Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
81.Meminta maaf


__ADS_3

Stive pun dengan segera bangkit dari tidur nya dan memeluk istrinya dan tak lupa dengan ciuman yang membuat keduanya hanyut dan melupakan akan keberadaan Keyni dan Cantika yang kaget akan tontonan dewasa yang ada di depan mata mereka berdua yang biasanya itu hanya ada di situs yang sangat di jaga ketat kerahasiaannya.


Keyni dan Cantika seperti menonton film di sebuah bioskop dengan peran utama kakanya dan kaka iparnya yang membuat Keyni tak berkedip melihat ciuman panas antara sepasang suami istri ini.


" Woooi benti woi.Ya ampun kontrol ini ada orang di dalam ruangan bukan hanya kalian berdua bikin dosa aja ngeliatin kalian..." Teriak Keyni yang sontak membuat ciuman panas mereka berhenti.


Stive dan juga Feyna saling tatap dan tersenyum dan memiliki sebuah ide untuk membuat kedua vampir itu bersatu.


Ya vampir Cantika scooper adalah seorang vampir yang sangat cantik tapi dia terkenal pemilih dengan pasangan hidupnya.Kenapa dia mengambil profesi sebagai dokter karena dia menyukai darah dan itu juga yang membuat dia sudah terbiasa dengan darah manusia yang setiap hari di lihat.


Keyni yang merasa di lihat oleh kedua kakanya pun merasa heran dengan pandangan mereka.


" Ngapain lihat lihat...? " Ketus Keyni yang merasa terusik.


" Ngga,Emang ngga boleh di lihat...?" Kata Stive tak kalah ketusnya.


" Iya boleh tapi rasanya aku ini seorang kriminal kalau di tatap sama kaka kaya gitu..." Ketua Keyni lagi.


" Kalian berdua ada apa kalau ngga ada apa apa aku masuk ruang istirahat dulu sama istri aku ini...?" Tanya Stive sambil tersenyum ke arah Feyna.


" Emang mau ngapain masuk ruang istirahat,kita kan ngga perlu istirahat..." Jawab polos Keyni.Entah dia yang pemikirannya yang polos atau hanya so polos.


" Mau main petak umpet di dalam sama kaka iparmu..." Jawab asal Stive dan sukses membuat Feyna mencubit perut Stive.


" Au...au...au...Sakit sayang ko aku di pukul sih,emang aku salah apa sama kamu..."Tanya Stive tanpa dosa.


" Kamu masih nanya salah kamu di mana,ngomong ngga di pakein filter tu mulut ntar aku perban pake lakban hitam tu mulut,bener bener de kamu..." Kesal Feyna

__ADS_1


"ya kali sayang kamu perban mulut aku trus kalau aku mau cium kamu gimana.."? Tanya Stive dengan wajah memelas.


"ya di buka lah perbanya,kalau udah di puas nyium di perban lagi agar ngga berisik." Celetuk Feyna sambil bersedekapdi dada.


" Coba contoin sayang." Kata Stive sambil m3ngedipkan sebelah mata dengan genit.


Feyna pun berdiri dari duduknya mencari lakban hitam di atas meja yang bertuliskan Direktur.Tempat suaminya sehari hari.


Feyna menemukan apa yang dia cari kemudian dia mendekat ke arah suaminya dan melakukan apa yang di perintahkan oleh suaminya.Feyna membuka lakban hitam dan menempelkan ke mulut suaminya setelah itu di cabut dengan paksa,membuat Stive merintih kesakitan akibat ulah istrinya.


" Aaaa...Sayang ko ditarik begitu..Kan sakit." Rintih Stive sambil mengusap bibirnya yang terasa perih.


"Mau obat ngga...?" Tanya Feyna.


"Apa obatnya,bisa langsung sembuh ngga...?" Tanya Stive.


Tak menunggu aba -aba Feyna segera mencium bibir Stive dengan sangat lembut membuat Stive melotot dan membalas ******* mesra dari istrinya itu.Mereka pun hanyut dalam ciuman sampai suara deheman yang membuat keduanya berhenti.


