Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
104. UJIAN KELULUSAN AL


__ADS_3

Feyna Pun antusias dan bertanya tentang detail kuliah An.Kalau di pikir - pikir An tidak pernah bermasalah selama di sana dan tak ada juga kabar buruk yang sampai di telinga Feyna apalagi sampai ke kedua orang tuanya yang terbilang sudah sangat tua untuk saat ini.


An pun menjelaskan beberapa hal membuat Feyna tersenyum karena memang adiknya itu lumayan pintar dan cerdas.


Tak kalah sama Feyna juga juga memiliki kepintaran yang mampu membuat sebuah perudahaan raksasa di kota ini.


Setelah selesai bercerita kini An masuk kedalam kamar dan beristirahat sudah cukup dirinya di introgasi oleh kakaknya dan dia pun baru saja masuk ke dalam kamar.


Tak lupa meski badanya terasa lelah seharian beraktifitas namun melihat adiknya pulang dengan selamat membuat hati Feyna lega.


Dan tak lupa mereka sebagai vampir yang berbaur dengan manusia sesekali memakan makanan yang di makan oleh manusia dan tak terjadi apa - apa dengan tubuh mereka dan mulai saat itu Feyna dan Stive mengacarkan Al makan makanan manusia juga.


Feyna pun memanggil Stive untuk pergi berbelanja bahan makanan untuk bisa makan bersama dengan adiknya yang sudah bertahun - tahun tak bertemu karena An yang lagi studi di luar negeri dan baru saja kembali.


Feyna ingin memasak makanan yang di sukai oleh adiknya itu.An sangat menyukai kuah tulang yang menurutnya sangat lezat dan makanan itu juga menjadi makanab kesukaanya.


Tak lama kemudian Stive dan Feyna telah kembali dengan belanjaan di tangan Stive.


Mereka pun memilih bumbu yang siap di pakai agar tak memakan waktu lama dalam pembuatan.


Dan tak lupa daging pangga yang merupakan makanan kesukaan Stive dan Al jika makan bersama manusia.Dan itu wajib ada di meja makan.


Tak lama kemudian makanan telah siap dan di hidangkan di atas meja dan tinggal menunggu penghuni mansion untuk makan.


Setelah menata makanan di atas meja kini Feyna berlalu ke kamar untuk membersihkan dirinya.


" Sayang kamu sudah selesai di dapur.?" Tanya Stive sambil melihat istrinya masuk ke dalam kamar.


" Udah sayang baru juga selesai dan mau membersihkan diri terlebih dulu baru makan bersama.Aku udah kangen sama adij aku itu,ngga kerasa waktu cepat berlalu dan sekarang dia sudah lulus aja." Kata Feyna sambil tersenyum.

__ADS_1


" Ya sudah sana mandi dulu nanti kita ngobrol lagi.." Kata Stive sambik tersenyum.


Feyna pun mengangguk dan berlalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.Tak lamah kemudian dia pun keluar dengan kimono dan mengambil pakaian untuk di kenakan.


" Sayang kamu udah mandi...?" Tanya Feyna.


" Udah tadi pas masuk kamar dan ini juga masih dengan handuk." Kata Stive sambil nyengir.


Dan berhasil membuat kepalanya di pukul oleh Feyna dan Feyna langsung berbalik meninggalkan suami mesumnya yang menyebalkan.Stive pun hanya tertawa melihat apa yang di lakukan oleh Feyna menurutnya sangat menggemaskan.


Tak lama kemudian mereka segera berkumpul di meja majan untkmuk makan.


Setelah selesai dengan makanan mereka pun berbincang akan segala hal dan membuat kesepakatan selama menunggu wisuda An akan membantu di kantor kakaknya.


Feyna akan fokus sama Al dan Stive akan fokus ke rumah sakit mengingat dia akan meninggalkan rumah sakit dalam 1 minggu dan pekerjaannya harus segera di selesaikan.


