
Di sisi lain Stive yang sampai di rumah sakit langsung di sambut dengan pasien rumah sakit....
Baru saja dia sampai dan belum sempat mengganti jasnya...
"Pasien yang ini tolong suster di bersihkan lukanya dan bawa ke ruang oprasi karena ada yang pata tulang"seru Stive kapada seorang suster yang ada di situ.
"Baik dok"...sahut sala seorang suster..
Stive pun belum sempat menyelesaikan tugasnya dan tiba tiba ada pasien pria paru baya yang datang dan seketika pingsan di hadapan Stive.
Dengan sigap Stive menopang tubuhnya agar tidak jatuh....dan memanggil bebeerapa suster untuk membantunya.
"Suster...sust....suster tolong orang ini segera bawa keruangan saya akan memeriksanya"...jelas Stive
"Baik dok" sahut salah seorang suster kepada Stive.
"Dokter Stive ada pasien wanita yang ngamuk ngamuk Dokter...kata suster..
"Kenapa dia mengamuk apa dia orang gila inikan bukan rumah sakit jiwa"...Jelas Stive
"Kami juga tidak tau kenapa dia ngamuk ngamuk"...jawab suster
"Tanyakan apa keluhanya agar dapa mengobatinya"...jawab Stive
"Sudah di tanyakan Dokter tapi dia tak mau bicara dia hanya bertetiak histeris"...kata suster
"Apa psykolognya yang terganggu"...tanya Stive
"Kmai juga tidak tau dok"...jawab suster itu.
Stive pun pergi melihat pasien itu...
"Aku suka yang penuh tantangan seperti ini..gumam Stive dalam hati dengan senyum liciknya...
"Mba...kenapa ada di rumah sakit...?mba sakit....?tanya Stive dengan lembut dan dengan tatapan yang tajam tapi nyatanya wanita itu menatap Stive dengan tajam dan penuh amarah....
"Itu bukan urusan anda pergi dari sini"...usir wanita itu
"Kenapa anda mengusir saya apa hak anda untuk menguair saya"tanya Stive dengan tatapan tajamnya
"Kenapa kalau saya mengusirmu apa kamu keberatan ha...."teriak wanita itu kepada Stive.
"Kamu tidak tau saya siapa berani beraninya kamu mengusir saya"...jawab Stive.
"Chiii" belagu memangnya kamu siapa dan apa wewenang kamu di sini"...?tanya wanita itu.
__ADS_1
"Saya adalah Dokter dan saya berhak atas semua pasien yang telah masuk ke dalam rumah sakit ini"....jelas Stive
"Jika kamu Dokter kenapa kamu tidak memakai pakaian Dokter malah dengan pakaian orang kantoran"...tanya wanita itu
Stive pun melihat penampilannya karena banyaknya pasian dia lupa untuk mengganti pakaiannya
"Sust tolong bawa jas saya ke ruangan saya dan bawah jas dokter saya bawa kemari"...!!Stive menyuru seorang suster untuk mwngambil jasnya.
"Caik,dok"....!!!seru suster itu
Suster itu pun pergi memgambil jas dokter milik Stive dengan cepat dan menghampiri Stive dan memberikan jas itu padanya
"So...so...dokter nyatanya pembohong dasar semua laki laki itu pembohong ngga ada yang ngga tukang bohong"....seru wanita itu
"Apa yang anda katakan semua laki laki itu pembohong jangan asal kamu memangnya semua laki laki di dunia ini satu ayah dan satu ibu jangan mengambil kesimpulan seperti itu"...kata Stive tetap dengan tajam...
"Iya memang benar semua laki laki itu sama saja tukang tipu wanita dasar mahkluk menyebalkan dan membuat aku rasanya mau muntah saja"...
"Kalau memang laki laki itu mahkluk menyebalkan dan tukang tipu kenapa mau sama laki laki"...kata Stive dengan tatapan tajamnya...
"Dok ini jas anda"....seru sala satu suster...
"Terimah kasih sust"....kata Stive..
"Dasar wanita menyebalkan sepertinya akan ada perang di Sini gumam Stive dalam hati...
(sust ambilkan obat penenang segera sepertinya dia ini stres)stive membisikan itu kepada salah seorang suster...suster itu pun mengangguk tanda iya mengerti....