" Ehem...Ehem...Ada anak kecil mala ubar kemesraan." Ketus Keyni


" Kalau kalian mau bicara ya udah ngomong ajah malah diem dieman.Emang aku yang perluh sama kalian trus aku yang harus ngomong,enak bener..." Ketus Stive setelah melepas ciuman panas dengan istrinya itu.


Keyni pun segera melirik Cantika memberi anggukan kecil agar wanita itu segera membuka suaranya.


" Saya ke sini mau minta maaf sama mba Feyna karena keegoisanku membuat mba Feyna ada dalam masalah.Aku minta maaf dengan semua yang telah aku lakukan." Sambil tertunduk Cantika meminta maaf.


" Cantika kamu itu wanita cantik berpredikat yang tak main - main,jangan kamu merusak image mu karena kemauan yang membuat kamu menyesal nantinya.Apa yang kamu lakukan baik dan buruknya itu kamu yang akan mendapatkan balasan dari semua itu,bukan aku jadi aku minta sama kamu bukalah hatimu kepada orang yang selalu ada di saat kamu terluka,orang yang selalu hadir dalam hari- harimu mewarnai segala hari yang kamu lalui meski dia tau kamu tidak mencintai dirinya tapi kamu pasti merasakan ada yang berbeda dari perlakuannya untuk kamu.Semua orang ingin hidupnya bahagia dengan orang yang di sayang dan menyayangibkita juga dan seaindainya kamu telah berhasil menghancurkan rumah tangga aku kamu bisa saja mendapatkan Stive tapi ingat kamu tidak akan mendapatkan kebahagiaan dari hasil merebut milik orang lain.Malahan kamu akan menderita dan mungkin kamu tidak akan hidup bahagia.Saran aku coba buka hati kamu sama orang yang selalu memperhatikan dirimu.Pasti kamu tahu orang yang selalu memperhatikan mu." Jelas Feyna panjang ples lebar.

__ADS_1


"Iya mba aku minta maaf karena aku udah jahat sama kamu..." Sesal Cantika.


"kamu mau berteman denganku...?" Tanya Feyna sambil tersenyum begitu manis.


" Apa bole mba...?" Tanya Cantika dengan penasaran


"Aku tahu kamu itu orangnya baik dan asik di jadiin temen dan kamu jangan lupa aku juga sama dengan kalian aku biasa mengetahui isi hati kamu.Aku ngga mungkin ingin berteman denganmu kalau aku tak mendapatkan ketulusan dari hati kamu meminta maaf. Dan jangan panggil aku mba panggil Feyna saja." Jelas Feyna sambil tersenyum manis.


" Aaa aku seneng banget bisa temenan sama mb... eee. Feyna,Tapi aku ngga enak panggil nama aku panggil ibu saja ya..." Tawar Cantika merasa kaku.


" Okey kamu panggil ibu kalau berada di sini tapi....Kalau hanya kita ngga usah panggil ibu panggil ajah Feyna.Ngga ada tawar menawar ya" Kata Feyna tak ingin di bantah


"Baiklah aku akan membiasakan diri mulai sekarang,dan terimah kasih udah mau menerimah maaf aku ya." Jawab Cantika dengan hati yang lega.


Dia berpikir dia tidak akan mendapat maaf dari seorang Feyna yang dengan terang terangan menunjukan ketidak sukaan dirinya terhadap orang yang menusik hidupnya.Tapi apa yang terjadi malah sebaliknya dia adalah pribadi pembaaf dan penyayang membuat Cantika sangat senang di buatnya.


Feyna yang memang sangat penyayang itu sangat senang karena mendapatkan teman baru.Jika dia berada di runah sakit sekedar menjenguk atau menemani suaminya.


Kini Stive merasa Feyna adalah wanita yang sangat mereka hebat dan tak menunggu waktu lama satu kecupan mendarat dengan mulus di bibir cantik Feyna.


Siapa lagi yang melakukan itu kalau bukan suami tercintanya.


" Aku bangga sama kamu sayang,ngga sia sia aku perjuangin kamu selama ini.." Kata Stive bangga.


Bersambung. .....


Maaf ya Author baru update lagi...🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2