Proyek rumah sakit juga sudah hampir selesai dan 2 minggu lagi akan ada acara pembukaan rumah sakit membuat Feyna,Stive dan Keyni sangat sibuk An pun memiliki kesibukan yang lumayan banya di kantor kakaknya.


Dua minggu telah berlalu kini peresmian rumah sakit pun di lakukan semua desigen rumah sakit terlihat sangat mewah dengan fasilitas lengkap.


Tak lupa rumah sakit itu juga menjadi rumah sakit keluarga yang memang di beri nama Robert hospital yang sangat jelas rumah sakit ini milik keluarga Robert.


Setelah melakukan beberapa tahap mereka pun masuk ke dalam dan mendapat ada sebuah plat untuk di tanda tangan oleh pemilik rumah sakit dan direktur rumah sakit.


Keyni dan Feyna pun maju dan membumbui plat dengan tanda tangan mereka berdua.


Tak terduga respon para wartawan dengan plat yang di yanda tangan oleh Feyna dan Keyni.


Mereka baru menyadari kalau rumah sakit ini milik Feyna dan di kelolah oleh adik iparnya yaitu dokter Keyni.

__ADS_1


Acara pun berjalan dengan tanpa hambatan sampai dengan selesai.


Tak terasa hari demi hari berganti kini Al telah bersiap untuk mengikuti ujian untuk kelulusan di sekolah dasar dan hanya dia murid yang menjadi perhatian para pengawas melalui data yang mereka terimah anak ini baru berusia 6 tahun dan dia telah mengikuti ujian kelulusan sunggu sangat genius.


Para pengawas pun penasaran akan hasil ujian dari bocah kecil itu.Dan tak terasa 1 mata pelajaran telah selesai dan para murid pun keluar untuk beristirahat.


Para pengawas yang penasaran langsung saja mengambil kertas ujian Al dan melihat dan tak terduga menurut pemeriksaan manual mereka hampir semua jawaban Al benar semua.


Para pengawas terheran - heran karena mengingat usia anak ini masih sangat kecil di bandingkan dengan anak - anak lain.Sungguh anak yang sangat genius menurut versi mereka.


Tak lama kemudian kelas pun masuk dan melanjutkan untuk ujian mata pelajaran kedua dengan tenang para pengawas melihat Al dengan sesama namun tidak terlihat anak itu menyontek.Al terlihat sangat serius dalam mengerjakan soal ujian dengan teliti dan benar.


Hari pertama ujian berjalan dengan baik dan tanpa halangan.Kini Al dan Feyna akan pulang ke rumah untuk beristirahat karena otak di paksa bekerja keras.Feyna pun tersenyum ke arah anaknya itu.


Tiga hari berlalu dan ujian pun telah selesai membuat para siswa berteriak kegirangan dengan segala usaha mereka sampai saat ini.


Dan mereka akan menunggu hasil ujian mereka 1 minggu sesudah ujian.Siswa pun di perintahkan untuk pulang ke rumah mereka masing - masing tetapi tidak dengan Al yang harus mengikuti bundanya ke kantor karena menurut laporan dari An.Bahwa ada beberapa dokumen dan meeting hari ini yang memerlukan Feyna jadi meski merasa lelah Al tetap mengikuti bundanya ke kantor untuk pekerjaan yang telah di tinggal hampir sebulan dan membiarkan pamannya untuk bekerja.


Mereka pub di sapa oleh beberapa karyawan setelah melewati lobi dan masuk ke dalam lif yang akan mengantar anak dan ibu menuju ruangannya.


" Siang paman..." Teriak Al ketika masuk ke ruangan ibunya.


" Siang boy.Gimana sama ujian kamu..?" Tanya An menghentikan sejenak pekerjaanya.


" Aman terkendali paman." kata Al samvil tersenyum.


Feyna pun mendekat dan duduk di hadapan An.Melihat kakaknya sudah duduk An memberikan dokumen ke pada kakanya dan menjelaskan apa saja yang perlu di jelaskan oleh An.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


Maaf ya kemarin ngga update jaringan eror...


Salam sehat semuanya🥰🥰🥰


__ADS_2