
Kini Stive sangat bersyukur karena memiliki seorang istri yang memiliki hati yang lembut dan pemaaf tak sia-sia dia mencintai wanita yang ada di sampingnya ini.Merasa sangat bahagia mempunyai wanita yang sangat pengertian.
"Kenapa sih cium-cium.." Ketus Feyna kepada suaminya yang tak tahu tempat itu.
" Emang ngga boleh ya cium istri sendiri.?" Tanya St8ve dengan tatapan ala kucing anggora.
" Tahu tempat dong masih ada tamu juga main ceeplak ceplok." Sindir Feyna.
" Eee iya lupa aku.Aku pikir udah ngga ada tamu." Jawab Stive sambil tetawa.
Kehangatan yang terjadi di antara mereka membuat Cantika tersenyum.Akan kehangatan yang tercipta di antara kedua vampir yang memiliki status suami istri itu.
Kehangatan yang terjalin membuat Cantika larut dalam melody drama yang ada di depan mata mereka saat ini.
Mereka tidak menyadari kalau saat ini Keyni sedang merangkul mesra Cantika yang duduk di sampinya dan pemandangan itu juga tak luput dari penglihatan Feyna dan Stive.
Membuat mereka berdua saling lirik dengan sebuah rencana dan tak lupa ruangan Stive memiliki kamera yang sengaja di pasang Stive jika terjadi sesuatu yang bisa membuat hal itu berguna.
" Sayang kamu hebat,aku sebagai suami kamu sangat bangga sama kamu,mau di peluk ngga...?" Tanya Stive sambil merentangkan tangannya untuk memeluk istrinya.
" Aaa...Sayang kamu membuatku melayang,mau lah aku di peluk suami.." Jawab Feyna sambil masuk kedalam pelukan suaminya.
pelukan hangat dari Stive membuat Feyna hanyut dalam debaran jantung suaminya itu,membuat dia sangat merindukan setiap sentuhan yang di berikan Stive di tubuhnya.
Cantika yang merasa peggal tidak bersandar di di sofa membuat dia merasakan ada sesuatu yang berat di bahunya.Membuat Cantika menoleh ke bahunya dan mendapatkan tangan Keyni yang melingkar di bahunya sambil mengelus dengan pelan membuat sesuatu yang berbeda yang di rasakan oleh Cantika membuat dia berpikir apa sebenarnya orang yang di maksud oleh Feyna itu adalah Keyni.Tapi Cantika masih merasa bimbang dengan pikirannya.
" Heee...Kondisikan tanganmu sembarangan ajah ada di pundak orang..." Ketus Cantika sambil memukul tangan Keyni dengan keras.
"He..he..he.Maaf kelepasan abisnya aku terbawah suasana si bambang ngga tau tempat.." Jawab Keyni sambil melirik dua pasangan di depannya.
__ADS_1
"Emang siapa yang nyuruh kamu lihat aku,emang aku yang menyuruh kamu menatuh tangan kamu di pundaknya.Kamu ajah yang alay bilang ajah suka apa susanya sih." Balas Stive tak kalah ketusnya.
" Eee bambang emang kamu itu udah ngga ada empedunya ya mesra mesraan di depan orang lain.mesra-mersaan ko di umbar,emang ngga takut dosa ya bambang lo.." Balas Keyni tak kala ketusnya juga.
" Emang dosa ya kalau aku meluk,cium dan memyayangi istri aku sendiri,ini mah ngga ada yang larang karena udah menjadi milik aku sah sejarah hukum dan agama jadi di mana aja aku mau bermesraan dengan istri aku ngga apa-apa kan dia udah milik aku" Jelas Stive dengan bangga.
" Tapi ngga usah di depan kita juga kali kan mata aku jadi berdosa liatnya." Jawab Keyni so polos
" Siapa suruh ngelihat aku sama Feyna,emang aku yang nyuruh kamu buat ngeliat aku." Jawab Stive dengan santai.
