanya Feyna.
" Belum bu sedikit lagi.." kata sang suster.
" Kalau gitu ini aku bawain kalaian sesuatu nanti di bagi sama yang lainya." kata Feyna sambil meletakan sesuatu ke atas meja depan sang suster.
" Makasih bu.." kata sang suster sambik tersenyum manis dan senyum yang tulus.
Feyna pun mengangguk dan tersenyum sambil melangkah meninggalkan sang suster dengan kotak yang dia bawah tadi.
Feyna memasuki lift dan segera menuju ruangan suaminya.Tak menunggu waktu yang lama dia pun sampai di lantai ruangan suaminya ber jalan sedikit dan membuka pintu langsung terlihat suaminya mendongak menatap istrinya.Ketika mengetahui yang datang itu istrinya dia pun tersenyum melihat istrinya masuk dan mengahlikan pandangan ke dokumen yang sedang di baca olehnya.
" Sayang pulang jam berapa...?" Tanya Feyna sambil duduk di sofa.
" Sedikit lagi sayang.Dan kamu kenapa duduk di sana,ngga mau deket sama aku ya...?" kata St8ve cemberut.
__ADS_1
Feyna pun menoleh dan langsung berdiri menghampiri suaminya yang sedang meracuk dan duduk di pangkuan Stive.
" Kenapa kamu akhir - akhir ini suka merajuk.Laki ko lempeng amat." Kata Feyna sambil memeluk leher suaminya.
" Sayang jangan banyak bergerak nanti dia bangun dan kita akan larut malam di sini." Kata Stive memperingati Feyna yang duduk di pangkuannya.
" Sayang aku ingin bercinta." Kata Feyna sambil mencium telinga Stive.
" Karena kamu membangunkannya kamu harus bertanggung jawab atas apa yang kamu buat." Kata Stive sambil menggendong istrinya masuk ke dalam ruang istirahatnya.
Namun sebelum itu Feyna memperingati Stive untuk membuka baju sebelum melakukan itu.Jika tidak mereka akan berganti pakaian dan jika sampai di mansion berbeda pakaian dan itu di lihat putra mereka akan panjang urusanya.
Stive pun mengikuti arahan istrinya dan membuka baju sebelum melakukan aktivitas mereka.
Tak lama kemudian mereka pun memaduh kasih dengan rasa ingin memiliki waktu yang menurut mereka sangat sedikit karena selalu waktu mereka di habiskan untuk berkumpul dengan keluarga kecil mereka.
Satu jam berlalu barulah aktivitas panas Stive dan Feyna pun berakhir.
Mereka pun bergegas untuk pulang karena hari sudah semakin gelap.
Seminggu berlalu dengan aktivitas mereka masing - masing membuat hari terasa hanya sebentar.Feyna mendapatkan notif dari sekolah Al bahwa dua hari kedepan orang tua dan murid harus hadir di sekolah karena ada pembacaan kelulusan dan nilai terbaik kelulusan di tahun ajaran ini.
Feyna pun memberitahukan berita itu pada Stive dan sekaligus untuk mengosongkan jadwal pada besok hari.
An pun ingin menghadiri acara yang akan di selenggaraoan di sekolah Al.
Ke esokan harinya mereka pun bersiap untuk mengadiri acara di sekolah Al.Dengan pakaian rapih mereka keluar dan masuk ke dalam mobil dan pergi bersama.
Setengah jam berlalu kini mereka telah sampai di sekolah dan sudah terlihat ramai dengan para murid dan orang tua masing - masing.Feyna dan Al segera turun dan berbaur dengan para murid dan ornag tua untuk menuju aula sekolah.Sedangkan An dan Stive mencari tempat parkir dan ketika mobil terparkir,mereka pun keluar dan menuju aula dan mencari keberadaan Al dan Feyna.
Feyna pun mencari tempat duduk di bagian tengah agar memudakan Stive dan An menyusul mereka.Tak berselang lama mereka pun sampai dan bergabung duduk dengan Al dan Feyna.
Lima belas menit berlalu kini acara yang di nanti pun akan segera di mulai.
__ADS_1
MC pun berdiri memberi salam kepada murid - murid dan orang tua,setelah mendapatkan jawaban barulah sang MC melanjutkan menyampaikan susunan acara.
Acara pertama ucapan selamat datang yang di bawahkan oleh sang kepala sekolah dan di lanjutkan pembacaan nama - nama murid yang menjadi peserta ujian.Setelah itu sang kepala sekolah membaca nama anak - anak yang lulus ujian dan terakhir penyampaian siswa berprestasi dan menjadi juara umum di kota A.
Parang orang tua bersemangat karena mendengar nama anak mereka telah lulus dan juga penasaran siapa anak genius itu.
Tak berselang waktu lama kini sang kepala sekolah memperlihatkan sebuah amplop coklat dan tertulis dinas pendidikan kota A dan amplop itu masih di segel.
Kepala sekolah pun membuka amplop itu dan membaca nama siswa yang tertulis dengan huruf kapital.
ALEANDRO STEVEN LEXANDRO ANAK GENIUS BERUSIA LIMAH TAHUN.
Seketika aula menjadi ramai karena perbincangan para orang tua murid yang tak pernah mengenal anak se genius itu dan tak pernah melihat anak itu.
Sang kepala sekolah mempersilahkan Al dan kedua orang tuanya untuk maju dan mengambil penghargaan yang telah di sediakan untuk Al.
Mereka pun terpanah melihat Al bersama dengan kedua orang tuanya Stive yang tampan rupawan dan Feyna bagaikan bidadari dan Al yang mengikuti paras kedua orang tuanya sunggu ciptaan Tuhan paling sempurna.
Segala pujian pun terlontar dari beberapa guru dan tak lupa sang kepala sekolah dan juga orang tua murid.
Feyna pun merasa sangat bahagia tak menyangka anak kecilnya bisa mendapat prestasi di umur yang masih lima tahun dan Feyna sangat bersyukur akan hal itu.
Mendapatkan anak sepintar Al membuat Feyna dan Stive mengulas senyuman dan kebahagiaan terpancar di wajah mereka melihat Al pun tersenyum ke arah mereka berdua.Al pun turut bersyukur memiliki orang tua yang penyayang dan penuh kasih sayang kepadanya.
BERSAMBUNG.
Maaf ya kalau banya typo.
Makasih atas dukungan kalian.
Salam sehat semuanya salam bahagia...
🥰🥰🥰🥰🥰😊😊😊😊
__ADS_1