Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
36.Pendapat Stive


__ADS_3

Setelah mereka kembali Stive maupun Robert hanya diam dan saling menatap karena ini masalah serius.


Leyni yang menyadari ada yang berbeda dia pun bertanya kepada suami dan anaknya itu perihal apa yang terjadi....


"Pah...Stive apa yang kalian bicarakan tadi...?Leyni pun bertanya kepada kedua orang laki laki itu.


Tetapi Robert mau pun Stive hanya diam dan saling melempar tatapan,mengisyartkan memberi penjelasan kepada Leyni.


Robert pun berbicara sebagai kepala keluarga agar mereka mendapatkan solusi perihal Feyna.


"Gini mah,'Feyna'papa mau bicara soal Feyna...."sambil menatap ke arah Feyna dan Leyni...


"Pah apa ini soal Feyna yang..?Leyni pun mencoba menebak dan perkataannya terpotong oleh Stive.


"Ma....biar nanti papa yang menjelaskan ya...dan kita akan mencari solusinya sama sama...Seru Stive


karena jika Mamanya yang menjelaskan pasti tak akan di pahami dan tak ada basa basi langsung ke intinya dan akan membuat orang orang syok dengan semua perkataannya.


"Gini,Fey'om mau bicara soal kamu.'kamu udah tauh kalau Stive bukanlah manusia biasa....?Tanya Robert pada Feyna.


"Iya'om saya sudah tau"....Jawab Feyna


"Ok'jadi apa kamu udah paham jika wanita yang masuk ke kehidupan Vampir apa dampaknya pada manusia...?Robert bertanya lagi.


"Engga om...Jawab Feyna singkat dan dia pun merasa bingung apa yang akan terjadi pada dirinya hari ini.


"Baik'om akan menjelaskan segala sesuatu sama kamu dan kamu bisa memutuskannya sendiri tanpa paksaan dari siapapun"...Kata Robert


Feyna pun mengangguk tanda dia mengerti semua perkataan Robert dengan jelas dan dia pun berpikir apa dia akan menjadi santapan mereka dan mereka akan memakan dagingnya segala sesuatu telah di pikir oleh Feyna.


Stive yang melihat hal itu pun berpindah tempat duduk dan duduk di samping Feyna dan memegang tangan Feyna',menatap mata Feyna dengan dalam terlihat jelas bahwa Feyna sekarang merasa takut dan juga bingung akan posisinya kali ini.Feyna pun membalas menatap Stive yang terlihat tenang tapi khawatir pula,Stive pun segera menganggukan kepalanya mengisyaratkan bahwa akan baik baik saja.Feyna pun tersenyun namun dalam hatinya tak bisa tenang akan penjelasan yang akan di beritahu oleh Robert.


"Apa kamu sudah siap Feyna untuk mendengar penjelasan saya"...?tanya Robert.

__ADS_1


Feyna pun menganggukan kepalanya terlihat dari raut wajahnya bahwa Feyna sangat krtakutan pada saat ini.


"Jika kamu berada di kalangan Vampir yang belum terbiasa dengan manusia pasti kamu udah menjadi santapan bagi mereka'tapi untung saja kamu berada di sini jadi kamu aman dari para vampir yang haus dari tapi saya mau bertenya sama kamu'Apa kamu sangat menyayangi anak saya ini"....?Tanya Robert sambil melihat ke arah anak sulungnya itu.


"Saya sangat mencintai Dia om"....!!!jawab Feyna


"Apa kamu mau berkorban untuknya dan jika klan vampir mengetahui jika di sini ada manusia pasti mereka akan menyeretmu keluar dari sini dan menyandera dirimu."


"Apa yang bisa saya lakukan om"....?jawab Feyna.


"Kamu pikirkan terlebih dulu om engga akan memaksamu untuk menyetujuinya sekarang tapi nanti jika kamu sudah memikirkannya.jika kamu bersedia Stive akan merubah dirimu menjadi seperti kita,sebelum ketua klan Vampir tauh dan jika itu belum terjadi dan ketua klan Vampir mengetahuinya terlebih dulu makan Stive akan di bunuh oleh nya dan tak akan kembali"...kata Robert


Feyna pun berpikir dengan keras apa yang di katakan oleh Robert padanya mengenai pria yang sangat dia cintai meskipu Feyna tak pernah menunjukan rasa sukanya pada Stive secara langsung tapi dalam lubuk hati yang paling dalam dia sangat berkali kali lipat menyayangi Stive...


"Pah aku kan udah bilang aku ngga mau merubah Feyna sama seperti kita aku nnga mau meskipun nyawa taruhanya...Jelas Stive pada Robert.


