Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
64.Makanan yang gosong.


__ADS_3

Stive yang terkekeh melihat tingkah Feyna yang panik dengan daging yang telah gosong dan mengganti dengan daging yang baru kembali.


Feyna pun sibuk dengan daging swdangkan Stive sibuk membelai istrinya.Feyna pun memanggang kembali daging yang baru,di saat memanggang Stive pun melancarkan aksinya lagi mencium leher Feyna berulang kali tak hanya itu dia pun mencium belakang telinga Feyna dan sedikit menjilat daun telinga Feyna sehingga yang empunya pun bereaksi.


Feyna dengan gerakan cepat memyambar bibir Stive mel*mat lembut semakin lama semakin dalam.Stive yang tidak mau ketinggalan membelai setiap incih tubuh Feyna.


Dan sampai lah dia ke gunung kembar yang menjadi tempat favoritenya bermain main ujung yang mulai mengembang namun Feyna masih saja mel*mat bibir Stive dengan rakusnya.


Bau yang kedua juga di cium Stive dan menghentikan aktivitas namun Feyna enggan untuj melepasnya malahan dia hanya mematikan panggangan dan tetap melanjutkan aksi nya untuk memakan suami me*umnya itu.


Aktivitas pemanasan yang cukup lama dan terjadi di tempat memasak cukup langka ya,altibitas yang satu ini membiarkan apa yang di masak demi melanjutkan hasrat yang telah menjulang memenuhi seisi peikiran.


Mereka pun mencari tempat yang nyaman untuk bercinta namun dengan beberapa gerakan dan seperti double tipe saja yang merekat satu sama lain dan sampai di ruang tamu yang cukup nyaman.Dan di mulai juga aktivitas panas yang selalu menjadi aktivitas favorite Mereka.


******* panjang tanda aktivitas panjang mereka yang ke tiga kalinya telah selesai dan mereka hanya berdiam diri di ruang tamu dengan badan polos tak tertutup apa pun.


Feyna pun langsung mengambil pakaiannya dan memakai saat itu juga dan pergi ke dapur untuk melanjut memasak makanan yang telah gosong dua kali dan kini makanan telah selesai di masak dan di sajikan di atas meja makan.


Feyna memanggil Stive untuk makan agar memiliki banya tenaga untuk bercinta kembali.Stive yang mendengar kata bercinta langsung beranjak dan menyusul Feyna dan duduk untuk menyantap makanan mereka.


beberapa menit berlalu kini mereka telah selesai makan dan duduk di depan villa.Berdua sambil menghirup udara malam yang cukup dingin.


" Sayang jika kita kamu hamil,kamu mau anak pertama kita berjenis kelamin,apa sayang...." Tanya Stive kepada Feyna.


" Aku mau anak pertama itu perempuan..." Jawab Feyna sambil memandang bintang di langit.


" Kenapa anak perempuan sayang..." Tanya Stive.


"Iya aku mau anak pertama kita itu berjenis kelamin perempuan,jika dia memiliki seorang adik dan berjenis kelamin laki laki dia bisa menjaga kakaknya kelak dan bukan hanya memjadi penolong bagi sang kaka tapi dia bisa menasehati adiknya jika melakukan kesalahan...." Jelas Feyna.


Stive pun mengangguk dan tak mempermasalahkan anak yang akan lahir dia tetap berayukur jika dia di karuniakan seorang anak itu pun sudah cukup dan jika di tambah lagi maka Stive akan sangat sangat bersyukur karena dia bisa mendapatkan keperjaan untuk yang kedua kalinya menjadi ayah dari anak anaknya dan Feyna menjadi ibu bagi anak anak nya kelak.


Malam yang dingin membuat mereka tidak berlama lama ber ada di luar villa.Mereka pun masuk dan duduk di ruang tv,menyalakan tv dan menonton film romansa.


Duduk berdua di depan tv dan menonton beberapa adegan panas membuat Stive dan juga Feyna tak berkedip melihat adegan itu.


" Sayang aku ngerasa gera ya...." Kata Feyna.

__ADS_1


"Kamu menggodaku ya...Sayang..." Seru Stive sambil melihat istrinya.


" Kamu mau satu ronde lagi sayang....?" Tanya Feyna.