" Ngga bener kalian apa sih kaya kucing sama tikus aja ngga pernah akur bener bener deh..." Kata Feyna seperti biasanya menengahi perdebatan mereka.
" Kan dia yang mulai sayang buka aku..." Jawab Stive yang masih mengelus pipih halus Feyna.
" Masih aja ngga mau ngalah sama adik sendiri..." Sindir Keyni.
" Kamu juga emang kamu anak kecil apa mencari pembelaan sama kaka ipar kamu,udah tua juga atau kamu laki-laki setenga matang" Celetuk Cantika.
Stive yang puas menertawakan mereka berdua tibah tibah terlintas sebuah ide untuk menyatuhkan dua vampir di depannya itu.Feyna pun tak menunggu waktu lama menyadari apa yang akan di lakukan oleh suami kesayangannya itu,dengan wajah yang sangat senang akan membuat mereka bersatu.
"Cantika gimana kalau kita liburan...?" Tanya Feyna
" Bisa sih kebetulan aku ngga pernah ambil cuti..." Jawab Cantika dengan santaik.
" Iya ambil cuti ngga tapi bolos kerja karena sakit hati pernah kan" Sindir Keyni.
Cantika hanya membalas dengan senyum malu malu yang di tampilkan dari wajah cantiknya.Yang lebih terlihat cantik jika wajahnya memera seperti kepitimg rebus.
" Kenapa wajah kamu seperti itu.." Goda Keyni.
__ADS_1
Dengan segera Cantika menggeleng kepala menahan malu yang membuat dirinya salah tingah seperti saat ini.
" Udah jangan di goda nanti kalau dia jatuh cinta sama kamu gimana.Kamu mau tanggung jawab..." Kata Stive santai.
" Kalau dia jatuh cinta sama aku ya aku bersyukur kalau ngga ya aku berayukur juga.Karena cinta tak bisa di paksakan." Jelas Keyni dengan lantang.
" Tumben pinter " Cibir Stive.
" Ya iyalah emang aku bodoh apa" Jawab santai Keyni tak lupa senyum meremekan yang di tampilkan oleh Keyni.
" Udah...Cantika gimana kalau kita berlibur di hutan kan ada wisata hutan di kota sebelah gimana...? kita juga bisa berburu rupanya aku lagi menginginkan asupan daging segar..." Jelas Feyna sambil tersenyum.
" Boleh juga ide kamu aku juga ingin mendapatkan daging segar aku udah bosan juga makan daging panggang" Jawab Cantika.
" Kapan kita perginya..?" Tanya Feyna sambil melihat ke arah Stive.
" Kapan saja hari ini juga bisa,hari ini cukup lenggang,l aku ikut kamu aja de." Jawab Stive santai.
Pandangan Feyna menyampuh mereka yang ada di dalam tempat itu meminta persetujuan dari mereka.Mereka pun mengangguk tanda mereka setuju.
" Baik kalau begitu kita bersiap dan pergi dari tempat ini,berkemas dan kita bertemu di cafe X persimpangan jalan kota ini menuju kota sebelah..." Jelas Feyna.
"Baik kita segera berkemas" Jawab Keyni dan Cantika bersamaan.
Mereka pun bangkit bersama dan keluar bersama dengan senyum yang terlihat jelas di wajah mereka.Mereka pun pergi ke apartemen masing masing untuk mempersiapkan apa yang akan mereka bawah untuk berlibur sebentar.
setelah selesai berkemas tak lupa Keyni mengirim pesan kepada Cantika untuk mengambil gadis itu dan pergi bersama.
Cantika yang melihat pesan yang di kirim Keyni membuat dia berpikir Apa Keyni memiliki perasaan terhadapnya atau hanya sebatas teman saja.Tapi Cantika merasa sangat bahagia dengan lelucon yang di buat oleh Keyni membuat wanita itu tersenyum sejenak menghilangkan rasa sedih di hatinya.
__ADS_1
Bersambung....
doubel up ni temen temen...😁😁😁😁