"Tapi Stive kamu akan membahayakan dirimu sendiri dan kamu tau si Andreas itu dia sangat kejam dan tak memiliki hati nuraninya.


Sekilas tentang Andreas seorang ketua vampir yang sangat berkuasa membuat para vampir harus menuruti semua perkataanya dan tak bisa membantahnya dan jika ada vampir yang membantah atau mengingkari janji yang telah di buat maka vampir itu akan menerimah hukumannya yaitu mati tapi sebelum di bunuh akan di siksa terlebih dahulu barulah dia akan membunuhnya.


"pah'bagaimana jika kita menyembunyikan Feyna jauh dari hadapan Andreas'untuk sementara waktu agar Feyna bisa berpikir..."Stive mencoba memberitahu apa yang ada dapam pikiranya.


Robert pun berpikir bisa saja mereka menyembunyikan Feyna tapi jika Stive berada di samping Feyna tetap akan membuat Feyna dalam bahaya karena mereka bisa mengetahui lewat Stive.


"Bisa juga kamu menyembunyikan Feyna tapi kamu jangan sering sering menemuinya karena itu akan sangat berbahaya"...tapi kamu tidak bisa menyembunyikannya terlalu lama juva Stive...Jelas Robert pada Stive.


"Baik'pah aku mengeri nanti aku akan mengantar Feyna dan tak akan berlama lama di sampingnya agar anak buah Andreas tidak curiga padanya.


Jadilah keputusan mereka untuk sementara waktu menyembunyikan Feyna sementara waktu dan Stive tidak akan menemui Feyna pula sampai Feyna memberikan keputusannya.


Hari sudah semakin sore Stive yang melihat jam di pergelangan tanganya pun lansung pamit pulang untuk menantar Feyna ke Apartemenya agar dia segera beristirahat.


"mah'pah'aku mau nganterin Feyna pulang dulu ya takut kemaleman dan kita masih di sini akan sangat berbahaya untuk kita nantinya."Kata Stive kepada kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Baiklah nak kamu jaga Feyna ya jangan terjadi apa apa sama dia....jawab Leyni sambil tersenyum ke arah Feyna.Feyna yang melihat itu pun langsung membalas senyuman Leyni.


Mereka pun berpamitan untuk pulang ke Apartemen,mereka keluar dari rumah dan langsung masuk ke dalam mobil Stive pun memakaikan jaketnya kepada Feyna agar para Vampir tak akan tau jika ada manusia bersamanya.Mobil pun segera melaju keluar dari rumah mewah itu.Setelah sampai di jalan raya Stive pun sudah terlihat tenang lebih tenang dari sebelumnya tak ada pembicaraan yang terjadi antara mereka berdua.Setelah satu jam berlalu mereka pun sampai di Apartrmen Stive pun memarkirkan mobilnya dan pergi ke dalam Apartemen menyusul Feyn tang telah lebih dulu.


"Fey'kamu istirahat ya jangan terlalu di pikirkan masalah tadi aku ngga akan memaksakan dirimu ko"...dengan senyum di wajah Stive yang terlihat sangat tulu.


"Iya Stive aku masuk dulu ya sampa besok"...!!seru Feyna.


"Iya besok hari terakhir aku ada di kantor kamu juga dan kamu jaga diri kamu ya buat aku karena kita akan jarang bertemeu"..Jawab Stive


"Ou...ya aku lupa kalu besok adalah hari terakhirmu bekerja di perusahaanku"jawab Feyna sambil tersenyum.


"Iya aku juga udah di ingatkan oleh pihak rymah sakit kalay besok hari terakhir aku cuti...jawab Stive.


"Kamu jaga kesehatan kamu ya"....dan jaga hatimu untukku Stive....Feyna pun tersenyum penuh arti kepada Stive.


"Pastilah aku akan menjaga hatiku untukmu dan ngga akan ada yang mengisi hatiku selain kamu"...sambil membalas senyumannya Feyna.


Mereka pun masuk ke dalam Apartemen masing masing dengan perasaan bahagia karena saling mengingatkan satu sama lain...


Bersambung..............


Note:


Hy guys


hy temen temen apa kabar kalian....


novel ini masih dalam tahap di review karena permintaan dari noveltoon jadi author akan memperbaiki novel ini mungkin bab 1 sampa 34 akan author review kembali.


dan....jangan lupa like,tambahkan ke favorite jika kalian menyukai novel ini dan coment untuk memotivasi otak author yang hanya seberapa ini😁😁😁


dan jika kalian ingin vote silahkan seiklasnya.....

__ADS_1


salam sayang author untuk kalian....😍😍😍


__ADS_2