Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
48.Vampir yang cantik


__ADS_3

Feyna pun melihat seekor rusa yang cukup besar dia melirik ke arah Stive dan Stive mengangguk tanda dia setuju.Feyna pun melesat ke tempat rusa itu dan menggigitnya.Beberapa menit kemudian dia telah selesai dengan makanannya,Stive pun menunggu Feyna sampai selesai yang di tunggu pun muncul dan tersenyum kepada Stive.


"Apa kamu sudah kenyang...?" Tanya Stive sambil tersenyum melihat Feyna.


"Hemm..." Jawab Feyna.


Stive bingung dengan kekasihnya yang cukup pelit untuk bercerita,mungkin dia harus membiasakan diri dulu dengan situasi ini.Mereka pun pulang ke rumah dan duduk di sofa seketika sofa yang di duduki Feyna tergeser cukup jauh dari tempatnya.Stive dan juga Keyni pun bingung apa sekuat itu ka kaka ipar Feyna.Berbeda dengan Robert dan juga Leyni yang telah mengetahui semua itu hanya tersenyum.Leyni segera menghampiri Feyna dan memberi tahu segala hal melakukan sesuatu harus dengan perlahan agar kamu terbiasa Leyni mencontohkan cara duduk dengan benar seperti manusia biasa berjalan dengan pelan.Namun itu sangat tidak mudah di lakukan oleh Feyna beberapa kali dia mencoba dan hasilnya gagal dia pun fokus dan bersungguh sungguh akhirnya dengan segala kerja kerasnya dia mulai duduk dengan santai dan berjalan normal namun ada saja sedikit kecepatan dalam langkahnya.


Stive tersenyum melihat perubahan dari diri Feyna yang sekarang lebih agreaif dari Feyna yang dulu,mungkin dulu dia sangat agreaif tapi sekarang agreaifnya bertama dua kali lipar dan juga sangat menggoda ingin rasanya Stive menikahi Feyna secepatnya agar sah secara negara dan juga agama.


Keyni pun menimpuk punggung Stive yang melamun memikirkan Feyna yang masih asik untuk membiasakan diri seperti manusia biasa.Keyni tersenyum dan meledek kakanya "Halalin aja bang jang keburu di ambil orang.Kayanya kaka ipar lebuh memikat kelihatanya..." Kata Keyni

__ADS_1


Stive hanya tersenyum ke arah Keyni sepertinya dia akan membicarakan ini dengan papahnya.Setelah selesai dengan pekerjaan menjadi manusia biasa kini Feyna sedang duduk di balkon kamar menghirup udara malam sementara di ruang keluarga Stive membahas segala sesuatu dan ingin cepat menikahi Feyna.


Mereka pun berbincang untuk langka pertama harus mengunjungi orang tua Feyna terlebih dulu baru kita bicarakan masalag ini dengan mereka.Ke esokan harinya Stive mengajak Feyna untuk sekedar jalan jalan sore di sekitar taman,namun di taman itu memiliki beberapa pejalan kaki dan itu manusia biasa.Stive sengaja membawa Feyna ke tempat itu agar dia bisa terbiasa dengan lingkungan manusia.Mereka pun pergi ke taman sambil bergandengan tangan sama halnya sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta Feyna tersenyum melihat tingka Stive."Sepertinya tingkat romantisnya bertamah..."Gumam Feyna dalam hati sambil tersenyum.


Berjalan bersama kekasih itu sangat menggebirakan bagi sepasang kekasih seperti Feyna dan Stive angin sore yang berhembus membuat rambut Feyna menari mengikuti hembusan angin Stive membenarkan tambut Feyna dan mengusap lembut kepala Feyna.Yang di usap pun menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh Stive,mereka duduk di sebuah kursi taman dan manusia biasa sesekali lewat di hadapan mereka Stive memperingati Feyna agar bisa mengontrol diri jika berhadapan dengan manusia layaknya seperti manusia biasa.Feyna menahan dengan sekuat tenaga rasa yang bergejolak di dada,rasa ingin memangsa setiap manusia yang lewat.Feyna memanggil Stive untuk pergi berburu dari pada dia harus ada di sini itu sangat menyiksa dirinya.Stive mengikuti kemauan Feyna mereka pergi ke hutan dan mencari mangsa bersama sepertinya kali ini yang berburu bukan hanya Feyna melainkan Stive juga ingin berburu sudah sangat lama dia tidak berburu.Sesampainya di hutan mereka pun berpencar mencari mangsa masing masing Feyna melihat ada hewan yang cukup menarik dengan tubuh yang tinggi dan badan yang tidak terlalu gemuk membuat dia berselera ingin memangsa dia seperti harimau tapi dia lebih tinggi dari harimau.Itu cita hewan yang sangat cepat larinya Feyna menargetkan seekor cita dia melihat sekeliling dan melesat sangat cepat dalam hitungan semenit cita sudah tak bernyawa Feyna yang posisinya berada di samping batu besar dia pun naik ke atas batu dan duduk menghirup udara segar di sore menjelang malam hari angin yang sepoy sepoy,burung yang bersiul merdu gesekean daun pepohonan membuat suasana sangat nyaman.


Di sisi lain Stive berdiri di atas gunung mencari mangsa dia pun jelingak jelinguk mencari mangsa dia pun berjalan pelan sambil menerawang sekitarnya.Dia melihat ada segerombolan babi hutan yang sedang mencari makan di hutan Stive pun mengamati hewan itu "sepertinya tidak buruk..."Gumamnya dalam hati dia menunggu sampai salah satu dari hewan itu tertunggal atau memangsa hewan yang berada paling belakang beberapa menit berlalu para hewan itu ingin pergi namun ada satu yang tertinggal asik dengan makanan yang di makan.Stive tidak membuang kesempatan itu dia langsung bergerak dalam hitungan beberapa detik hewan itu telah mati dan tak bernyawa.


Stive mendekati Feyna dengan senyum yang terulas di wajah nya laki laki itu menghampiri Feyna dan duduk di sampingnya.pemandangan yang indah membuat kedua vampir ini berlama lama di atas batu besar Stive memeluk Feyna dari samping dan Feyna menyandarkan kepalanya di bahu Stive dan melingkarkan tangannya di perut Stive membuat mereka hanyut akan perasaan masing masing satu kecupan di kening Feyna membuat sang pemilik mendongak melihat Stive yang tersenyum melihat wajah malu malu kekasihnya itu.


Bersambung...............

__ADS_1


Note...


hy temen temen semua sehat sehat semuakan kalian jaga kesehatan ya😊😊😊


Novel ini akan update 1 bab per hari kalau author ngga sibuk di dunia nyata ya😁😁😁


jangan lupa di like ya agar author lebih bersemangat untuk menulis..😍😍😍


Dan jangan lupa di  tambah kan ke favorite agar ngga ketinggalan update terbaru ya...☺☺☺


Coment juga tapi yang sopan ya...dan coment yang menginspirasi otak author juga agar mendapatkan lebih banya ide untuk menulis...😘😘😘

__ADS_1


Jangan lupa di vote seiklasnya ya....author ngga maksa untuk vote banyak banyak ko😄😄😄


__ADS_2