Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
92.Stiven Aleandro Robert Lexandro


__ADS_3

Kematian seorang saudara,paman,dan seorang pemimpin membuat mereka tak bersemangat menjalani hidup,namun itu tak berhenti sampai di situ mereka harus bangkit dari keterpurukan ini dan berlatih dengan sangat giat untuk bisa membuktikan itu kepada lawannya.


Menjadi pemimpin pengganti untuk saat ini memang membuat Robert kalang kabut dan tak pernah beristirahat karena tanggung jawabanya saat ini sangat besar.


Kesuksesan klan vampir sekarnag bergantung dengan apa yang akan di kerjakan oleh Robert.


Seminggu berlalu kini Leyni ikut tinggal bersama Robert di kediaman pemimpin klan vampir dan rumah mereka saat ini di tempati oleh Keyni dan Cantika


Kehidupan pun berjalan dengan sangat baik seperti.


5 tahun telah berlalu dan kini Al tumbuh menjadi seroang vampir yanh sangat pintar di usianya yang baru 5 tahun. sekarang ini Stive yang sedang bersama dengan keluarga kecilnya bermain di halaman rumah mereka.Melatih anaknya belah diri dengan rutin Stive mangajarkan beberpa trik dalam bela diri hanya membutuhkan penjelasan dan 1 kali praktek Al bisa dengan cepat memahaminya.


Tak hanya itu Al yang sudah duduk di sekolah TK itu mendapatkan julukan siswa tampan yang genius membuat dia yang baru 3 bulan berada di baku taman kanak-kanak akan mendapatkan kesempatan naik kelas 1 dengan sangat cepat.


Stive dan Feyna pun langsug menuju ke sekolah Al saat ini dan langsung mengurus berkas-berkanya untuk masuk kelas 1 secepatnya.Al pun sangat senang akan prestasi yang di dapat oleh dirinya dan itu tak lepas dari pengorbanan ibunda tercintak.Feyna yang sangat mendominan akan segala sesuatu yang di berikan kepada anaknya dan dari sana lah anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sangat pintar.


Mereka pun sudah sampai di sekolah yang sangat elit di kota itu,mereka masuk dan bertanya ruang kepala sekolah dan setelah mendapatan petunjuk mereka langsung menuju ke ruangan itu.

__ADS_1


Tak menunggu waktu lama kini mereka telah telah berada di ruangan kepala sekolah dan telah berbincang dengan sang kepala sekolah.


" Maaf pak Stive apa saya bisa melihat berkas-berkas anak bapak...?" Tanya dang kepala sekolah dengan sangat rama dan di ketahui namanya Racio Xandri dan itu terlihat di papan nama yang berada di atas meja ruangannya.


Stive langsung memberikan sebuah berkas yang sedari tadi di pegang olehnya,melihat Racio langsung saja mengambil berkas itu dengan sopan dan membukanya dan betapa terkejutnya melihat nilai yang ada di sebuah kertas dengan nilai yang sangat memuaskan tanpa kuranh sedikit pun dan itu sukses membuat Racio terheran-heran.


" Istimewa." Satu kata melunjur dengan sempurna dari mulut sang kepala sekolah.


Mereka yang melihat itu pun hanya tersenyum dan langsung melihat ke arah anaknya yang duduk di tenga mereka.Al langung tersenyum karena pandangan ayah dan bunda yanh sangat gembira membuat bocah ini berkali-kali lipat rasa senangnnya.


" Bapak,ibu saya menerima anak bapa dan ibu untuk sekolah di sini di mulai dari besok karena saya tidak pernah melihat murid sepandai ini sepanjang saya menjabat sebagai kepala sekolah dan saat ini saya mendapatkan anak didik yang genius ini dan saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini." Kata Racio dengan sangat bahagia.


Sepulang mereka dari sekolah kini mereka akan berbelanja keperluan rumah dan keperluan Al di sebuah mall di kota itu.Selesai berbelanja mereka pun langsung pulang karena Al ingin berburu ke hutan bersama ayahnya.


Mereka pun sampai di rumah membawah barang-barang yang mereka beli dan Al pun membawa sendiri peralatan sekolahnya ke dalam kamar pribadinya untuk di tata.Perasaan senang pun terlihat jelas dari raut wajah Al saat ini bagaimana tidak dia hanya duduk di bangku TK selama hampir 3 bulan dan dia telah lulus dari sana tak seperti anak-anak yang lain. yang harus menunggu 1 tahun baru bisa selesai dan oleh karena itu Al sangat bersyukur.


Setelah dia menantabarang-barangnya kini dia keluar untuk berburu bersama ayahnya ke hutan Stive pun telah berganti baju dan akan menemani anaknya untuk mencari buruannya.

__ADS_1


Kini mereka berdua berada di hutan belakang rumah berjalan perlahan dan mencari buruan masing -masing tepat sasaran sebuah rusa kecil yang sedang asik berbaring membuat air liur Al seperti menetes saja dia pun melihat ke arah ayahnya.Stive yang mengetahui itu memberikan anggukan kecil untuk menyetujui kemauan anaknya.


Dengan bekal persetujuan ayahnya kini Al sudah berada di hadapan rusa kecil dan langsung saja menancapakn taringnya menghisap habis darah rusa kecil itu tanpa sisa.Setlah berburu mereka pun langsung pulang ke rumah.Karena hari sudah terlalu gelap.


Ke eskona harinya Stive dan Feyna mengantar Al ke sekokah barunya dan setelah mereka masuk Stive langsung mengantar Feyna ke kantor dan dirinya akan ke rumah sakit dan tak lupa kalau mobil Feyna ada di kantor dan dia bisa saja pulang mengggunakan mobilnya dan tak lupa menjemput anaknya.


Jam yang menunjukan pukul 2 siang membuat Feyna bersiri dari duduknya hendak menjemput anaknya pulang dari sekolah sudah 15 menit yang lalu Feyna menunggu dan mereka telah berlari keluar dan anaknya yang cool hanya berjalan santai ke arah Feyna dan langsung masuk ke dalam mobil.Feyna pun tersenyum dengan tingkah laku anaknya itu.Jika di rumah dia akan sangat menyebalkan melebihi ayahnya dan ketika di luar rumah dia akan menjelma menjadi seorang yang tak tersentuh sama sekali.


Hanya membutuhkan beberpa menit kini mereka telah sampai di kantor dan langsung masuk ke dalam lift khusus CEO dan sampai ke ruangan Feyna.


Al yang sampai di ruangan ibunya kini duduk santai di ruangan nya dan mengambil buku yang sangat di sukai oleh anak itu.Berbagai buku dia pelajari membuag Al membaca buku membuat wawasan anak itu sangat luas bahkan dengan umurnya yang terbilang usia anak-anak dia sudah bisa membaca dengan sangat cepat.


Jam pulang kantor pun telah tibah Feyna membereskan tumpukan dokumen di atas mejanya menyusun dengan rapih dan mengambil tas tangan dan segera pulang ke rumah.


Tak lupa si tampan Al yang berjalan bersama bunda nya.Banyak orang mengagumi ketampanan anak CEO mereka dan itu tak luput dari semua karyawan yanh ada di dalam perusahaan miliknya.


Bersambung.....

__ADS_1


hy temen" jangan lupa ya...hadiah untuk authorπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2