Tak menunggu waktu lama Stive sudah menggendong Feyna dan berjalan menuju kamar mereka.


Feyna tertawa melihat tingka Stive yang bar bar sesampainya di dalam kamar Stive.


Dan terjadilah sesuatu yang seharusnya terjadi di dalam kamar itu.Stive yang mengingat janji Feyna untuk menuntun permainan pun tak lupa dia mengingatkan Feyna dengan janji yang di katakan oleh Feyna.


"Sayang gimana sama janji kamu.Mmm...." Seru Stive sambil memeluk Feyna.


" Yaaa...Ampun sayang aku lupa,mmm....Gimana kalau besok saja...?" Tanya Feyna sambil mengelus dada Stive.


" Kamu aahhh ingkar janji..." Jawab Stive.


" Aku bukannya ingkar janji sayang,cuman aku ngga tepatin janji aja..." Jawab Feyna sambil tersenyum.


" Sama aja itu mah ngga ada bedanya..." Jawab Stive sambil mengigit punggung Feyna.


"Auuu sayang sakit tau..." Kata Feyna yang merinti kesakitan.


Feyna memutar badanya dan memeluk suami yang sangat di cintainya itu.Yang di peluk juga membalas pelukan nya dengan erat seperti tak mau lepas.


" Makin sayang de sama kamu..." Seru Stive di sela pelukan mereka.


"Banyak ngga sayangnya..." Jawab Feyna tersipu malu.


" Sangat sangat banyak..." Kata Stive sambil mengeratkan pelukannya.


"Aduuuhhh sayang nanti aku remuk di remas begitu..." Jawab Feyna yang di peluk dengan keras.


" Emang nya istri aku itu kerupuk yang di remas akan remuk..." Jawab stive sambil terkekeh.


" Memang aku bukan kerupuk tapi kan tulang tulang aku bisa patah,bagaimana tidak patah kalau yang memeluk segede ini dan aku sekecil ini..." Kata Feyna sambil menujuk Stive dan dirinya yang perbandingannya sangat banyak.


"Ngga akan lah sayang masa aku tega membuat kamu remuk kan ngga mungkin,aku kan cinta mati sama kamu..." Kata Stive sambil mencolek hindung mancung Feyna.

__ADS_1


" Aaa...Gombal amat sih suamiku ini...." Jawab Feyna sambil memeluk Stive.


" Emang dari dulu aku gombal sayang tapi ngga ke sampean karena kamu ajah yang ngga nyimak..." Jawab Stive sambil mengacak rambut Feyna.


Setelah beberapa percakapan dan beberapa perdebatan mereka pun diam dan saling pelukan.Beberapa saat Feyna mendapatkan ide untuk bermain.


"Sayang kita main yuk..." Ajak Feyna kepada Stive.


" Main apa sayang..." Jawab Stive bingung


" Kita main tebak tebakkan..." Kata Feyna.


"Boleh tu...Tapi ada Syaratnya..." Seru Stive.


" Apa syaratnya...?" Tanya Feyna.


"Bagi siapa yang kalah harus melakukan aktivitas panas sampai selesai.


Mereka pun menyepakati hanya tiga pertanyaan karena hari sudah hampir pagi.Feyna pun memulai pertanyaan yang pertama.


" Ayam berkokok harimau..." Kata Feyna.


"Mmm kalau ayam berkoko trus hanrimaunya ngapain,kalau ayam betina gimana berkokoknya..." Jawab Stive bingung...


" Di jawab bukan balik nanya harimau ngapain..." Seri Feyna.


"Haaariiimaaauu brerteriak..." Jawab Stive sambil menggigit jari Feyna.


"Aaaaaaaa...Sakit sayang kenapa di gigit kamu mah..." Seru Feyna sambil merintih kesakitan.


Dan Stive hanya terkekeh dan Feyna pun menjawab pertanyaannya sendiri kini giliran Stive yang bertanya.


"Burung apa yang bisa membuahi..." Tanya Stive.


" Yang...Kan burung bertelur ngga membuahi,emang ada burung membuahi..." Tanya Feyna penasaran


" Ada lah sayang..." kata Stibe sambil tersenyum....

__ADS_1


Bersambung..........


__ADS_2