"Kenapa kamu bisik bisik sama suster"...kata wanita itu..
Stive yang marah menatap tajam wanita itu...
"hHy kamu...apakah kamu bosan hidup...he...apa kau ingin mati saja o...tidak tidak kamu harus di siksa terlebih dahulu barulah kau mati"....kata Stive coba mengancam wanita itu
"Ha....ha...ha. memangnya aku takut terhadapmu pria penipu...
"Kenapa kamu bilang saya seorang penipu,pembohong,atas dasar apa kamu bicara se enak jidat mu saja,karena saya pria dan anda menyimpulkan saya seorang pembohong...ini adalah ID card saya kamu lihat ini wajah saya atau kau buta sedari tadi kamu cukup membuat saya sabar dan kini kesabaran saya sudah tidak ada"...jawab Stive murka
Seketika ruangan itu hening karena suster dan dokter yang berada di sana sangat tau betapa kejamnya Stive...
"Dan kamu wanita dengarkan aku baik...baik...kalau kamu bosan hidup ya...jangan ke rumah sakit bunuh diri saja sana di jembatan,di jalan raya atau lompat dari atas gedung kalau kamu masuk rumah sakit berarti kamu sedang sakit...dan kamu memangnya semua pria itu wajahnya dan sikapnya sama dan kamu membuat kesimpulan seperti itu...Tanya Stive
Seketika wanita itu langsung terdiam meneteskan air mata...
"saya di tipu seorang pria dan membuat saya kehilangan segalanya yang saya bangun dengan susah payah dia bilang dia akan menikahiku tapi nyatanya dia hanya menginginkan hartaku"..hisk....hisk...hisk....wanita itu menangis sesegukan...
__ADS_1
"Jadi itu masalahmu' kamu saja yang bodoh yang mau di tipu sama pria itu...jangan kamu memberikan hak kamu kepada seseorang yang belum berstatus suamimu jika kalian sudah ada ikatan maka apapun yang kamu miliki bisa di miliki pria itu...dan kamu jangan bersikap seperti orang stres bangkitlah dan carilah cara agar kamu dapat mengembalikan apa yang menjadi milikmu jadilah wanita kuat bukan wanita yang seperti ini....bagaimana kamu mau mengambil semua hakmu kalau kamu seperti ini seperti orang setres....kata Stive
"Dan kalau kamu telah mendapatkannya jangan mau di bodohi yang kedua kalinya lagi...ingat itu baik baik....timpal Stive
Wanita itu pun diam tanpa sepata kata pun...
"Apakah kamu sudah merasa tenang....atau mau mati tanpa membalaskan perbuatan pria itu...tanya Stive dengan nada bicara yang sudah marah...
"tidak dok aku tidak mau mati...jawab wanita itu
"Baiklah aku akan menyuntikan sedikit cairan penenang supaya anda bisa istirahat...Stive mengambil obat penenang dan menyuntikan itu ke langan wanita itu....
"Hufff......akhirnya selesai juga....kata Stive dalam hati sambil memijat keningnya...
Stive pun berlalu pergi..dia melihat jam yang ada di pergelangannya...
"Waduh...sudah jam segini" ...kata Stive sambil mengambil ponsel untuk menghubungi Feyna...
"Karena pekerjaan ini aku lupa sama Feyna"...gumam Stive
Tut....tut...tut...
"Hallo Stive....Feyna menjawab panggilan dari Stive...
"Kamu ada di mana...?tanya Stive
"Masih di kantor...ada sedikit pekerjaan yang membuat aku belum pulang"..kata Feyna
"Baiklah aku akan kesana tunggu aku ya"...kata Stive
"Iya..kamu hati hati ya... jawab Feyna
"Baiklah calon pacar...Stive pun tersenyum...dan pergi dari rumah sakit menuju kantornya Feyna...
Bersambung....
Note:
hy guys....
hay temen temen semua salam kenal dari author.
jika kalian menyukai karya ini silakan like coment agar biasa membantu otak author yang hanya seberapa ini.dan juga tambahkan ke favorite jika kalian menyukainya.dan jangan lupa di vote seiklasnya ya....
dalam sayang author untuk kalian🥰🥰🥰
__ADS_1